BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Pengembangan Industri Pengolahan Porang di Wilayah Sumba Berlokasi Di SBD. Salah Satu Pengusaha Lokal SBD Dorong Petani kembangkan Porang.



SUARAINDONESIA1.COM --  Salah satu pengusaha lokal di Sumba Barat Daya ( Effendi ) dorong petani kembangkan porang.


Petani dan para pengusaha di kabupaten Sumba Barat Daya ( SBD ) terus didorong untuk melakukan pengembangan tanaman Porang dengan produk turunannya guna meningkatkan perekonomian daerah merajut kesejahteraan.


Salah satu pengusaha lokal Sumba Barat Daya, kepada media SuaraIndonesia1.Com ( 19/3/2025 ) pada tempat berbeda terkait dengan adanya peluang demi kemajuan daera dan kesejahteraan ekonomi masyarakat khususnya di wilayah Sumba, mengatakan bahwa yang pertama sebutnya adalah pemilik perusahaan mampu membaca sikon wilayah secarah keseluruhan. Artinya rumus usaha atau bisnis sudah kuasai. Kemudian dalam pelaksanaan bangunan yang sifatnya Industri harus berdasarkan aturan ( aturan proyek ). Nah ketika terkuat informasi kalau terdapat pembangunan Industri apalagi lokasi bangunan strategis dan luas dan barang tentu siapapun dia akan perhatikan dan akan bertanya. 


Seperti contohnya adik adik wartawan sebetulnya termasuk mitra dalam dunia bisnis dalam hal ini jika perusahaan kita terkenal atau mau maju terutama dengan adanya pembangunan Industri pabrik Porang, saya rasa wajib kita memberikan informasi kepada wartawan untuk perusahaan kita di Up sehinggah lebih meluas lagi dikenal.


Dan bisa saja dengan teknik media ketika kita sudah statemen tentunya ada himbau tertulis dimana media akan UP dan  prosikan serta mengajak masyarakat untuk menanam porang yang pada akhirnya perusahaan bisa menerima langsung dari para petani asalkan kestabilan harga sedikit meningkat saya rasa masyarakat secepat mungkin akan beramai ramai menanam porang. Untuk itu, pihak pengusaha Industri porang haruslah membangun relasi dengan adik adik media, ungkapnya.


Selanjutnya industri pabrik porang jika sudah rampung maka barang tentu mengambil seluruh hasil di sumba dan tidak seperti pabrik lain. Jadi pabrik didirikan itu di dukung oleh pemerintah dan masyarakat, Artinya kalaupun berjalan nanti tentunya semua medi akan Up berita dan akan mendunia, bahwa syukur ada infestasi dengan modal dan lain sebagainya apa lagi ter Up berita hinggah ke luar Negara, "" jangan main main. Apakah kita Menolak ? Rugi loh, kata Effendy.


Dijelaskan, bahwa kemarinnya hampir.  Jadi di melolo. Nah sebagai putra daera saya tidak mau kalau ambil ke sana. Bayangkan, kalau mereka ambil dari wilayah lain, tentunya transportasi agak berat. Sehinggah secarah hemat lebih baik Industri itu ada di sini. Dan adapun nanti sistem bisnis, ya ini sudah langsung. 


Juga disampaikan bahwa Industri pabrik ini jumlahnya banyak ( 12 ) titik  Contohnya : pabrik porang di Ruteng, Sulawesi, hinggah di Jawa 6 pabrik. Nah apakah kita tidak seng dengan adanya Pabrik porang di Sumba ??  Kesempatan ini yang kita harus jemput bagaimana perkembangan kedepan dan terutama masyarakat bagaimana mengelola hidup ini, sebut Effendi.


pengembangan tanaman porang dan produk turunannya tersebut, akan menghasilkan produk yang lebih bernilai serta hasilnya akan lebih baik lagi.


“Kita tidak hanya mendorong petani menanam porang, tetapi juga pengusaha untuk dapat mengekspor porang dalam bentuk produk pangan, kosmetik obat-obatan dan lainnya, sehingga hasilnya akan lebih baik lagi,” kata Effendi, pada media di tempat berbeda ( 17/3/2025 ). Juga dengan hasil yang lebih baik tersebut kata Effendy, bisa lebih meningkatkan nilai jual dan harganya lebih tinggi sehingga bisa dinikmati oleh para petani, pengusaha dan juga pemerintah pastinya.


Tidak hanya porang ungkapnya, kita juga mendorong semua hasil perkebunan dan juga timah dieskpor dalam bentuk produk dan turunannya, agar hasilnya menjadi lebih baik dan bisa meningkatkan perekonomian daerah, khususnya kita di pulau Sumba, dan dengan demikian minat dan nekat petani untuk menanam porang dengan adanya industri pabrik porang tentunya akan semakin meningkat, ujarnya.


“Sebenarnya ini butuh sosialisasi yang kebetulan belum berhasil menanam porang ini, masih banyak rugi,” kata dia.


Effendy meyakini, pihaknya siap menampung aspirasi dan juga hasil panen petani dengan harga yang lebih tinggi dari harga di luar daerah untuk membantu meningkatkan minat petani untuk menanam porang, dan mungkin lewat media juga akan mengajak para petani untuk menanam porang dan mengembangkan tanaman porang di Desa desa.


Sugeng sebagai mandor pada bangunan industri Pabrik porang yang di konfirmasi media SuaraIndonesia1.Com terkait dengan industri pabrik porang yang tengah di bangun di Sumba Barat Daya, mengatakan kalau sudah mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten dalam hal ini dinas PU dan pemerinta desa khususnya pemdes RadaMata. Sehinggah oleh dukungan tersebut kami melangkah, ungkapnya.


Kemudian juga terkait dengan adanya industri Pabrik Porang di Sumba yang berlokasi di kabupaten Sumba Barat Daya, bahwa kami sangat membutuhkan dukungan semua unsur dan juga siapapun yang ingin berkoordinasi dengan kami tentang industri ini, kami menerima dan tidak ada yang kami tutup tutupi.


Dengan adanya industri pabrik Porang ini, kami dari perusahaan mengajak warga masyarakat untuk membuka lahan seluasnya serta  menanam porang sebanyak banyaknya kata Sugeng dan harga porang terjangkau, juga kepada rekan rekan media, saya ajak untuk mengawal sama industri ini demi kemajuan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan perusahaan kami nantinya menjadi perusahaan yang berfaedah, sebutnya.


Dan kaitan dengan bangunan itu, kami sudah lengkapi secarah prosedur walau berkas yang lainnya tengah berproses, pungkasnya.


**** Eman Ledu **** 

(SUARAINDONESIA1COM ).

« PREV
NEXT »