SULAWESI UTARA
Sulut/block-7/#E4D932
PARIGI MOUTONG, suaraindonesia1.com — Menjelang satu tahun AKBP Hendrawan duduk di kursi empuk Kapolres Parigi Moutong bukan waktu yang singkat. Namun bagi kelestarian alam Parimo, satu tahun ini terasa seperti kutukan. Di bawah hidung korps berbaju cokelat, raungan mesin ekskavator di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) bukannya surut, justru terdengar kian menantang hukum.
Publik tidak butuh angka-angka statistik penangkapan "kroco" di lapangan. Menjelang satu tahun masa jabatan ini, kami melayangkan kritik keras atas tiga dosa besar penanganan tambang ilegal di Parimo:
Hampir satu tahun ini, rakyat Parigi Moutong melihat kontras yang menyakitkan: Polisi yang gagah di media sosial, namun tampak tak berdaya (atau sengaja tak berdaya) di hadapan mafia tambang. Jika dalam sisa waktu yang ada Kapolres tidak berani menyentuh aktor intelektual dan menghentikan total aktivitas alat berat di lokasi PETI, maka sejarah akan mencatat beliau bukan sebagai pelindung rakyat, melainkan sebagai penonton setia kehancuran Parigi Moutong.
Cukup sudah retorika, kami butuh garis polisi yang permanen, bukan garis kompromi.
Reporter: Jhul-Ohi
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, aktivis menemukan dugaan kuat bahwa material yang digunakan dalam pembangunan proyek tersebut berasal dari aktivitas galian C ilegal. Temuan ini dinilai sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara.
Proyek yang seharusnya menjadi simbol pembangunan dan kesejahteraan masyarakat justru diduga kuat dibangun dengan material yang tidak jelas asal-usulnya serta tidak memiliki legalitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini tidak hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga mengancam kualitas dan ketahanan infrastruktur yang dibangun.
Lebih jauh, dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Gorontalo Utara berinisial AR turut mencuat ke permukaan. Tak hanya itu, aktivitas penyediaan material dari galian C ilegal ini juga diduga disokong oleh oknum aparat penegak hukum berinisial RS. Kondisi ini memunculkan ironi besar—pihak yang seharusnya menjadi penjaga hukum justru diduga terlibat dalam praktik yang melawan hukum.
“Ini sangat memprihatinkan. Mereka yang memahami regulasi justru diduga menjadi bagian dari pelanggaran itu sendiri. Ini bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan publik,” tegas perwakilan aktivis.
Tak berhenti pada dugaan penggunaan material ilegal, hasil pemantauan juga menunjukkan bahwa progres pembangunan proyek tersebut belum sepenuhnya rampung, padahal jadwal penyelesaian ditargetkan pada akhir Maret 2026. Fakta ini memunculkan kekhawatiran bahwa proyek tersebut berpotensi mangkrak atau tidak selesai tepat waktu sesuai kontrak yang telah ditetapkan.
Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa proyek ini dikerjakan secara tidak profesional dan terkesan asal-asalan. Pihak kontraktor, dalam hal ini PT Brantas, turut menjadi sorotan karena dinilai tidak menunjukkan keseriusan dalam menyelesaikan pekerjaan strategis nasional tersebut.
Atas berbagai temuan dan dugaan tersebut, aktivis Provinsi Gorontalo menyatakan sikap tegas dengan rencana menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk tekanan publik. Aksi ini akan berlangsung mulai Senin, 30 Maret 2026 hingga Jumat, 3 April 2026.
Dalam tuntutannya, massa aksi mendesak Kejaksaan Tinggi Gorontalo untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap proyek irigasi Tolinggula yang menggunakan anggaran APBN. Selain itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Gorontalo juga diminta untuk bertanggung jawab penuh atas dugaan buruknya pelaksanaan proyek tersebut.
Aktivis menegaskan, langkah ini penting untuk mencegah praktik serupa terulang di masa mendatang, termasuk mengantisipasi keterlibatan oknum-oknum yang menggunakan material ilegal tanpa izin dan tanpa kejelasan sumber.
“Kami pastikan, pihak-pihak yang diduga terlibat harus bertanggung jawab dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak boleh ada pembiaran dalam kasus ini,” ujar koordinator lapangan aksi.
Gerakan ini diharapkan menjadi alarm keras bagi seluruh pihak terkait agar lebih serius dalam mengelola proyek-proyek strategis nasional, terutama yang bersumber dari uang rakyat. Tanpa ketegasan hukum dan pengawasan yang ketat, proyek pembangunan hanya akan menjadi ladang penyimpangan yang merugikan masyarakat luas.
Koordinator lapangan : +628-2154-105953
—REDAKSI—
KEPULAUAN YAPEN-Suaraindonesia1.com. Ketua DPD KNPI Kabupaten Kepulauan Yapen, Densius Amamehi, resmi dilantik oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Papua, Benyamin Gurik. Pelantikan ini menjadi momen penting dalam perjalanan organisasi kepemudaan di Kepulauan Yapen menuju arah yang lebih solid dan bersatu. Jumat (27/03/2026)
Dalam sambutannya, Densius Amamehi menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan oleh seluruh pihak, sehingga dirinya dapat terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada saya dalam proses pemilihan hingga saya bisa terpilih sebagai Ketua KNPI,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh pemuda tanpa membedakan latar belakang maupun dinamika yang terjadi sebelumnya. Menurutnya, tidak boleh ada lagi perbedaan di antara pemuda Yapen.
“Tidak ada perbedaan di antara pemuda di Yapen. Dalam kepemimpinan saya, tidak ada KNPI Yapen A atau B, semuanya satu. Saatnya kita bersatu untuk bersama-sama membangun Kabupaten Kepulauan Yapen yang lebih baik,” tegasnya.
Dengan semangat persatuan tersebut, kepemimpinan Densius Amamehi diharapkan mampu membawa KNPI menjadi wadah yang inklusif, solid, serta menjadi motor penggerak pembangunan dan pemberdayaan pemuda di Kabupaten Kepulauan Yapen.
KEPULAUAN YAPEN-Suaraindonesia1.com. Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Yapen periode 2026–2029 berlangsung dengan khidmat pada Jumat (27/03/2026). Mengusung tema “Meneguhkan Peran KNPI sebagai Rumah Bersama bagi Pemuda di Kepulauan Yapen”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan dan peran strategis pemuda di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Acara pelantikan turut dihadiri oleh Ketua DPRK Kabupaten Kepulauan Yapen, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Yapen, serta Wakapolres Kabupaten Kepulauan Yapen. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap eksistensi KNPI sebagai wadah berhimpunnya generasi muda.
Ketua DPD KNPI Provinsi Papua, Benyamin Gurik, S.IP., dalam sambutannya mengajak seluruh pihak untuk bersyukur atas terselenggaranya pelantikan dengan aman dan lancar tanpa adanya insiden. Ia juga memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Musda hingga terbentuknya kepengurusan baru.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dinamika politik telah usai, dan saatnya seluruh pemuda di Kepulauan Yapen bersatu. “Pemuda yang memiliki potensi harus bersatu untuk membangun daerah, serta mendukung dan bekerja sama dengan pemerintah dalam membawa perubahan nyata di Kabupaten Kepulauan Yapen,” ujarnya.
Ia juga berharap ketua KNPI yang terpilih mampu merangkul seluruh elemen pemuda tanpa terkecuali.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Kepulauan Yapen, Sonny Arnold Woria, S.Pd., MT., yang mewakili Bupati dalam sambutan pemerintah daerah, menyampaikan bahwa kepengurusan KNPI yang baru harus mampu mengedepankan kolaborasi, kreativitas, serta peran aktif pemuda dalam pembangunan daerah.
Ia juga menegaskan bahwa dalam waktu satu minggu setelah pelantikan, pengurus DPD KNPI wajib melaporkan susunan kepengurusan secara resmi ke Kantor Kesbangpol Kabupaten Kepulauan Yapen. Selain itu, setiap kegiatan organisasi diharapkan dapat dilaporkan secara berkala sebagai bentuk sinergi dengan pemerintah daerah.
Secara keseluruhan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen menaruh harapan besar kepada KNPI agar dapat menjadi motor penggerak dalam mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan pemuda. Dengan semangat kebersamaan, KNPI diharapkan benar-benar menjadi rumah besar yang menyatukan seluruh potensi pemuda demi masa depan Kepulauan Yapen yang lebih baik.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat namun sarat makna strategis tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, baik dari unsur pemerintah, dunia usaha, maupun organisasi masyarakat.
Di antaranya I Gusti Putu Suryawirawan selaku Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Bidang Pengembangan Industri dan Kawasan, Anindya Novyan Bakrie selaku Ketua Umum KADIN Indonesia beserta jajaran Wakil Ketua Umum, serta Ilham Akbar Habibie, putra Presiden ke-3 RI B. J. Habibie.
Turut hadir pula Solon Sihombing selaku tokoh nasional, bersama para pengurus Wushu Indonesia, antara lain Rudy Hutagalung dan Ronny. Selain itu, hadir pula rekan-rekan alumni SMA Kolese Kanisius Jakarta satu angkatan dengan Airlangga Hartarto, di antaranya Singgih Baskoro, Marnala MC Simanjuntak, dan Linardi.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum APTIKNAS dan APKOMINDO sekaligus Sekretaris Jenderal PERATIN serta Wakil Ketua Umum SPRI, Soegiharto Santoso (Hoky), hadir didampingi oleh Ketua Komtap Hukum DPP APTIKNAS dan APKOMINDO, Vincent Suriadinata, serta turut berinteraksi secara aktif dengan para pemangku kepentingan lintas sektor dalam membangun komunikasi strategis.
Dalam keterangannya, Hoky menegaskan bahwa Halalbihalal tidak lagi dapat dipandang semata sebagai tradisi seremonial, melainkan telah bertransformasi menjadi platform strategis untuk membangun strategic alignment antar pemangku kepentingan nasional.
“Halalbihalal hari ini harus diposisikan sebagai ruang strategis untuk memperkuat komunikasi lintas sektor, konsolidasi kebijakan, serta sinkronisasi kepentingan nasional dalam menghadapi tantangan global, termasuk disrupsi teknologi dan tekanan geopolitik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dalam konteks transformasi digital global, Indonesia tidak dapat bergerak secara parsial. Diperlukan orkestrasi kolaborasi yang kuat dan terintegrasi antara pemerintah, dunia usaha, serta komunitas teknologi guna memastikan percepatan transformasi digital nasional yang berkelanjutan.
Sejalan dengan hal tersebut, dukungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia terhadap penyelenggaraan ASOCIO Digital AI Summit 2026 and ASOCIO Digital AI Award menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai regional hub pengembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kawasan Asia–Oseania.
Kegiatan internasional yang akan diselenggarakan di Raffles Hotel Jakarta pada 29–31 Juli 2026 tersebut diproyeksikan menjadi forum strategis yang mempertemukan sekitar 800 delegasi dari 24 negara anggota ASOCIO, yang terdiri dari pemimpin industri teknologi, regulator, akademisi, peneliti, serta inovator digital.
Press Conference & Soft Launch ASOCIO Digital AI Summit 2026 and ASOCIO Digital AI Award telah diselenggarakan di Jakarta pada Jumat, 6 Maret 2026, yang dihadiri oleh Deputi III Bidang Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Ali Murtopo Simbolon, yang menegaskan bahwa penyelenggaraan forum tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital secara produktif dan bertanggung jawab.
“Indonesia terus mendorong pemanfaatan AI yang inovatif namun tetap bertanggung jawab. Forum ini menjadi wadah penting untuk memperkuat kerja sama regional di bidang teknologi dan transformasi digital,” ujarnya.
Hoky menambahkan, “Dukungan pemerintah terhadap ASOCIO Digital AI Summit 2026 harus dimaknai sebagai bagian dari strategi besar nasional dalam memperkuat daya saing ekonomi digital Indonesia, sekaligus mendorong transfer pengetahuan, investasi teknologi, serta penguatan ekosistem inovasi nasional,” tegasnya.
Forum ini akan mengangkat berbagai isu strategis global, antara lain perkembangan kecerdasan buatan, transformasi digital lintas sektor industri, ketahanan siber, serta peluang kolaborasi teknologi di kawasan Asia–Oseania. Dalam perspektif kebijakan, forum internasional tersebut memiliki nilai strategis sebagai policy convergence platform, yang memungkinkan terjadinya harmonisasi kebijakan, pertukaran praktik terbaik (best practices), serta pembentukan kemitraan strategis lintas negara.
Lebih luas, rangkaian kegiatan Halalbihalal yang juga berlangsung di berbagai pusat kekuasaan nasional, termasuk di lingkungan Istana dan kementerian, menunjukkan bahwa Indonesia secara konsisten mengedepankan pendekatan budaya, dialog, dan silaturahmi sebagai instrumen soft diplomacy dalam menjaga stabilitas nasional.
Pendekatan ini menjadi semakin relevan di tengah kondisi global yang ditandai oleh fragmentasi geopolitik, disrupsi teknologi, serta meningkatnya kompetisi antarnegara dalam penguasaan ekonomi digital.
Dengan demikian, konsolidasi yang terbangun melalui forum informal seperti Halalbihalal tidak hanya berfungsi sebagai perekat sosial, tetapi juga menjadi fondasi strategis dalam menjaga stabilitas politik, memperkuat ketahanan ekonomi nasional, serta mempercepat transformasi digital yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. (Hndr)
Undangan tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor B/114/III/2026 yang diterbitkan oleh Sekretariat Umum Kodam XIII/Merdeka tertanggal 26 Maret 2026.
Dalam surat tersebut, Ketua LSM Garda Timur Indonesia diminta untuk berkenan hadir dalam kegiatan yang bertujuan mempererat silaturahmi antara jajaran TNI dan elemen masyarakat.
Kegiatan Halalbihalal ini dilaksanakan pada Jumat, 27 Maret 2026, pukul 13.00 WITA hingga selesai, bertempat di Gedung Serba Guna Makodam XIII/Merdeka, Manado, dan dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka.
Ketua LSM Garda Timur Indonesia, Fikri Alkatili, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk komitmen dalam menjaga sinergitas antara masyarakat sipil dan institusi TNI, khususnya dalam menciptakan stabilitas sosial di wilayah Sulawesi Utara.
“Kami menyambut baik undangan ini sebagai momentum memperkuat hubungan kelembagaan serta membangun komunikasi yang harmonis dengan jajaran Kodam XIII/Merdeka,” ujar Fikri.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM GTI, yakni:
- Asmar Makin, Komandan Divisi Pasukan Khusus
- Wenda Pontoh, Komandan Divisi Pemberdayaan Perempuan dan Anak
- Imran Hasan, Komandan Divisi Kaderisasi
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam mempererat persatuan dan kesatuan, terlebih dalam suasana pasca Hari Raya Idulfitri yang identik dengan semangat saling memaafkan dan kebersamaan.
Kehadiran LSM GTI dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara TNI dan elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Utara.
Waropen-Suaraindonesia1.com. Prajurit Yonif TP 860/NSK melaksanakan kegiatan karya bakti dalam rangka Jumat Bersih di lingkungan Puskesmas Waren, Kabupaten Waropen, Jumat 27 maret. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta dukungan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para prajurit Yonif TP 860/NSK bersama staf Puskesmas Waren melaksanakan pembersihan di beberapa titik, termasuk halaman serta area sekitar apotek. Kegiatan ini juga melibatkan Ibu Maryati selaku staf Puskesmas Waren dan Bapak Erens selaku Kepala Puskesmas Waren yang turut hadir dan bekerja bersama dalam kegiatan tersebut.
Karya bakti ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Waren.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kerja sama serta kemanunggalan TNI dengan masyarakat, khususnya dengan tenaga kesehatan di wilayah Kabupaten Waropen.
Kegiatan karya bakti Jumat Bersih ini juga merupakan salah satu bentuk pengabdian prajurit Yonif TP 860/NSK dalam membantu masyarakat serta menjaga kebersihan lingkungan demi terciptanya kondisi wilayah yang sehat dan nyaman.
Suaraindonesia1.com _ Sarolangun. Unit Reskrim Polsek Bathin VIII bersama Unit PPA Satreskrim Polres Sarolangun berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak yang terjadi di wilayah Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun.
Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana terhadap anak.
Kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/30/III/2026/SPKT/Polres Sarolangun/Polda Jambi, tanggal 23 Maret 2026, terkait peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026 sekitar pukul 07.00 WIB di wilayah Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun.
Pelapor dalam perkara ini adalah Siti Aisyah (57), warga Desa Bangun Jayo, Kecamatan Bathin VIII. Sementara korban merupakan seorang pelajar perempuan berusia 16 tahun berinisial S.T.E, warga desa yang sama.
Polisi kemudian menetapkan seorang pria berinisial MS(27), warga Kabupaten Bungo, sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Kronologis kejadian.
Peristiwa bermula ketika korban dihubungi oleh tersangka melalui aplikasi WhatsApp dan diduga dibujuk untuk menemui tersangka. Karena merasa takut, korban kemudian mendatangi mobil tersangka yang berada di depan bangunan Koperasi Merah Putih Desa Bangun Jayo.
Setelah korban masuk ke dalam mobil, tersangka membawa korban pergi meninggalkan lokasi. Dalam perjalanan tersebut, tersangka diduga melakukan hubungan badan dengan korban.
Korban kemudian dibawa ke wilayah Kabupaten Merangin hingga ke rumah keluarga tersangka. Pada sore hari, korban kembali dibawa ke wilayah Kabupaten Bungo dan menginap di tempat kerja tersangka di sebuah kandang ayam, di mana tersangka kembali diduga melakukan perbuatan serupa.
Keesokan harinya, korban akhirnya ditemukan oleh keluarga korban dan dibawa pulang.
Pada Senin, 23 Maret 2026, keluarga tersangka sempat datang untuk melakukan perundingan dan mengusulkan agar tersangka dinikahkan dengan korban. Namun pihak keluarga korban menolak dan memilih melanjutkan perkara ini ke jalur hukum dengan melaporkannya ke Polres Sarolangun.
Pernyataan kapolres.
Kapolres Sarolangun AKBP Wendy Oktariansyah, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menangani kasus yang melibatkan anak secara serius dan profesional.
“Kami berkomitmen memberikan perlindungan kepada anak serta menindak tegas setiap pelaku tindak pidana yang merugikan masa depan generasi muda. Kasus ini akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas AKBP Wendy Oktariansyah.
Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui atau mengalami kejadian serupa.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sarolangun AKP Yosua Adrian, S.Tr.K., M.H. menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari keluarga korban, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka.
“Setelah menerima laporan, anggota langsung melakukan tindakan kepolisian dan berhasil mengamankan tersangka pada hari yang sama. Saat ini tersangka sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Unit PPA Satreskrim Polres Sarolangun,” jelas AKP Yosua Adrian.
Pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Bathin VIII berhasil mengamankan tersangka inisial MS(27).
Selanjutnya tersangka diserahkan kepada Unit PPA Satreskrim Polres Sarolangun untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa:
1 unit handphone milik korban merek Realme warna abu-abu
1 unit handphone milik tersangka merek Tecno Spark Go 2
1 unit mobil Toyota Calya warna coklat metalik dengan nomor polisi BK 1420 AFR
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 81 Ayat (2) Jo Pasal 76D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta pasal terkait dalam KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.
Proses Hukum Berlanjut Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka serta melengkapi berkas perkara. Penyidik juga akan mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) serta melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Djarnawi Kusuma
Sarolangun, Suaraindonesia1.Com, 27/3/2026, Batangasai kabupaten Sarolanggun Jambi, Beredar Vidio Pengeroyokkan Yang Di Tayang Oleh Kabar Sarolanggun, Itu Tidak benar,
Berdasarkan Impormasi Dari Salah Satu Warga Desa Sunggai Baung Kacamatan batang Asai
Yang segan disebut namanya mengatakan bahwa kami Melihat Salah Satu Anak Dari Pidum, Warga Dari Desa Sungai baung Batangasai
Di Terjang Oleh Warga Desa Pemuat, Di Saat Itu Awal Kejadiyan keributtan Terjadi,
Menurut Keterangan Dari Salah' Satu Warga Dari Muara Pemuat Yang Berbaju merah,
pada tanggal: 21/3/2026, Jam:1:26:24
Menyatakan Kami Dari desa Pemuat, Denggan Desa Sunggai Bemban
Ha nya Ke salahan Paham Bae ,Ujar nya Yang Ber Baju Merah
juga Dia Mengatakan kunci Motor kami Di Tahan Oleh Warga Sunggai Baung Ujarnya , Hal Percakapan Warga Desa Pemuat, Saat Itu Di Degar Oleh KADES Pembuat, Juga Di Degar Ke dua belah pihak, Ya itu, Pihak Dari korban' Sungai bemban, juga dari pihak Desa Pemuat
Percakapan Itu Berlangsung Di Depan'UGD Puskemas
Batangasai Saat Waktu Mau di Pisum tempat Jam: 1:26:24, WIB,
Menurut Keterangan Korban Dari Desa Sunggai Bemban, Alatas Me ngatakan Dia tidak ada Masalah Dengan Siapapun ,kok Saya Kena pukul Oleh Warga Desa Pemuat, Juga Saya Tidak kenal Orang
Yang memukul kepala saya, Yang saya tau kok rombongan pemuda pe muat serang kami ujar nya Alatas
Kasus ini masih di Kapolsek Batangasai
Belum Ada keterangan
Atau kabar Kasus ini Sampai Di mana, Masarakat Desa Sunggai Bemban Kacamatan Batangasai Kabupaten Sarolangun Jambi, Ingin Kasus ini Selesai Sesuwai Undang Undang Yang Berlaku, Di negara' kita Indonesia Ini,
Penulis Abdulrazak,
Jakarta Utara, suaraindonesia1.com, Sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat di wilayah Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kolaborasi tersebut terlihat melalui kegiatan patroli bersama, sambang warga, serta monitoring wilayah yang dilakukan secara rutin oleh aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Danramil dan Kapolsek setempat menegaskan bahwa soliditas TNI-Polri merupakan faktor penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.
Selain itu, pendekatan humanis juga terus dikedepankan guna mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh pemuda, serta pengurus lingkungan RT dan RW.
Partisipasi aktif warga dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan.
Perwakilan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), *Amir* , turut mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin dengan baik tersebut.
“Kolaborasi antara TNI dan Polri di wilayah Kebon Bawang sudah berjalan sangat baik dan terasa langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar *Amir* .
Ia juga menambahkan bahwa FKDM siap terus bersinergi dalam mendukung upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah.
“Sinergitas ini menjadi kunci dalam pencegahan potensi gangguan kamtibmas. Kami dari FKDM siap menjadi mitra strategis dalam menjaga kondusifitas wilayah bersama TNI dan Polri,” tambahnya.
Dengan adanya kolaborasi yang solid antara aparat dan masyarakat, diharapkan wilayah Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.
Report, Jp
Keputusan strategis ini disampaikan langsung oleh Abdul Wahid Diko, selaku Pemimpin Redaksi SuaraIndonesia1.com sekaligus pemilik (owner) PT Suara Kharisma Bintang Indonesia. Menurutnya, penyatuan logo tersebut dilakukan seiring dengan peluncuran logo terbaru untuk media online SuaraIndonesia1.com.
"Kami ingin menciptakan ekosistem merek yang lebih solid. Dengan menggabungkan logo perusahaan dan media online menjadi satu identitas, kami menegaskan komitmen bahwa SuaraIndonesia1.com adalah bagian tak terpisahkan dari PT Suara Kharisma Bintang Indonesia. Ini adalah identitas baru yang mencerminkan visi kami ke depan," ujar Abdul Wahid Diko dalam keterangan resminya, Kamis/26-03-2026.
Dalam kesempatan yang sama, Abdul Wahid Diko juga menegaskan filosofi di balik semangat media yang dipimpinnya.
"SuaraIndonesia1.com adalah cahaya pencerah yang terbang membawa kebenaran, menembus batas informasi dengan integritas nasionalisme yang tak tergoyahkan," tegasnya.
Perubahan logo ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan untuk meningkatkan profesionalisme dan daya saing di industri media digital. Dengan identitas yang baru ini, PT Suara Kharisma Bintang Indonesia dan SuaraIndonesia1.com optimis dapat terus berkembang dan memberikan layanan informasi berkualitas kepada masyarakat luas.
—REDAKSI—
Kepulauan Yapen-Suaraindonesia1.com. Panitia Musyawarah Daerah (Musda) XIV DPD KNPI Kabupaten Kepulauan Yapen secara resmi menetapkan empat bakal calon Ketua DPD KNPI untuk periode 2026–2029. Kamis (26/03/2026)
Berdasarkan data panitia, sebanyak enam orang sebelumnya telah mengambil formulir pendaftaran. Namun hingga batas waktu yang telah ditentukan, hanya empat orang yang mengembalikan formulir dan dinyatakan memenuhi syarat administrasi.
Penetapan tersebut tertuang dalam keputusan resmi dengan nomor: 10/TAP/MUSDA XIV KNPI/GPN/III/2026 tentang Bakal Calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Kepulauan Yapen Periode 2026–2029.
Adapun nama-nama yang ditetapkan sebagai bakal calon adalah:
Yusup Badu Woria, Musa Wempi Wabes, Densius Amamehi, Luis Mauri. Panitia menegaskan bahwa proses penjaringan dan penetapan bakal calon telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan organisasi, dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas.
Dengan ditetapkannya keempat bakal calon tersebut, tahapan Musda XIV KNPI Kabupaten Kepulauan Yapen selanjutnya akan memasuki agenda pemaparan visi dan misi serta proses pemilihan Ketua DPD KNPI secara definitif.
Musda XIV KNPI diharapkan menjadi forum strategis dalam menentukan arah kepemimpinan pemuda yang solid, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Kepulauan Yapen-Suaraindonesia1.com. Memasuki hari ke-13 pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen terus mengintensifkan pengamanan di wilayah hukumnya Selasa(25/3/2026).
Kegiatan pengamanan semakin diperkuat dengan adanya kunjungan Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ardyan Ukie Hercahyo, S.I.K.,M.I.K. Ke Pos Pam Pasar Ops Ketupat Cartenz. Dalam kunjungannya, Kapolres memberikan arahan serta motivasi kepada personel yang bertugas agar tetap semangat dan profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Pelaksanaan pengamanan di Pos Pam tersebut di Pimpin oleh Padal Pos Pam Pasar IPTU Marno, S.H bersama personel gabungan TNI-POLRI yang tergabung dalam surat perintah operasi. Sebelum pelaksanaan tugas, seluruh personel mengikuti apel pengecekan guna memastikan kesiapan serta kedisiplinan anggota di lapangan.
Dalam kesempatan ini Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ardyan Ukie Hercahyo, S.I.K.,M.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan Pos Pam Ops Ketupat Cartenz merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami memastikan seluruh personel siaga dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kehadiran Pos Pam Pasar ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif dan aman,” ujarnya
Koordinator APRN, Roy Syawal, menyatakan bahwa di tengah kebijakan efisiensi keuangan negara yang ketat, BPJN justru mempertontonkan pemborosan anggaran yang tidak masuk akal. Menurutnya, terdapat disparitas angka yang sangat mencolok jika dibandingkan dengan proyek serupa di periode sebelumnya.
"Kami mencium aroma busuk di balik angka 12 Miliar ini. Mengapa BPJN seolah alergi dan enggan memberikan jawaban transparan soal perbandingan biaya? Jika memang bersih, kenapa harus risih? Ketidakterbukaan ini adalah sinyal kuat bahwa ada sesuatu yang sedang disembunyikan dari publik," tegas Roy Syawal dalam keterangannya, Rabu (25/3).
Indikasi Pemborosan di Tengah Krisis
Roy menilai, nilai proyek kali ini melonjak tajam tanpa urgensi dan penjelasan teknis yang rasional. Ia menyoroti bahwa uang rakyat melalui APBN seharusnya dikelola dengan prinsip akuntabilitas, bukan dijadikan instrumen untuk memperkaya segelintir pihak melalui penggelembungan anggaran (mark-up) yang terstruktur.
Langkah Konkrit: Menyeret BPJN ke Meja Hearing
Tak main-main dengan temuannya, Roy Syawal menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan persoalan ini menguap begitu saja. Dalam waktu dekat, APRN bersama tim Akpersi Provinsi Gorontalo akan melayangkan surat resmi kepada Ketua DPRD Provinsi Gorontalo.
"Kami akan mendesak DPRD untuk segera menjadwalkan Hearing atau audiens terbuka. Kami akan konfrontasi pihak BPJN di hadapan wakil rakyat. Rakyat Gorontalo berhak tahu ke mana setiap rupiah pajak mereka mengalir," tambah Roy.
APRN memperingatkan BPJN agar tidak mencoba-coba bermain dengan hak informasi publik. Jika transparansi tetap disumbat, APRN mengancam akan membawa persoalan ini ke ranah hukum dan melakukan aksi massa yang lebih besar untuk menuntut keadilan anggaran.
Hal ini ditandai dengan kegiatan ground breaking Jembatan Garuda dan dimulainya program gentengisasi di wilayahnya, Rabu (25/3/2026).
Kegiatan dilaksanakan di kawasan Jembatan Kali Sentiong, Jl. Pesanggrahan RT 006/12, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dengan melibatkan sekitar 65 peserta dari unsur TNI, pemerintah, dan masyarakat.
Penanggung jawab kegiatan, *Kolonel Inf Dony Gredinand, SH..,M.Tr.Han,M.I.Pol ( Dandim 0502/JU )* menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini bukan hanya soal fisik, tetapi juga membuka akses, mempercepat mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta sambutan. Selanjutnya dilakukan pemotongan tumpeng dan prosesi peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan.
Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat setempat.
Selain pembangunan jembatan, program gentengisasi turut menjadi perhatian sebagai upaya peningkatan kualitas hunian warga di wilayah Korem 052/Wkr.
Dengan dimulainya dua program tersebut, diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas, kenyamanan tempat tinggal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Pademangan dan sekitarnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 11.00 WIB.
Hadir dalam kegiatan
:
1. Kolonel Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr. Han, M.I.Pol. ( Dandim 0502/JU)
2. Mayor Czi Yohana ( Pabung Kodim 0502/JU)
3. Kapten Arh Muklisin ( Wadan Ramil 03/Tj Priok )
4. Kapten Inf Muhammad Yusuf ( Pasi Ter Kodim 0502/JU
5. Kapten Inf Nono Sunyoto ( Kaurlat Ops Kodim 0502/JU )
6. letda Arm Afrizal ( Paur Ter Kodim 0502/JU )
7. Peltu Ari Mewakili Danramil 02/Pjr.
8. Bapak Edwin ( Lurah Pademangan Timur diwakili Kasi Pem )
9. Bapak Sukimin ( Kasatpol PP Kel. Pademangan Timur diwakili )
10. Bapak Suselo ( Ketua RW. 01 )
11. Bapak Aperius ( Ketua RW. 12 )
12. Para ketua RT jajaran RW. 01, RW. 12
Report, Ida
suaraindonesia1 Adalah media online yang menyajikan informasi terkini serta terpercaya. Dibawah naungan badan hukum PT. SUARA KHARISMA BINTANG INDONESIA terdaftar legal di Kemenkumham dengan nomor: AHU-0117306.AH.01.11.TAHUN 2019
suaraindonesia1 berkantor pusat di PLAZA ALDEOS Jl. Warung Buncit Raya No. 39, Warung Jati Barat, RT 001/RW 09, Kalibata, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan, Indonesia
Email : redaksi.skrinews@gmail.com
Telp/WA : 0822 250000 24
COPYRIGHT © SUARA INDONESIA 1