BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Slider

latest
randomposts4

SULAWESI UTARA

Sulut/block-7/#E4D932

PAPUA

Papua/block-2/#5351E5

JAKARTA

JAKARTA/block-2/#00A0A2

POHUWATO

Pohuwato/block-1/#235FB6

NUSA TENGGARA

Nusa%20Tenggara/block-2/#0019A2

GORONTALO

Gorontalo/block-2

KESEHATAN

Kesehatan/block-1/#45B623

RIAU

Riau/block-2

SULAWESI SELATAN

Sulsel/block-2/#1200EF

OPINI

Opini/block-7/#990505

KALIMANTAN TIMUR

KALTIM/block-2/#C603AB

ACEH

Aceh/block-2/#C60350

KRIMINAL DAN HAM

Kriminal%20Dan%20Ham/block-5/#FF0000

NASIONAL

Nasional/block-8

DAERAH

Daerah/block-9

EKONOMI

Economy/block-3/#229304

OLAH RAGA

Olah%20Raga/block-5/#FF0000

JABODETABEK

Jabodetabek/block-1

GLOBAL

internasional

Latest Articles

THR TAK KUNJUNG DIBAYAR, PETUGAS KEBERSIHAN BITUNG TERABAIKAN — LSM GARDA TIMUR: PEMERINTAH JANGAN KEHILANGAN NURANI



Bitung - Suaraindonesia1, Di balik wajah Kota Bitung yang tetap terjaga kebersihannya, ada ironi yang sulit ditutupi. Para petugas kebersihan—mereka yang setiap hari memastikan kota tetap layak huni—justru belum menerima hak normatif mereka berupa Tunjangan Hari Raya (THR).


Situasi ini memantik reaksi keras namun terukur dari Ketua LSM Garda Timur Indonesia (GTI). Dalam pernyataannya, ia menilai keterlambatan ini bukan sekadar persoalan teknis, melainkan cerminan dari lemahnya keberpihakan terhadap pekerja lapisan bawah.


“Ketika mereka yang bekerja dalam diam justru diabaikan haknya, maka yang dipertanyakan bukan hanya kinerja, tetapi juga nurani pengambil kebijakan,” ujarnya tajam.


Ia menegaskan bahwa THR bukan bentuk belas kasih, melainkan kewajiban yang melekat dan harus dipenuhi tanpa kompromi. Keterlambatan, apalagi tanpa kejelasan, dinilai sebagai preseden buruk dalam tata kelola pemerintahan.


Lebih lanjut, LSM Garda Timur mendesak Wali Kota Bitung untuk tidak sekadar menerima laporan di atas meja, tetapi hadir dengan keputusan yang konkret dan berpihak. Momentum hari raya, menurutnya, adalah ujian empati bagi pemerintah terhadap rakyat kecil yang selama ini menopang kehidupan kota.


“Jangan biarkan mereka menyambut hari raya dengan ketidakpastian. Pemerintah harus memastikan hak itu tiba sebelum harapan mereka benar-benar habis,” tegasnya.


LSM Garda Timur juga menuntut transparansi penuh terkait alokasi dan distribusi anggaran THR, serta evaluasi menyeluruh terhadap instansi yang bertanggung jawab. Akuntabilitas, kata dia, tidak boleh berhenti pada laporan, tetapi harus terasa dalam keadilan yang nyata.


Hingga pernyataan ini disampaikan, belum terlihat langkah konkret maupun penjelasan resmi dari Pemerintah Kota Bitung. Publik kini menunggu: apakah pemerintah akan hadir sebagai pelindung, atau justru absen di saat keadilan paling dibutuhkan.

Sholat Idul Fitri di Mapolda Sulut Dipadati Ribuan Jamaah, Wujud Kebersamaan dan Persatuan





SUARAINDONESIA1,Manado– Ribuan umat Muslim memadati Lapangan Presisi Mapolda Sulawesi Utara untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).
Momen hari raya ini berlangsung penuh khidmat sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Pelaksanaan sholat dipimpin oleh Bripda M. Akmal Dwi Putra sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh Ustad Aswin Kiay Demak yang mengajak seluruh jamaah menjaga persatuan setelah menjalani bulan suci Ramadan.


Dalam khutbahnya, Ustad Aswin menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal memperbaiki hubungan sosial dan memperkuat kebersamaan.

“Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Dengan persatuan, kita dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri para Pejabat Utama Polda Sulut, personel Polri dan ASN, serta masyarakat dari berbagai kalangan. Kehadiran ribuan jamaah menciptakan suasana hangat yang mencerminkan nilai toleransi dan kebersamaan di Sulawesi Utara.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi masyarakat yang mengikuti ibadah dengan tertib.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Sholat Idul Fitri berjalan aman dan lancar. Semoga semangat kebersamaan ini semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas,” ungkapnya.

Momentum ini menjadi simbol harmonisasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Sulawesi Utara.

(Rom/RedSi1)


Malam Takbiran, Kapolsek Batangasai Berhasil Cegah Tawuran Antara Desa Sungai Bemban vs Muara Pemuat



Sarolangun, Suaraindonesia1, Kapolsek Batangasai, Berserta Anggotanya berhasil mencegah tawuran antara pemuda Desa Sungai Bemban dan Muara Pemuat, Kecamatan Batangasai, Kabupaten Sarolangun, Jambi, pada malam Takbiran  Tanggal 20/3/2026 malam.


Kejadian ini bermula dari pertemuan antara pemuda kedua desa Di Desa Sunggai Baung Kacamatan Batangasai Kabupaten Sarolanggun Jambi berujung pada perkelahian. Namun, berkat kesiapan dan kecepatan Kapolsek Batangasai dan tim, tawuran dapat dicegah dan situasi dapat dikendalikan.


Alhamdulillah, situasi malam Takbiran di Kecamatan Batangasai aman dan kondusif. Kami telah melakukan pengamanan di beberapa titik rawan dan berhasil mencegah tawuran,kata Kasat Intel, Batangasai,


Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri. Kami akan terus memantau situasi dan mengambil tindakan tegas jika terjadi Ter ulang kem Bali keributtan,


Pemuda Desa Sungai Bemban dan Muara Pemuat yang terlibat dalam perkelahian telah diminta untuk membuat pernyataan damai Pada Tadi Malam,   Ketua, Pemuda Desa Pemuat, Telah Berjanji Akan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu tawuran kembali. Ujar Di depan Pihak kepolisian dan Di hadiri Kedua Kades Pemuat& Sungai bemban,


Kasus Tawuran ini Masih Dalam penyidikan kasat Intel Kapolsek Batangasai,


penulis Abdulrazak,

Kapolres Bolmut AKBP Juleigtin Siahaan Pererat Silaturahmi, Berbagi Berkah Ramadan Bersama Anak Yatim dan Insan Pers




SUARAINDONESIA1, Bolmut – Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) di aula lantai dua Mapolres, Senin (17/03/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara Polri, anak yatim, serta insan pers di wilayah Bolmut.


Kapolres Bolmut AKBP Juleigtin Siahaan hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bolmut, jajaran Pejabat Utama (PJU), personel Polres, serta sejumlah wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bolmut.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres bersama Bhayangkari menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim piatu dan janda sebagai wujud kepedulian sosial serta komitmen Polres Bolmut untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.


Kapolres menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum terbaik untuk berbagi dan memperkuat hubungan kemanusiaan, baik dengan masyarakat maupun dengan media sebagai mitra strategis Polri.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian, sekaligus mempererat hubungan antara Polres Bolmut, masyarakat, dan rekan-rekan media,” ungkap AKBP Juleigtin Siahaan.


Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan insan pers sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan menyejukkan kepada publik.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana kekeluargaan, yang semakin memperkuat hubungan harmonis antara Polres Bolmut, anak yatim, dan para jurnalis di daerah tersebut.

(RedSi1)

PEMERINTAH KOTA BITUNG DIDUGA ABAIKAN PETUGAS KEBERSIHAN — THR TAK KUNJUNG CAIR, KADIS DLH DIPERTANYAKAN!



Bitung - Suaraindonesia1, Nasib petugas kebersihan di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung kian memprihatinkan. Di saat mereka menjadi garda terdepan menjaga kebersihan kota setiap hari, hak mereka justru diduga diabaikan oleh Pemerintah Kota Bitung.


Tunjangan Hari Raya (THR) yang seharusnya menjadi hak wajib, hingga kini belum juga diterima. Kondisi ini memicu kemarahan dan kekecewaan, sekaligus membuka pertanyaan besar: ke mana tanggung jawab pemerintah?


Kepala Dinas DLH Kota Bitung dinilai gagal total dalam memperjuangkan hak para petugasnya. Alih-alih menjadi pelindung bagi pekerja lapangan, Kadis justru dianggap bungkam tanpa langkah konkret.


Lebih parah lagi, Pemerintah Kota Bitung terkesan tutup mata dan lepas tangan, seolah tidak peduli terhadap nasib para petugas kebersihan yang setiap hari bergelut dengan sampah demi menjaga wajah kota tetap bersih.


Ini bukan sekadar keterlambatan—ini adalah bentuk kelalaian serius terhadap hak pekerja.


Jika pemerintah terus diam, maka wajar publik menilai bahwa ada ketidakbecusan dalam pengelolaan hak pegawai, bahkan patut diduga adanya pembiaran sistematis.


Petugas kebersihan bukan alat yang dipakai lalu dilupakan. Mereka tulang punggung kebersihan kota!


Pemerintah Kota Bitung harus segera:


Memberikan kejelasan terkait THR


Bertanggung jawab penuh atas keterlambatan


Mengevaluasi kinerja Kadis DLH



Jika tidak, maka krisis ini bukan hanya soal THR, tapi soal hilangnya kepercayaan publik terhadap pemerintah.


Cukup sudah petugas kebersihan diperlakukan tidak adil

Sambut Idulfitri 1447 Hijriah, Kemenimipas Berangkatkan 661 Peserta Mudik Bersama


Jakarta, suaraindonesia1.com, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyelenggarakan kegiatan Mudik Bersama dengan tema “Mudik Prima, Silaturahmi Bermakna” dalam rangka menyambut Hari Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini merupakan tradisi tahunan Kemenimipas yang bertujuan memberikan fasilitas perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi para pegawai beserta keluarga, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengurai kepadatan arus mudik.


Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program mudik bersama merupakan bentuk perhatian kementerian kepada keluarga besar Kemenimipas, sekaligus dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatur arus perjalanan saat musim mudik.



“Ini adalah tahun kedua (penyelenggaraan mudik bersama). Tentunya ini adalah upaya dari kita untuk memberikan fasilitas kepada keluarga besar kita, agar ikut membantu mengurangi beban biaya yang akan dikeluarkan dalam rangka mudik, sekaligus juga mendukung program pemerintah untuk mengurai jangan sampai terjadi kemacetan,” ujar Menteri Agus.


Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agus juga mengingatkan para peserta mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan berkendara selama di kampung halaman, khususnya bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda dua. Menteri Agus juga berpesan agar seluruh peserta diberikan kesehatan dan kemudahan sehingga nantinya dapat kembali bertugas di Jakarta dan sekitarnya.


“Oleh karena itu saya berpesan tolong nanti driver-nya hati-hati, enggak usah buru-buru. Lebaran masih panjang, ini masih ada dua minggu lagi, jadi pelan-pelan saja, jaga keselamatan. Jangan lupa juga kalau naik motor (selama di kampung halaman) pakai helm. Jadi tolong jaga keselamatan,” ucap Menteri Agus.



Sebelumnya, berdasarkan laporan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Imipas, Asep Kurnia, program Mudik Bersama tahun 2026 menyediakan 17 armada bus yang melayani 6 rute perjalanan, yakni Lampung (1 bus), Palembang (1 bus), Surabaya (5 bus), Yogyakarta (4 bus), Surakarta (3 bus), dan Semarang (3 bus). Dari total 803 pendaftar, sebanyak 661 peserta telah terverifikasi untuk mengikuti program mudik bersama ini, yang terdiri dari pegawai, keluarga, taruna, PPPK, PPNPN, hingga peserta magang.


Pelaksanaan program ini juga didukung oleh sejumlah mitra strategis yang berkontribusi dalam penyediaan armada bus, yaitu Bank Rakyat Indonesia, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Solusi Bangun Indonesia, dan ParagonCorp.


Kegiatan Mudik Bersama merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang diselenggarakan Kemenimipas, termasuk Safari Ramadan, penyaluran bantuan sosial, pembagian takjil, serta pengumpulan zakat dan infak bagi masyarakat dan keluarga warga binaan.


Melalui kegiatan ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berharap para peserta dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, mempererat silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman, serta kembali dengan semangat baru untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat.



Report, Jp

Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo Tegaskan Kesiapan Pengamanan Lebaran di Aceh

 



SUARAINDONESIA1, Banda Aceh – Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di lapangan Mapolda Aceh, Kamis (12/03/2026), sebagai tanda dimulainya pengamanan Idulfitri 1447 Hijriah.

Operasi Ketupat Seulawah 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik serta pelayanan kepada masyarakat.

Apel tersebut dihadiri unsur Forkopimda dan berbagai instansi terkait, serta melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan stakeholder lainnya.

Kegiatan ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya operasi.

Dalam kesempatan itu, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menyoroti dinamika global yang berpotensi berdampak pada stabilitas ekonomi nasional, termasuk saat momentum Idulfitri.

Kapolri menyebutkan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Oleh karena itu, Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar operasi terpusat dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.

Dalam operasi ini, disiapkan 2.746 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu untuk memberikan layanan informasi serta pengamanan bagi masyarakat.

Selain itu, pengamanan difokuskan pada lebih dari 185 ribu objek penting seperti masjid, lokasi Salat Idulfitri, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.

Kapolri juga menekankan pentingnya antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga konflik sosial, melalui peningkatan patroli di titik rawan.

Jajaran kepolisian juga diminta melakukan pendataan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Di sisi lain, optimalisasi layanan call center 110 serta strategi komunikasi publik juga menjadi perhatian untuk memastikan informasi layanan kepolisian dapat diakses dengan cepat oleh masyarakat.

Mengakhiri amanatnya, Kapolri mengapresiasi seluruh personel gabungan yang terlibat dan menekankan pentingnya sinergi demi mewujudkan mudik yang aman dan nyaman.

“Terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam pelaksanaan tugas sehingga kita dapat menghadirkan mudik aman dan keluarga bahagia,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Wakapolda Aceh.

(RedSi1/Rom)




Jelang Arus Mudik, AKBP Irwanto Dampingi Audit Wasops di Kotamobagu, Ini Hasilnya

 






SUARAINDONESIA1, Kotamobagu – Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, memastikan kesiapan jajarannya dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026 saat menerima kunjungan Tim Pengawasan Operasi (Wasops) Itwasda Polda Sulawesi Utara, Selasa (17/03/2026).

Kunjungan tim yang dipimpin Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Sulut, Kombes Pol C. Bambang Harleyanto, tersebut merupakan bagian dari audit untuk memastikan kesiapan operasional, administrasi, serta penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.

AKBP Irwanto bersama jajaran menyambut langsung kedatangan tim dan mendampingi seluruh rangkaian pemeriksaan di Mapolres Kotamobagu.
Dalam arahannya, Ketua Tim Wasops menekankan pentingnya ketelitian dalam administrasi dan akuntabilitas anggaran sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik.
Selain itu, seluruh Pejabat Operasi diingatkan agar menyusun data pendukung secara cermat agar pelaksanaan tugas di lapangan berjalan optimal dan sesuai instruksi pimpinan.

“Kesiapan personel dan ketelitian administrasi menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat selama operasi dapat berjalan maksimal, transparan, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Usai audit di Mapolres, AKBP Irwanto turut mendampingi tim melakukan peninjauan ke sejumlah pos Operasi Ketupat Samrat 2026 untuk memastikan kesiapan sarana prasarana serta kehadiran personel di lapangan.

Kapolres AKBP Irwanto menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh arahan yang diberikan.

“Kami pastikan seluruh instruksi telah dilaksanakan oleh setiap satuan tugas. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman selama perayaan Idul Fitri dan arus mudik,” ujarnya.

(Rom/RedSi1)

Kombes Pol C. Bambang Harleyanto Pimpin Audit Wasops, Pastikan Operasi Ketupat 2026 di Kotamobagu Berjalan Optimal

 



SUARAINDONESIA1, Kotamobagu – Tim Pengawasan Operasi (Wasops) Itwasda Polda Sulawesi Utara melaksanakan audit terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026 di Polres Kotamobagu, Selasa (17/03/2026).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Sulut, Kombes Pol C. Bambang Harleyanto, yang didampingi tim pengawas.


Kedatangan rombongan disambut oleh Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, bersama jajaran. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari administrasi operasi, kesiapan personel, hingga penggunaan anggaran.


Dalam arahannya, Ketua Tim menegaskan bahwa pengelolaan administrasi dan realisasi anggaran harus dilakukan secara cermat dan akuntabel sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi kepada publik.


Ia juga mengingatkan seluruh Pejabat Operasi agar teliti dalam menyusun data pendukung, sehingga pelaksanaan tugas di lapangan berjalan sesuai dengan arahan pimpinan.


“Kesiapan personel dan ketelitian administrasi menjadi faktor penting agar pelayanan kepada masyarakat selama operasi dapat berlangsung optimal, transparan, dan tepat sasaran,” tegasnya.


Usai pemeriksaan di Mapolres, tim melanjutkan peninjauan ke sejumlah pos Operasi Ketupat Samrat 2026 guna memastikan kesiapan sarana prasarana serta kehadiran personel di lapangan.


Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, menegaskan komitmennya untuk melaksanakan seluruh arahan dan petunjuk teknis dari Tim Wasops.


“Kami memastikan seluruh instruksi telah dijalankan oleh masing-masing satuan tugas. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman selama perayaan Idul Fitri dan arus mudik,” ujarnya.

(Rom/RedSi1)

Kapolda Sulut Irjen Roycke Langie Pastikan Pengamanan Lebaran di Manado Berjalan Maksimal

 



SUARAINDONESIA1, Manado – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie turun langsung meninjau sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) di Kota Manado, Rabu (18/3/2026).

Peninjauan tersebut menyasar beberapa titik strategis, di antaranya Pos Pam Kawasan Megamas, Pos Pam Pelabuhan Manado, serta Pos Pam Bandara Sam Ratulangi yang menjadi pusat mobilitas masyarakat.




Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Samrat 2026.

“Kapolda ingin memastikan seluruh personel, baik dari Polri maupun instansi terkait, benar-benar siap dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat,” ujarnya.



Ia menegaskan, pengamanan Idul Fitri menjadi prioritas utama guna menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memberikan bingkisan Lebaran kepada para personel yang sedang bertugas di Pos Pam sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka.




Diharapkan, pemberian bingkisan ini dapat menambah semangat para petugas yang tetap siaga menjaga keamanan wilayah di tengah suasana perayaan.

Dalam Operasi Ketupat Samrat 2026, Polda Sulut mengerahkan sebanyak 623 personel Polri dan mendirikan 80 Pos Pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah hukum jajaran.

Polda Sulut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga perayaan Idul Fitri 1447 H dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.


(Rom/RedSi1)

Polri Siagakan 5 Kapal di Jalur Strategis Nasional, Personel Disiapkan Antisipasi Kontinjensi Kecelakaan Laut Jalur Mudik 2026

 


SUARAINDONESIA1, Jakarta – Polri memastikan kesiapsiagaan penuh dalam mengamankan arus mudik Lebaran 2026, khususnya di jalur penyeberangan laut strategis di seluruh Indonesia. Sebagai langkah antisipasi kontinjensi kecelakaan laut, Polri menyiagakan 5 kapal polisi di jalur strategis nasional serta menyiapkan personel gabungan guna menghadapi potensi situasi darurat di perairan.


Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat melalui langkah antisipatif yang terukur dan respons cepat di lapangan.


Keterangan tersebut disampaikan langsung saat melakukan peninjauan ke Pos Pengamanan Pelabuhan Bakauheni, Lampung.


“Ya, kita tidak menghendaki, tapi situasi kontingensi kedaruratan ketika terjadi laka (kecelakaan) air, nah sudah dipersiapkan. Ya, ada 16 kapal dipersiapkan, 320 personel gabungan dari TNI, Basarnas, dari Polair, dan dari Polri juga dipersiapkan untuk mengantisipasi situasi kontingensi,” kata Dedi saat meninjau Pos Pengamanan Pelabuhan Bakauheni, Selasa (17/3/2026).


Sebagai penguatan di jalur mudik laut nasional, Polri mengerahkan 5 kapal utama yang disiagakan di titik-titik strategis berikut:

KP BIMA – 7014 (Klas A3) – Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur

KP KASTURI – 6002 (Klas B1/B2) – Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat

KP MANYAR – 5003 (Klas B2) – Pelabuhan Gilimanuk, Bali

KP GELATIK – 5016 (Klas B2) – Pelabuhan Merak, Banten

KP GAGAK – 3011 (Klas C1) – Pelabuhan Bakauheni, Lampung


Kapal-kapal ini memiliki kemampuan operasional tinggi, mulai dari kecepatan hingga 30 knots, daya jelajah hingga 10 hari, serta dilengkapi peralatan keselamatan untuk mendukung patroli, pertolongan pertama (SAR awal), dan respons cepat dalam penanganan kejadian darurat di laut.


Sebagai contoh implementasi kesiapsiagaan, di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni telah disiagakan 16 kapal gabungan dan 320 personel dari unsur TNI, Basarnas, Polair, Polri, serta stakeholder pelayaran lainnya. Seluruh kekuatan ditempatkan di titik strategis yang mudah dijangkau guna memastikan penanganan cepat dalam kondisi darurat.


Kesiapan ini diperkuat melalui koordinasi lintas instansi dan elemen pelayaran, termasuk ASDP dan operator kapal, sehingga setiap potensi gangguan keselamatan di laut dapat ditangani secara cepat, terpadu, dan efektif.


Selain itu, Polri mengedepankan pendekatan berbasis data real-time dalam mitigasi risiko. Perhitungan kebutuhan alat keselamatan seperti life jacket, kesiapan armada, hingga skenario evakuasi dilakukan secara matang guna meminimalkan potensi fatalitas.


Polri memprediksi peningkatan arus mudik di sejumlah pelabuhan strategis, termasuk Bakauheni, mulai pertengahan Maret 2026, dengan puncak arus mudik pada 18–19 Maret 2026. Sementara arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.


Pengamanan dilakukan secara terpadu, tidak hanya di pelabuhan tetapi juga hingga jalur distribusi menuju daerah tujuan melalui patroli dan pengawalan.


Polri juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 yang telah disiapkan. Seluruh jajaran diminta mengedepankan quick response time agar setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional.


Melalui kesiapsiagaan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam momentum mudik Lebaran 2026.

(RedSi1)

Jelang Mudik Lebaran, Polisi Cek Kesehatan Sopir Bus di Kota Tangerang: Semua Negatif Narkoba


Tangerang, suaraindonesia1.com, Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polres Metro Tangerang Kota melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melakukan screening kesehatan terhadap sopir bus dan pemudik di wilayah Batuceper, Rabu (18/3/2026).


Kegiatan yang berlangsung di area PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk., dalam rangka mudik gratis sejak pukul 06.00 WIB ini bertujuan memastikan seluruh pengemudi dan penumpang dalam kondisi sehat sebelum melakukan perjalanan jauh.


Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari mengatakan, pemeriksaan meliputi pengecekan kondisi kesehatan umum, tes alkohol melalui napas, serta tes narkoba melalui urin terhadap para sopir bus.



“Kami melakukan screening menyeluruh untuk memastikan para pengemudi benar-benar dalam kondisi prima dan bebas dari alkohol maupun narkoba, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung aman,” ujarnya.


Dari hasil pemeriksaan terhadap 20 sopir bus, seluruhnya dinyatakan negatif alkohol dan narkoba, serta layak untuk mengemudikan kendaraan dalam perjalanan mudik.



Selain itu, tim Dokkes juga memberikan edukasi kesehatan kepada para pemudik, khususnya bagi mereka yang merasa kondisi tubuh kurang fit sebelum berangkat.


Dalam kegiatan tersebut, ditemukan satu pemudik yang mengalami keluhan low back pain (nyeri punggung bawah), namun telah mendapatkan penanganan medis dan dinyatakan dalam kondisi stabil.



Secara keseluruhan, hasil screening menunjukkan bahwa baik pengemudi maupun pemudik berada dalam kondisi sehat jasmani dan siap melakukan perjalanan.


“Kesimpulannya, seluruh driver dan kenek dinyatakan layak secara medis untuk berkendara, dan para pemudik juga dalam kondisi sehat untuk melaksanakan perjalanan mudik,” jelasnya.


Polres Metro Tangerang Kota menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dalam mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2026.


Dengan memastikan kesehatan pengemudi dan penumpang sejak awal, diharapkan potensi kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman.



Report, Jp

HOAKS! Korcam Telaga Biru Tegaskan Tak Ada Balita Meninggal Usai Konsumsi Makanan dari SPPG


GORONTALO, suaraindonesia1.com
– Menyikapi beredarnya informasi terkait dugaan kasus keracunan makanan yang disebut menyebabkan meninggalnya seorang balita di Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Korcam BGN Telaga Biru, Haris Suratinoyo, dengan tegas membantah kabar tersebut.


Haris menegaskan bahwa informasi yang menyebut adanya korban meninggal dunia tidaklah benar dan berpotensi menyesatkan opini publik. Ia memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.


"Tidak ada yang meninggal. Kondisi anak yang sempat mengalami gejala sudah membaik dan saat ini sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit, tinggal menunggu rekomendasi dokter," tegas Haris dalam keterangannya, Rabu 18/03/26.


Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak, baik masyarakat maupun media, agar tidak terburu-buru dalam menyimpulkan kejadian sebelum adanya hasil resmi dari pihak berwenang. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat justru dapat memperkeruh situasi dan merugikan banyak pihak, termasuk keluarga korban, relawan, serta pihak penyelenggara program.


"Jangan coba mempelintir keadaan. Informasi yang tidak benar bisa berdampak luas dan merugikan banyak pihak. Mari kita sama-sama menunggu hasil pemeriksaan resmi dan menjaga situasi tetap kondusif," imbaunya.


Haris menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi di tengah situasi yang sensitif, agar tidak menimbulkan kepanikan publik maupun stigma yang tidak berdasar terhadap pihak-pihak tertentu.


Pihak terkait saat ini masih melakukan penelusuran dan evaluasi guna memastikan penyebab pasti dari kejadian tersebut, serta menjamin keamanan distribusi makanan ke depannya.


Korcam BGN Telaga Biru itu pun menambahkan, bahwa hasil tes laboratorium dari rumah sakit menyatakan bahwa balita tersebut aman atau dalam keadaan sehat.


Reporter: Jhul-Ohi

Asmara Berujung Maut



Suaraindonesia1.com _ Sarolangun. Gerak cepat jajaran Polres Sarolangun patut diapresiasi. Dalam waktu kurang dari dua jam, pelaku tindak pidana pembunuhan yang terjadi di wilayah Sarolangun berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Polres Sarolangun.


Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 21.05 WIB di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di depan SD 107 Desa Panti, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun.


Korban diketahui bernama Nasrizal (45), seorang wiraswasta warga Desa Sungai Abang. Sementara pelaku berinisial A (43), yang juga merupakan warga setempat.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pelaku memergoki istrinya bersama korban di lokasi kejadian. 

Diduga diliputi emosi, pelaku langsung terlibat cekcok hingga berujung perkelahian dengan korban.


Dalam pertikaian tersebut, pelaku kemudian menusuk korban menggunakan sebilah pisau yang mengenai bagian perut sebelah kiri. Korban sempat berlari menahan luka sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.


Usai kejadian, korban sempat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat dan kemudian dirujuk ke RS Golden Sarolangun. Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.


Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Opsnal Polres Sarolangun langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.


Hanya dalam waktu kurang lebih dua jam, tepatnya sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku berhasil diamankan oleh tim gabungan setelah sebelumnya pihak keluarga kooperatif menyerahkan pelaku kepada pihak kepolisian di wilayah Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII.


Selanjutnya, pelaku langsung dibawa ke Mapolres Sarolangun guna menjalani proses hukum lebih lanjut.


Dari tangan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu bilah pisau beserta sarungnya, serta pakaian milik korban yang digunakan saat kejadian.


Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas kinerja cepat jajarannya dalam mengungkap kasus tersebut.

“Alhamdulillah, berkat kesigapan anggota di lapangan dan dukungan masyarakat, pelaku dapat diamankan dalam waktu kurang dari dua jam setelah kejadian. Ini merupakan komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas dan tidak menyelesaikan permasalahan dengan tindakan kekerasan.


Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sarolangun AKP Yosua Adrian. S.Tr.K. MH menambahkan bahwa pihaknya saat ini masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.


“Kami masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka dan para saksi, serta melengkapi administrasi penyidikan. Untuk motif sementara dipicu emosi sesaat, namun akan kami dalami lebih lanjut dalam proses penyidikan,” jelasnya.


Saat ini, pihak kepolisian juga tengah melengkapi berkas perkara guna segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).


Polres Sarolangun menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta akan menindak tegas setiap pelaku tindak pidana sesuai hukum yang berlaku.


Pasal yg di terapkan kpd pelaku 

Setiap orang yang merampas nyawa orang lain Atau Setiap Orang yang melakukan penganiayaan yang menyebabkan kematian, Pasal 458 ayat 1) KUHP Atau Pasal 466 Ayat (3) KUHP. Ancaman hukuman 15 tahun penjara dan 7 Tahun penjara . 



Djarnawi Kusuma

Kapolres Merangin Tinjau Pos Pam dan Pos Yan, Pastikan Pemudik Terlayani Maksimal Dan Aman



Suaraindonesia1.com, Merangin  - Jambi. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Merangin didampingi Pejabat Utama serta Ketua Bhanyangkari Cabang Merangin beserta pengurus, melaksanakan kegiatan pengecekan Pos Pam dan Pos Yan yang tersebar diwilayah hukum Polres Merangin. Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan personil dan kelengkapan sarana prasarana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya para pemudik berjalan maksimal. 


Dalam pengecekan tersebut, Kapolres meninjau langsung kesiapan petugas yang berjaga serta fasilitas yang disediakan bagi masyarakat. Hal ini dilakukan agar para pemudik yang melintas diwilayah hukum Polres Merangin dapat merasakan keamanan, kenyamanan serta pelayanan maksimal selama perjalanan mudik.


Dalam pengamanan Pos Pam dan Pos Yan kali ini, Polres Merangin menyiapkan 3 Pos Pengamanan dan 1 Pos Pelayanan serta melibatkan berbagai dinas instansi terkait yang bersinergi dalam memberikan palayanan kepada masyarakat yang melaksanakan mudik. Beberapa fasilitas yang tersedia di Pos tersebut diantaranya layanan pemeriksaan kesehatan, tempat istirahat serta layanan informasi.


Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi ,S.I.K., M.H menegaskan bahwa,  keberadaan Pos Pam dan Pos Yan ini merupakan bentuk komitmen Polri dan Dinas Instansi terkait dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode arus mudik dan balik guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

 

“Mari bersama-sama kita laksanakan Operasi Ketupat ini dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab. Ciptakan mudik aman dan keluarga bahagia agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri beserta dinas isntansi terkait,” ujar AKBP Kiki saat memberikan arahan kepada personel Pos Pam.

 

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan, terus memantau arus lalu lintas menjelang lebaran serta menjalin koordinasi yang baik dengan seluruh stakeholder terkait demi kelancaran pelaksanaan operasi.

 

Selain itu, Kapolres berpesan agar seluruh personel tetap menjaga kesehatan dan stamina selama bertugas, mengingat kegiatan pengamanan arus mudik membutuhkan kondisi fisik yang prima.

 

“Pantau terus arus mudik menjelang lebaran, lakukan koordinasi yang baik dengan stakeholder terkait agar pelaksanaan kegiatan ini benar-benar maksimal. Tetap semangat, jaga diri dan kesehatan, serta hindari pelanggaran sekecil apa pun,” tegasnya.


Melalui Operasi Ketupat kali ini Polres Merangin mendirikan 3 Pos Pengamanan dan 1 Pos Pelayanan, masing-masing Pos Pam 1 terletak di Pasar Bawah Bangko, Pos Pam 2 terletak di Pamenang dan Pos Pam 3 terletak di Tabir, sedangkan untuk Pos Pelayanan terletak di ujung jalur 3 Desa Sungai Ulak. Dengan adanya Pos Pam dan Pos Yan yang telah disiapkan, diharapkan masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan saat melintas di wilayah hukum Polres Merangin dan Polsek jajaran.

 

Dalam kegiatan pengecekan tersebut tak lupa Kapolres Merangin beserta Ketua Bhayangkari Cabang Merangin turut memberikan bingkisan kepada petugas jaga baik Pos Pam maupun Pos Yan sebagai bentuk perhatian dan rasa peduli kepada rekan-rekan yang sedang melaksanakan tugas.


Kegiatan pengecekan Pos Pam dan Pos Yan tersebut berlangsung aman dan kondusif. Polres Merangin bersama stakeholder terkait menyatakan kesiapan penuh dalam menciptakan situasi mudik yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polres Merangin.



(Bg nasri)

Kombes Pol Irham Halid Tinjau Sejumlah Pos Pengamanan Ops Ketupat Samrat 2026 di Manado

 




SUARAINDONESIA1, Manado – Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026, Selasa (17/03/2026) sore.

Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah memastikan kesiapsiagaan personel, kelengkapan sarana prasarana, serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri.




Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta turut didampingi para pejabat utama yang telah ditugaskan di masing-masing pos, di antaranya Kabag Ops AKP Budy Datau di Pos Terpadu, Kasat Intelkam AKP Andri Permadi di Pos Pam Paving, Kasat Reskrim AKP Elwin Kristanto di Pos Pam TKB, serta Kasat Lantas AKP Angelico Timotius Sulu di Pos Pelayanan Pelabuhan.

Selain itu, personel lainnya seperti Kasi TIK AKP Frangky Janis, Kasi Humas IPTU Agus Haryono, dan Kanit Provos IPDA Oudy Amuseng turut ambil bagian dalam mendukung pelaksanaan pengamanan.




Kapolresta Manado meninjau langsung sejumlah titik strategis, meliputi Pos Terpadu, Pos Pam Jembatan Merah, Pos Pam Paving, Pos Pam TKB, hingga Pos Pelayanan Pelabuhan. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan administrasi, fasilitas pendukung, hingga kesiapan personel di lapangan.

Dalam arahannya, Kombes Pol Irham Halid menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi serta kehadiran Polri yang humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.




“Seluruh personel harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama Operasi Ketupat Samrat 2026,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kesiapan personel di lapangan menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya pada momentum arus mudik dan arus balik Lebaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pos pengamanan dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung kelancaran serta keberhasilan Operasi Ketupat Samrat 2026 di wilayah Kota Manado.

(Rom/RedSI1)