BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Slider

latest
randomposts4

SULAWESI UTARA

Sulut/block-7/#E4D932

PAPUA

Papua/block-2/#5351E5

JAKARTA

JAKARTA/block-2/#00A0A2

POHUWATO

Pohuwato/block-1/#235FB6

NUSA TENGGARA

Nusa%20Tenggara/block-2/#0019A2

GORONTALO

Gorontalo/block-2

KESEHATAN

Kesehatan/block-1/#45B623

RIAU

Riau/block-2

SULAWESI SELATAN

Sulsel/block-2/#1200EF

OPINI

Opini/block-7/#990505

KALIMANTAN TIMUR

KALTIM/block-2/#C603AB

ACEH

Aceh/block-2/#C60350

KRIMINAL DAN HAM

Kriminal%20Dan%20Ham/block-5/#FF0000

NASIONAL

Nasional/block-8

DAERAH

Daerah/block-9

EKONOMI

Economy/block-3/#229304

OLAH RAGA

Olah%20Raga/block-5/#FF0000

JABODETABEK

Jabodetabek/block-1

GLOBAL

internasional

Latest Articles

Akhoi Pamit dari Tugas Sekban BPPRD Merangin· Laksanakan Tugas Baru Sebagai Kadis Kominfo Merangin



Suaraindonesia1.Com, Bangko-Sekretaris Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Merangin Ahmad Khoiruddin Agung Saputro, SIP, MM, pamit dari tugasnya sebagai Sekretaris BPPRD Merangin.


Sekban BPPRD Merangin yang lebih akrab disapa Akhoi tersebut, akan menjalankan tugasnya yang baru, setelah resmi dilantik Bupati Merangin H M Syukur sebagai Kadis Kominfo Merangin pada Jumat (30/1).  


Acara pamitan dengan Kepala BPPRD Merangin Hj Siti Aminah, jajaran pejabat dan  pegawai di Kantor BPPRD Merangin itu, berlangsung penuh haru dan sangat berkesan di internal BPPRD Merangin, Selasa (03/2).


‘’Saya mengemban tugas sebagai Sekban  BPPRD Merangin ini selama 1,9 bulan, tentunya banyak suka dan duka yang dialami dan mohon maaf terhadap tugas yang belum maksimal,’’ujar Akhoi merendah.


Akhoi sangat bangga dengan para pegawai BPPRD Merangin yang sangat kompak, menjunjung sinergitas dan berdisiplin tinggi. Sikap tersebut, mesti terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi.


‘’Alhamdulillah pada apel pagi ini para pejabatnya maupun para pegawai BPPRD Merangin hadir lengkap. Saya pamit dan tetap jaga silaturahmi,’’terang Sekban yang cukup berat dilepas para pagawainya itu.


BPPRD Merangin lanjut Kadis Kominfo Merangin ini, merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu Pendapatan Asli Daerah (PAD), untuk itu para pegawai agar lebih meningkatkan kinerjanya, agar target dapat tercapai.


Sementara itu, Kaban BPPRD Merangin Hj Siti Aminah, merasa bersyukur dan berterimakasih kepada Akhoi, yang telah mengabdi serta membantunya, baik itu urusan kepegawian, admistrasi dan semuanya.


‘’Saya ucapkan beribu-ribu terimakasih kepada Pak Sekban. Para pegawai sangat merasakan bimbingan maupun arahan yang diberikan, cukup bermanfaat dan bearti bagi para pegawai,’’ujar Hj Siti Aminah pada acara yang diakhiri dengan bersalam-salaman tersebut.


(Bg nasri)

Bareskrim Polri Limpahkan Laporan Kasus Lahan Sitaan ke Polda Riau



Jakarta, 29 Januari 2026 — Suaraindonesia1, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri secara resmi melimpahkan penanganan Laporan Polisi atas nama H. Amir Mirza Hutagalung, selaku salah satu pemegang hak pengelolaan lahan sitaan negara dari pemerintah, kepada Kepolisian Daerah (Polda) Riau, berdasarkan pertimbangan locus delicti yang berada di wilayah hukum Provinsi Riau.


Pelimpahan tersebut tertuang dalam Surat Bareskrim Polri Nomor: B/1574/I/RES.7.4./2026/Bareskrim tanggal 29 Januari 2026 perihal Pelimpahan Laporan Polisi, yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Daerah Riau up. Direktorat Reserse Kriminal Umum, guna memastikan penanganan perkara dilakukan secara efektif, efisien, dan sesuai kewenangan hukum.


Perlu ditegaskan bahwa laporan ini sebelumnya telah diterima secara resmi oleh Bareskrim Polri, sebagaimana dibuktikan dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor: STTL/42/I/2026/Bareskrim, tertanggal 23 Januari 2026, sebelum kemudian dilakukan pelimpahan ke Polda Riau sebagai bagian dari mekanisme hukum yang sah dan prosedural.


Laporan dimaksud terkait penguasaan tanpa hak di lahan sitaan negara di perkebunan eks PT. DMMP seluas ±1.458,7 hektare, di Jalan Barak Aceh, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Provinsi Riau. Pihak-pihak terlapor antara lain oknum pengusaha berinisial SL serta pihak-pihak lain yang diduga turut serta menguasai lahan yang disita negara tersebut yang kini diserahkan kewenangan pengelolaannya kepada PT Agrinas.


Penyebutan lokasi dan nama tersebut disampaikan berdasarkan dokumen laporan resmi dan tidak dimaksudkan sebagai penetapan kesalahan sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.


Kuasa Hukum pelapor, Jon Putra Ginting, S.H., dalam keterangan tertulis di Jakarta, (3/2/2026) menyatakan pelimpahan laporan ini menunjukkan keseriusan dan profesionalitas Polri dalam menangani laporan masyarakat.


“Kami berharap Polda Riau dapat menindaklanjuti laporan ini secara objektif dan profesional guna memastikan adanya kepastian hukum, perlindungan terhadap aset negara, serta penegakan hukum yang adil sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.

Penuh Haru dan Keberkahan, Peringatan Ulang Tahun Dirut JNE Mohammad Feriadi Soeprapto, Diisi Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama



Jakarta, suaraindonesia1.com, Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai peringatan ulang tahun Direktur Utama JNE, Bapak Mohammad Feriadi Soeprapto, yang berlangsung sederhana namun sarat makna. Kegiatan ini dirangkai dengan santunan anak yatim dari Yayasan Al Makmur, doa bersama, serta tausiah keagamaan, sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan hidup dan amanah kepemimpinan yang diemban.


Sebanyak 10 anak yatim hadir penerima santunan, didampingi langsung oleh pimpinan Yayasan Al Makmur. Penyerahan santunan dilakukan secara langsung disambut dengan senyum haru para anak-anak, yang menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial dan nilai kemanusiaan di tengah kesibukan dunia usaha.



Dalam sambutannya, Bapak Mohammad Feriadi Soeprapto menyampaikan rasa syukur mendalam kepada Allah SWT serta terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendoakan dan membersamai langkahnya selama ini.


“Momentum ulang tahun ini bagi saya bukan sekadar bertambahnya usia, melainkan pengingat tentang tanggung jawab yang semakin besar. Amanah kepemimpinan adalah titipan Allah SWT, yang harus dijalankan dengan kejujuran, ketulusan, dan keberpihakan kepada nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya. Selasa, (3/2/2026).


Ia menegaskan bahwa kegiatan santunan anak yatim bukanlah seremonial semata, melainkan komitmen moral untuk terus menebar manfaat.


“Kami meyakini bahwa keberkahan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian bisnis, tetapi dari sejauh mana keberadaan kami mampu memberi arti dan harapan bagi sesama, khususnya anak-anak yatim yang merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya dengan nada penuh ketulusan.



Pimpinan Yayasan Al Makmur Ibu munawaroh dalam pernyataannya mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan keluarga besar JNE.


“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kasih sayang yang diberikan kepada anak-anak yatim binaan kami. Santunan ini bukan hanya bantuan materi, tetapi juga penguat mental dan spiritual bagi mereka agar tetap optimis menatap masa depan,” ungkapnya.


Suasana semakin mengharukan ketika disampaikan pesan dan doa dari ibunda tercinta, Ibu Hj Nuraini Soeprapto istri almarhum H. Soeprapto Soeparno, yang saat ini berada di Singapura dan tengah dalam kondisi kurang sehat. Melalui Telpon WhatsApp yang di Dengarkan di hadapan para hadirin, Ibu Hj Nuraini menyampaikan doa tulus bagi putra tercintanya.


Melalui Telpon WhatsApp, sang ibunda menyampaikan doa tulus dan harapan terbaik untuk putranya.


“Ibu selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan kelapangan hati dalam setiap langkah dan amanah yang kamu jalani. Ibu juga mohon doa agar segera diberi kesembuhan,” demikian pesan Ibu Hj Nuraini Soeprapto, yang membuat suasana seketika hening dan penuh rasa haru.


Sementara itu, pak Samsul Djamaluddin, selaku Pimpinan QAGC Group Head, menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan keteladanan kepemimpinan yang humanis dan berlandaskan nilai keimanan.


“Apa yang dilakukan Bapak Mohammad Feriadi Soeprapto hari ini adalah contoh nyata kepemimpinan yang tidak melupakan nilai sosial dan spiritual. Santunan anak yatim, doa bersama, serta penghormatan kepada orang tua adalah fondasi kuat bagi keberkahan usaha dan kepemimpinan,” ujar Pak Samsul Djamaluddin.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha untuk menjadikan momentum serupa sebagai budaya.


“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti di satu momen, tetapi menjadi inspirasi berkelanjutan bahwa kesuksesan sejati harus dibarengi kepedulian dan empati,” tambahnya.


Acara kemudian ditutup dengan tausiah dan doa bersama yang disampaikan oleh Ustadz Drs. Aswah Faisal. Dalam tausiahnya, ia menekankan makna syukur, bakti kepada orang tua, serta pentingnya menjadikan jabatan dan harta sebagai sarana ibadah.


“Kesuksesan sejati bukan terletak pada tingginya jabatan, melainkan pada seberapa besar manfaat yang kita tinggalkan. Doa orang tua adalah pintu langit yang paling cepat dikabulkan, maka rawatlah dengan bakti dan ketulusan,” tutur Ustadz Aswah Faisal.


Doa bersama dipanjatkan untuk keberkahan usia dan kepemimpinan Mohammad Feriadi Soeprapto, kemajuan JNE, kesejahteraan anak-anak yatim, serta kesembuhan terbaik bagi Ibu Nuraini Soeprapto.


“Doa ibu adalah pintu langit. Ketika seorang anak berbakti dan berbagi kepada sesama, Allah akan bukakan jalan kebaikan dari arah yang tidak disangka-sangka,” tutur Ustadz Aswah Faisal.


Peringatan ulang tahun ini pun menjadi pengingat bahwa kepemimpinan sejati lahir dari hati yang bersyukur, kepedulian terhadap sesama, serta bakti yang tulus kepada orang tua.


Acara berakhir dalam suasana penuh kekeluargaan, ketenangan, dan harapan, meninggalkan pesan kuat bahwa kepemimpinan yang baik lahir dari hati yang bersyukur dan kepedulian yang nyata terhadap sesama. zakaria



 Report, Jp

Tidak Ditemukan Pengrusakan Lingkungan dalam Aktivitas Galian C di Tolinggula, Gorontalo


GORONTALO, suaraindonesia1.com – Polemik seputar galian C di Tolinggula dinyatakan telah selesai di mata hukum. Hal ini ditegaskan langsung oleh Rahmat sebagai penanggung jawab pengambilan material batuan untuk pengerjaan irigasi di Tolinggula.


“Semua ini hanya terjadi miskomunikasi. Awalnya terjadi miskomunikasi saja, antar pemilik lahan, saya dan pihak ketiga yang mengaku siap pasang badan jika terjadi sesuatu di kemudian hari. Di sini tidak ada keterbukaan saja soal harga,” jelas Rahmat.


Lebih lanjut dijelaskannya, “Setelah saya datangi pemilik lahan dan saya jelaskan secara baik-baik pokok masalah, Alhamdulillah pemilik lahan mengerti. Jadi soal pembayaran material batuan yang saya ambil sudah saya bayarkan langsung sama pemilik lahan.”


Mengenai isu lingkungan, Rahmat memberikan klarifikasi tegas. 

“Karena yang diambil batuannya bukan di sungai tapi di lokasi bekas sungai lama dan seizin pemilik lahan. Malah kami dan pemilik lahan telah membuat tanggul penahan banjir, banjir yang biasa masuk ke kebun warga dan pemilik lahan kini langsung mengalir ke sungai.”


Hal senada disampaikan oleh Aktivis Provinsi Gorontalo, Kiki Paulus, yang juga Ketua Umum DPP FKPR-RI. Kiki menjelaskan, setelah menanyakan langsung dugaan perusakan lingkungan akibat dugaan galian C, Pak Mato menerangkan bahwa pihak kecamatan, pemdes, balai sungai, dan APH setelah turun mengecek lokasi tidak ditemukan adanya pengrusakan lingkungan atau sungai.


Kiki juga menemukan bahwa aktivitas pengambilan batuan di lahan ternyata sudah seminggu lebih dihentikan akibat miskomunikasi yang terjadi.


“Namun dugaan pengrusakan sungai yang berhembus di luar ternyata tidak benar adanya. Terbukti fakta di lapangan dan sesuai apa yang telah dijelaskan oleh penanggung jawab Pak Mato bahwa pihak kecamatan, pemdes, balai sungai, dan APH tidak menemukan adanya kerusakan lingkungan seperti yang berhembus di luar,” tandas Kiki Paulus.


Sebelumnya, Rahmat menyatakan bahwa tuduhan pengrusakan sungai tidak benar. Para aktivis mengapresiasi kejujurannya dalam memberikan klarifikasi atas permasalahan ini.


Reporter: Jhul-Ohi

Operasi Keselamatan 2026 Digelar Dua Pekan, Polres Merangin Fokus Masalah ini



Suaraindonesia1.com, Merangin  - Jambi. Dalam rangka menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang Operasi Ketupat atau mudik Lebaran 2026, Kepolisian Resor (Polres) Merangin melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Keselamatan 2026 yang digelar dilapangan apel Polres Merangin pada Senin (02/02/2026) pagi.


Operasi yang digelar selama 2 pekan  ini, difokuskan untuk menurunkan angka kecelakaan serta memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh pengguna jalan.


Kapolres Merangin yang diwakili Waka Polres Merangin KOMPOL Devita Efrina,S.I.K, dalam amanatnya menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua pekan dan dimulai pada 02 Februari 2026 s/d 15 Februari 2026.


”Operasi Keselamatan 2026 menempatkan keselamatan pengguna jalan sebagai prioritas utama. Fokus perhatian kita arahkan kepada pengguna jalan yang paling rentan, khususnya pejalan kaki dan pengendara roda dua," ujar Wakapolres.


Sebagai bagian dari upaya cipta kondisi sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Polres Merangin juga menaruh perhatian terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di jalan raya. Masyarakat pun diimbau untuk lebih disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas sebagai bagian dari persiapan menghadapi arus mudik Lebaran tahun 2026.


Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026, Polres Merangin memfokuskan penindakan pada 9 bentuk pelanggaran yang sering terjadi di jalan raya:

Pengendara Ranmor yang Melawan Arus (Pasal 287 Ayat 1 UU LLAJ)

Pengendara Ranmor yang Masih di Bawah Umur atau Tidak Memiliki SIM (Pasal 281 Juncto 77 Ayat 1 UU LLAJ)

Pengendara Ranmor yang Melebihi Batas Kecepatan (Pasal 287 Ayat 5 Juncto Pasal 106 Ayat 4 UU LLAJ)

Pengendara yang Menggunakan HP Saat Berkendara (Pasal 283 UU LLAJ)

Pengendara yang Dalam Pengaruh Alkohol (Pasal 311 UU LLAJ)

Pengemudi Mobil yang Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman (Pasal 289 UU LLAJ)

Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) Tidak Sesuai Ketentuan (Pasal 280 UU LLAJ)

Pengendara Sepeda Motor yang Tidak Menggunakan Helm SNI (Pasal 291 Ayat 1 UU LLAJ)

Penggunaan Knalpot Bising / Brong (Pasal 285 Ayat 1)


Selain itu salah satu sasaran penindakan dalam Operasi Keselamatan tersebut, adalah praktik balap liar yang kerap membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. 


"Nantinya kami juga akan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder guna melakukan pemeriksaan ketat terhadap kendaraan angkutan batu bara, bus dan travel melalui titik-titik check point agar nantinya saat libur Idul Fitri 2026 dapat berjalan aman dan tertib sesuai dengan yang diharapkan," lanjutnya.


Pemeriksaan pada titik-titik check point tersebut nantinya meliputi pengecekan kelaikan kendaraan atau ram check, serta memastikan kondisi fisik dan kesiapan pengemudi sebelum memasuki periode puncak arus mudik.


Dalam kesempatan tersebut Wakapolres juga mengingatkan kepada seluruh personil jajaran agar tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam pelayanan. Menurutnya, kehadiran Polri dilapangan harus dapat dirasakan sebagai bentuk perlindungan dan pengayoman bagi masyarakat.


"Langkah ini merupakan komitmen Polri untuk hadir ditengah-tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman melalui pendekatan yang tegas namun humanis. Sesuai prinsip kita: 'Senyum Polantas adalah Marka Utama," tutupnya.



( Bg nasri)

TEAM BOLA VOLLY PUTRA JAVOLAS JUARA 1 DI TURNAMEN JAVOLAS CUP IV Se- KOTA BEKASI.



Bekasi, suaraindonesia1.com, Sempat diguyur hujan beberapa kali namun tak menyurutkan langkah para remaja trengginas peserta JAVOLAS CUP IV yang tergabung dalam kompetisi unggulan, peserta terdiri dari 11 team putra, berlangsung selama dua hari sabtu - minggu 31 Januari dan 1 Februari 2026 bertempat di lapangan olahraga Volly JAVOLAS RW 14 Kelurahan Jatisari, Kec.Jatiasih, Kota Bekasi. Dari kompetisi ini keluar sebagai juara 1 Team JAVOLAS, Juara 2 Team MANDIRI SPORTIVO, Juara 3 Team GIVOL, Juara 4 Team MADANK. 


Menurut Ketua Umum JAVOLAS CLUB Bapak Haji Hartanto yang didampingi Bapak Sugeng Darmono Ketua RW 14 Kel.Jatisari  selaku Pembina Javolas Club mengatakan agenda ini  dalam rangka HUT JAVOLAS ke 4  juga menjaring bibit - bibit atlet muda berbakat di kota Bekasi untuk kancah Nasional maupun internasional.

acara ini didukung oleh DAIHATSU, HIPERTINDO, PT MAZASHI SEMUDA FARM, PT TRI SWA SAMUDRA, KUY KUY, TIRTA SURYA CIPTA, dan PWOD (Persatuan Wartawan On Line Dwipantara)



Dihadiri oleh Ketua Umum PBVSI Kota Bekasi H Anton , S, Kom Sekaligus sbg anggota DPRD Kota Bekasi. Dalam sambutannya beliau mensuport kompetisi-kompetisi turnamen seperti yang digelar JAVOLAS CUP ini utk  mencari bibit atlit volly yg berbakat di kota Bekasi. Ketua PBSI Kota Bekasi juga menginformasikan bahwa GOR bola Volly Kota Bekasi yang baru sudah bagus seperti Mall, dingin-adem, sdh dibangun juga Lapangan bola volly pantai yg baru bertarap internasiomal pungkasnya.


Secara terpisah Ketua Panitia Pelaksana JAVOLAS CUP IV  Bapak Joko Setiyarso mengatakan bahwa kopetisi ini digelar demi mengarahkan hobi olahraga anak anak yang positif ditengah gempuran game online dan pemgaruh buruk intermet lainya yang menyebabkan malas gerak berolahraga'. Disisi lain menjadi wadah positif dari pencegahan tawuran remaja pengaruh miras dan narkoba yang selama ini meresahkan.



Abyan salah satu personil dari team JAVOLAS nomor punggung 5 berusia 15 tahun mengatakan bahwa hobinya dibidang Volly ball dimulai sejak umur kelas 3 SD yang di seriusinya saat kelas 6 SD hingga sekarang. Harapan Abyan ingin menjadi atlet profesional dan berkarier diluar negeri seperti MEGAWATI di Korea Selaran, atau jadi tentara seperti Rizki Juniansyah atlet angkat besi rekor dunia yang direkrut jadi TNI dengan pangkat Kapten itu, kedepan Abyan berharap negara memperhatikan masa depan nasib para atlet berprestasi karena dedikasi pengabdianya dimulai dari usia dini.



Report, Jp

Merangin Dorong Capaian Pembangunan Nasional Bupati H M Syukur dan Wabup H A Khafid, Ikuti Rakornas 2026



Suaraindonesia1.Com, Bangko-Kabupaten Merangin dibawah pimpinan Bupati H M Syukur dan Wabup H A Khafid, berkomitmen mendorong sepenuhnya capaian pembangunan nasional, melalui sinergisitas Pemerintah Pusat dan Daerah.


Hal tersebut sebagaimana dikatakan Bupati H M Syukur didampingi Wabup H A Khafid, usai mengikuti taklimat Presiden RI Prabowo pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Senin (02/2).


‘’Rakornas ini menjadi forum strategis penyamaan langkah kebijakan lintas level Pemerintahan, sekaligus mematangkan Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045,’’ujar Bupati.


Kesamaan langkah Pemerintah Pusat dan Daerah lanjut bupat, menjadi kunci agar capaian pembangunan yang telah diraih dapat dioptimalkan pada tahun berjalan. Pemerintah Daerah siap mendukung dan mengawal program prioritas Presiden.


Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 tersebut, dibuka Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dilanjutkan dengan pemaparan program strategis lintas sektor oleh para Menteri dan pimpinan lembaga terkait.


Rakornas 2026 dihadiri sebanyak 4.011 peserta yang berasal dari unsur Pemerintah Pusat dan Daerah, termasuk Kementerian dan lembaga, Pemerintah Provinsi, serta Pemerintah Kabupaten dan Kota.


Selain kepala daerah dan wakil kepala daerah, Rakornas juga diikuti pimpinan DPRD, pejabat tinggi kementerian dan lembaga, serta unsur TNI, Polri, Kejaksaan dan lembaga penegak hukum lainnya.(Bg nasri)

REHATLAH HARI LAHIR DAN HARI ...? ORGANISASI HIPMITORA


Kita punya hak bicara!

Ini milik kita bersama,

Luangkan waktumu 5 menit untuk membaca tulisan ini


Oleh : Abd. Mamat Bidjuni

Ketua Umum HIPMITORA Periode 2024-2025


TOMINI - BOLMONG SELATAN, suaraindonesia1.com, OPINI — HIPMITORA lahir bukan dari kemewahan. Ia lahir dari kegelisahan, dari keterbatasan, dari tekad orang - orang yang percaya bahwa organisasi adalah alat perjuangan, bukan sekedar nama, bukan sekedar logo, apalagi panggung kehormatan.


Namun hari ini saya menulis bukan hanya tentang hari lahirnya. 

Saya menulis tentang tanda - tanda hari ...?nya. Setiap regenerasi, HIPMITORA selalu berubah dan perubahan itu adalah keniscayaan zaman. Tetapi perubahan tanpa nilai adalah awal kehancuran.


Semakin organisasi ini melambung, 

semakin banyak kader yang tak punya daya tampung. 

Tak mampu memikul tanggung jawab, 

tak mampu menahan beban amanah.


Semakin canggih sistemnya, 

semakin lemah daya juangnya. 

Kader lebih lihai berbicara, 

namun gagap ketika diminta bekerja, 

lebih pandai mengeluh, 

daripada berkeringat.


Semakin modern wajah organisasinya, 

semakin ending mentalitas kadernya. 

Cepat lelah, cepat bosan, cepat mundur. 

Datang saat ramai, hilang saat sepi. 

Hadir ketika ada keuntungan, 

menghilang ketika organisasi butuh pengorbanan.


Dan yang paling berbahaya 

semakin lama, HIPMITORA mulai terkena hama. 

Hama kepentingan pribadi, 

hama ego jabatan, 

hama diam saat salah, 

namun berisik saat tak diberi uang.


Penyakit ini tak langsung membunuh. 

Ia perlahan menggorogoti. 

Membuat roda organisasi berputar, 

tapi tanpa arah, 

bergerak tapi tak maju.


Organisasi tidak mati karena kekurangan kader, 

tetapi karena kader yang kehilangan nurani. 

HIPMITORA tidak butuh banyak orang, 

ia butuh orang yang tahan diuji. 

Tidak butuh kader yang pandai berpose, 

tetapi kader yang berani berdiri saat yang lain pergi.


Jika hari ini kamu masih menyebut dirimu kader, tanyakan pada hatimu:

Apakah kau sedang membesarkan organisasi atau justru sedang menguburnya pelan - pelan?

Karena sejarah tak akan mencatat siapa yang paling lama menjabat, tetapi siapa yang tetap setia saat organisasi nyaris sekarat.


Dan suatu saat HIPMITORA benar - benar mati!

Maka biarlah kita jujur mengatakan:

Ia bukan dibunuh oleh zaman,

Melainkan ditinggalkan oleh kadernya sendiri.


– JO –

Fauzi Pengurus Baru Pasar Singkut Modern Buat Gebrakan



Suaraindonesia1.com_Sarolangun. Berdasarkan informasi terbaru hingga awal 2026, pengurus pasar pemda kabupaten sarolangun yang terletak di kecamatan singkut desa bukit tigo yaitu pasar Modern Singkut. 


Hajar pengurus baru pasar modren singkut melakukan gebrakan signifikan untuk revitalisasi dan modernisasi pasar tradisional. Berikut adalah beberapa perubahan utamanya

Revitalisasi Total dan Wajah Baru Di Pasar Modren Singkut direncanakan revitalisasi untuk menghidupkan kembali kawasan pasar modern singkut lantai duanya. 


Hajar dengan konsep mendatangkan pemodal dan integrasi kawasan. Di pasar modern singkut. Pengurus baru berusaha merelokasi pedagang ke gedung yang lebih layak, menjadikan pasar lebih bersih.


Djarnawi Kusuma

Polres Sarolangun Gelar Operasi Keselamatan 2026, Tekan Pelanggaran dan Angka Kecelakaan Lalu Lintas.



Suaraindonesia1.com_Sarolangun. Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, Polres Sarolangun menggelar Operasi Keselamatan 2026 secara serentak dan terpusat di seluruh wilayah Indonesia. Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.


Polres Sarolangun resmi memulai langkah strategis meningkatkan keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Kabupaten Sarolangun. Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Keselamatan Siginjai 2026 yang melibatkan seluruh jajaran Polsek serta didukung penuh oleh instansi terkait lainnya.


Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H, Senin (2/2/2026), melalui Kasat Lantas AKP Steffan T.H. Lumowa, S.Tr.K, S.I.K. menjelaskan operasi ini dijadwalkan berlangsung 14 hari penuh dengan melibatkan 40 personel Polri. Kegiatan dimulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026 di seluruh wilayah hukum Polres Sarolangun dengan fokus utama pada bidang lalu lintas yang mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.


"Kami ingin memastikan sebelum memasuki bulan suci Ramadan, kondisi jalan raya di Kabupaten Saropangun benar-benar kondusif dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan," ujar AKP Steffan


Menurut Kasat Lantas, operasi kali ini mengusung tema besar yaitu terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang aman, nyaman, serta selamat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.


Menyambut ramadan


Upaya ini merupakan bentuk cipta kondisi bagi masyarakat menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah agar aktivitas ibadah dan mudik nantinya berjalan tanpa kendala.


"Fokus kami adalah menciptakan suasana yang nyaman bagi masyarakat yang akan menyambut bulan puasa dan Idul Fitri, sehingga kami melakukan persiapan lebih awal melalui cipta kondisi ini," tambahnya.


Petugas di lapangan diperintahkan mengedepankan cara bertindak yang edukatif, persuasif dan humanis. Meski demikian, penegakan hukum tetap dilakukan melalui sistem elektronik maupun pemberian teguran sebagai bentuk pembinaan kepada pengguna jalan.


Kasat menegaskan petugas tidak akan sekadar memberi sanksi, melainkan memberikan pemahaman yang mendalam kepada pengendara.


Sisi humanis


"Personel di lapangan akan mengedepankan sisi humanis, kami lebih banyak memberikan edukasi agar masyarakat paham bahwa aturan dibuat untuk melindungi nyawa mereka sendiri," tegasnya.


Kasat Lantas menjelaskan tindakan tilang akan diberikan secara selektif kepada para pengguna jalan yang melakukan pelanggaran yang berpotensi kuat menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Sanksi berupa teguran tetap dikedepankan sebagai peringatan awal bagi masyarakat sebelum petugas mengambil tindakan hukum yang lebih tegas.


Beberapa poin yang menjadi sasaran prioritas dalam Operasi Keselamatan Siginjai meliputi aksi balap liar, penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar atau brong, serta kendaraan yang tidak dilengkapi plat nomor atau TNKB.


Selain itu, petugas juga akan menyasar pengemudi yang tidak menggunakan helm maupun sabuk keselamatan, pengendara yang melawan arus, sepeda motor yang masuk jalur cepat, pengemudi di bawah umur, hingga kendaraan yang membawa penumpang lebih dari kapasitas semestinya.


Knalpot brong


"Target kami jelas, yaitu pelanggaran kasat mata yang selama ini sering menjadi penyebab kecelakaan, seperti penggunaan knalpot brong yang meresahkan hingga aksi balap liar yang membahayakan nyawa penggunanya maupun orang lain," jelasnya.


Tujuan akhir dari operasi besar ini adalah berkurangnya jumlah pelanggaran dan angka kecelakaan lalu lintas serta meminimalisir fatalitas korban di jalan raya. AKP Steffan berharap disiplin masyarakat dalam berlalu lintas meningkat secara signifikan sehingga tercipta situasi yang kondusif menjelang hari raya.


"Kami berharap angka kecelakaan dan fatalitas korban bisa ditekan serendah mungkin, karena satu nyawa sangatlah berharga," ucapnya.


Melalui pendekatan yang lebih bersahabat namun tetap berwibawa, jajaran Polres Sarolangun berupaya meningkatkan simpati masyarakat terhadap Polri. Harapannya, masyarakat bukan hanya takut pada sanksi, namun sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan utama saat berkendara di jalan raya.



Djarnawi Kusuma

Hari Pertama Operasi Keselamatan Samrat 2026: Satgas Sasar Terminal Malalayang, Edukasi Sopir Bus dan Mikrolet



​MANADO, Humas Polda Sulut - Suaraindonesia1, Menandai dimulainya Operasi Keselamatan Samrat 2026, Satuan Tugas (Satgas) Operasi langsung bergerak cepat melakukan aksi simpatik. Pada Senin (2/2/2026) pagi usai Gelar Pasukan, petugas menyambangi Terminal Malalayang, Manado, untuk menyasar para penyedia jasa transportasi umum.


​Kegiatan di hari pertama ini dipimpin langsung oleh AKP Joppy Pontoh. Fokus utama aksi kali ini adalah memberikan edukasi dan pemahaman mendalam mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada para sopir bus antar-kota dan sopir mikrolet.


​Satgas mengedepankan pendekatan persuasif. AKP Joppy Pontoh dan personel terlihat berdialog langsung dengan para sopir, mengingatkan mereka bahwa keselamatan penumpang berada sepenuhnya di tangan pengemudi.



​"Kami ingin memastikan bahwa setiap kendaraan yang keluar dari terminal ini dalam kondisi aman dan pengemudinya sadar akan aturan. Keselamatan bukan hanya kewajiban, tapi kebutuhan," ujar AKP Joppy Pontoh di sela-sela kegiatan.


​Beberapa poin yang ditekankan dalam edukasi tersebut meliputi, pengecekan kelaikan kendaraan secara berkala, larangan penggunaan ponsel saat mengemudi dan pentingnya mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.



Selain memberikan arahan lisan, Satgas juga membagikan dan menempelkan stiker imbauan keselamatan pada kaca kendaraan bus dan mikrolet. Stiker tersebut berisi pesan-pesan edukatif yang diharapkan dapat menjadi pengingat bagi sopir maupun penumpang selama dalam perjalanan.


​Operasi Keselamatan Samrat 2026 ini direncanakan akan berlangsung selama 14 hari, dimulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Sekolah Dipalang, Aktivitas Belajar Mengajar di SMA Negeri Kiriyouw Yapen Terhenti.



Yapen-Suaraindonesia1.com. Aktivitas belajar mengajar di SMA Negeri Kiriyouw, Kabupaten Kepulauan Yapen, terpaksa terhenti akibat pemalangan sekolah yang terjadi pada Minggu, 1 Februari 2026. Pemalangan tersebut dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan pemilik hak ulayat. Senin (02/02/2026) 


Akibat kejadian ini, siswa-siswi serta para guru tidak dapat melaksanakan proses belajar mengajar sebagaimana mestinya karena ruangan belajar di palang. 


“Sekolah kami dipalang sehingga kami siswa-siswi dan guru tidak melaksanakan aktivitas belajar mengajar pada hari ini,” ujar salah seorang siswa SMA Negeri Kiriyouw yang enggan disebutkan namanya.



Para siswa mengaku sangat dirugikan dengan kondisi tersebut, mengingat waktu ujian akhir sekolah sudah semakin dekat. Mereka khawatir tertinggal materi pelajaran yang seharusnya dipersiapkan secara maksimal.


“Kami merasa sangat dirugikan karena tidak bisa belajar, sementara ujian semester sudah di depan mata,” lanjut siswa tersebut.


Siswa-siswi SMA Negeri Kiriyouw berharap Pemerintah Daerah, khususnya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Yapen, dapat segera mengambil langkah dan tindakan yang tepat agar permasalahan ini dapat segera diselesaikan, sehingga proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyelesaian pemalangan sekolah tersebut. (Niko)

SKANDAL TGR BONE BOLANGO: RP7 MILIAR MENGENDAP, FPKG DESAK KEJARI DAN POLRES PERIKSA RATUSAN PEJABAT


BONE BOLANGO, suaraindonesia1.com
– Dugaan kebocoran keuangan daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, Front Pemberantas Korupsi Gorontalo (FPKG) membongkar fakta mengejutkan terkait ratusan pejabat daerah yang hingga kini enggan melunasi Tuntutan Ganti Rugi (TGR).


Ketua FPKG, Fahrul Wahidji, mengungkapkan bahwa total kerugian daerah yang berstatus macet berada di kisaran Rp6 Miliar hingga Rp7 Miliar. Ironisnya, dari ratusan pejabat tersebut, banyak yang status pembayarannya masih Rp0 (nol rupiah) alias belum pernah disetorkan sama sekali ke kas daerah.


Mantan Ketua DPRD dan Pejabat Eksekutif Terseret


Fahrul menyebutkan bahwa tunggakan ini melibatkan nama-nama besar, mulai dari periode 2013 hingga 2022. Di antaranya adalah mantan Ketua DPRD Bone Bolango berinisial A.K, serta sejumlah pejabat aktif maupun purnatugas di jajaran eksekutif.


"Ada pejabat di dinas-dinas yang temuannya mencapai Rp1 Miliar, namun satu rupiah pun belum ada niat baik untuk melunasi. Padahal, mereka semua sudah menandatangani Surat Ketentuan Tanggung Jawab Mutlak (SKTJM). Itu artinya secara hukum mereka mengakui dan sanggup membayar," tegas Fahrul.


Uraian Aturan dan Sanksi Hukum


Ketidakpatuhan dalam membayar TGR bukan sekadar kelalaian administrasi, melainkan pelanggaran hukum yang memiliki konsekuensi pidana dan perdata.


1. Pelanggaran Administrasi dan Perdata

Berdasarkan UU No.1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, SKTJM adalah dokumen hukum yang kuat. Jika dalam waktu 60 hari setelah temuan tidak diselesaikan, maka:


Pemerintah daerah wajib menyita jaminan atau harta kekayaan milik yang bersangkutan.


Pimpinan instansi dapat melakukan pemotongan gaji atau tunjangan secara langsung.


2. Delik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)

Jika dalam jangka waktu yang ditentukan TGR tidak dibayar,maka kasus ini bergeser dari ranah administrasi ke ranah pidana:


Pasal 2 atau Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001: Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang dapat merugikan keuangan negara, dipidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan denda paling sedikit Rp200 juta.


Pengabaian SKTJM dapat dianggap sebagai bentuk mens rea (niat jahat) untuk memiliki uang negara secara tidak sah.


Desakan kepada Inspektorat dan APH


FPKG meminta Inspektorat Bone Bolango tidak bersikap lembek terhadap para "penggarong" uang rakyat ini. Fahrul mendesak agar data pejabat yang membangkang segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Bone Bolango.


"Kami minta Inspektorat bertindak tegas. Jika tidak, jangan salahkan kami jika FPKG akan memampang daftar nama pejabat beserta foto mereka di baliho-baliho besar di pusat Kabupaten Bone Bolango. Biar rakyat tahu siapa saja yang menghambat pembangunan daerah ini!" ancam Fahrul.


Penuntasan TGR ini dinilai krusial, mengingat dana miliaran rupiah tersebut sangat dibutuhkan untuk pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat Bone Bolango yang selama ini terhambat akibat defisit anggaran.


Reporter: Jhul-Ohi

Marwah Kota Gorontalo Tercoreng, Aktivis Soroti Maraknya Pesta Miras di Wahana Olahraga Biliar


GORONTALO, suaraindonesia1.com
— Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, yang selama ini dikenal luas dengan julukan Serambi Madinah, kembali tercoreng oleh sebuah peristiwa yang dinilai mencederai marwah daerah dan nilai-nilai keagamaan masyarakatnya. Bagaimana tidak, sebuah tempat cabang olahraga yang sejatinya diperuntukkan bagi pembinaan atlet dan pengembangan bakat generasi muda, justru disalahgunakan menjadi lokasi pesta minuman keras (miras).


Sorotan tajam datang dari aktivis Provinsi Gorontalo, Rahman Patingki. Ia menilai kejadian tersebut sebagai bentuk pembangkangan terbuka terhadap komitmen pemerintah daerah, khususnya Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang secara tegas dan berulang kali menyatakan akan memberantas miras serta membersihkan Kota Gorontalo dari peredarannya.


“Ini bukan hanya pelanggaran aturan, tapi sudah mencederai marwah Kota Gorontalo sebagai Serambi Madinah. Lebih ironis lagi, kejadian ini berlangsung di pusat kota,” tegas Rahman.


Tempat yang dimaksud adalah salah satu wahana biliar di Kota Gorontalo, yakni SKY Biliar, yang menurut Rahman telah berulang kali terindikasi menjadi lokasi pesta miras. Beberapa bulan lalu, desakan pencabutan izin usaha sudah pernah disuarakan oleh aktivis Gorontalo setelah ditemukan aktivitas serupa. Namun, peringatan tersebut seolah tak digubris oleh pihak pengelola.


Alih-alih berbenah, sikap yang ditunjukkan justru dinilai sebagai pembangkangan. Hal ini kembali terbukti pada Minggu, 1 Februari 2026, ketika Rahman mendapati langsung adanya aktivitas konsumsi minuman keras di lokasi tersebut. Sekitar pukul 00.10 WITA, aktivitas itu diamankan oleh Satpol PP Kota Gorontalo yang tengah melakukan razia.


Peristiwa ini semakin memprihatinkan mengingat bulan Februari merupakan waktu menjelang datangnya bulan suci Ramadan, yang bagi umat Islam menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keimanan dan moral. Fakta bahwa praktik miras justru terjadi di Kota Gorontalo—daerah dengan mayoritas penduduk beragama Islam dan dikenal menjunjung tinggi nilai religius—dinilai sebagai tamparan keras bagi citra daerah.


“Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka cita-cita besar Wali Kota Gorontalo untuk menjadikan kota ini bebas miras hanya akan menjadi slogan semata,” lanjut Rahman.


Atas kejadian tersebut, Rahman Patingki menyatakan akan menyurati secara resmi Wali Kota Gorontalo dan mendesak agar izin operasional SKY Biliar dicabut secara permanen. Ia juga menegaskan telah mengantongi sejumlah alat bukti berupa rekaman video aktivitas pesta miras, yang akan dilaporkan kepada pihak berwajib.


Rahman menegaskan bahwa peredaran miras tidak akan pernah berhenti selama masih ada tempat yang memfasilitasinya. Oleh karena itu, jika Pemerintah Kota Gorontalo benar-benar serius memberantas miras, maka langkah paling tegas dan realistis adalah menutup tempat-tempat yang menjadi penunjang utama pesta miras, terutama yang berulang kali melanggar aturan.


“Miras adalah perusak generasi bangsa. Jika sulit membasmi pengedar dan penjualnya, maka basmi dulu tempat-tempat yang memberi ruang dan rasa aman bagi praktik itu,” pungkasnya.


Ia memastikan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada tindakan tegas dari Pemerintah Kota Gorontalo demi menjaga marwah daerah dan masa depan generasi muda.


Reporter: Jhul-Ohi

Alhamdulillah, Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis di Merangin Sudah Dikucurkan, M. Syukur: Semua Anak Harus Sekolah



Suaraindonesia1.com , BANGKO – Bupati Merangin, M. Syukur bersama Wakil Bupati A. Khafidh benar-benar berkomitmen untuk menuntaskan masalah pendidikan di Kabupaten Merangin.


Sabtu (31/1) Bupati M. Syukur secara resmi meluncurkan (launching) Program Bantuan Perlengkapan Seragam Sekolah Gratis bagi siswa SD dan SMP.


Acara yang dipusatkan di SMP Negeri 5 Sungai Manau, Kecamatan Sungai Manau ini disambut antusias oleh ratusan wali murid dan siswa.


"Alhamdulillah nian lah, biasonyo kalau sudah nak masuk sekolah, pening nian mikir seragam, sepatu, tas untuk anak. Kini, berkat adonyo bantuan ni, agak ringan jugo lah," ujar Halimah, salah seorang wali murid penerima bantuan.


Tahun ini, pemerintah Kabupaten Merangin  menganggarkan 1.700 paket bantuan yang terdiri dari sepatu, dua stel baju seragam, tas, ikat pinggang, hingga kaos kaki. Bupati pun telah menginstruksikan pendataan ulang untuk penambahan anggaran pada perubahan tahun 2026 mendatang.


"Jika ada anak yang tidak sekolah karena alasan tidak punya perlengkapan, laporkan ke saya, ke Pak Sekda, atau ke Kadis. Pendidikan adalah investasi ilmu. Kalau mengandalkan alam, suatu saat akan habis. Tapi ilmu akan terus berinovasi," tegasnya.


Didampingi Sekda Zulhifni, Bupati M. Syukur mengungkapkan fakta mengejutkan di balik program ini. Ia membeberkan bahwa program bantuan tersebut nyaris gagal terealisasi karena kondisi keuangan daerah yang sedang sulit.


"Program ini hampir gagal. Tapi berkat kekompakan jajaran Pemkab Merangin, kita sepakat ini harus jalan. Jangan sampai ada anak Merangin tidak sekolah hanya karena tidak punya baju atau sepatu," tegas Bupati di hadapan warga.


Sebagai alumni SMPN 5 Sungai Manau, M. Syukur mengaku sangat memahami kesulitan warga karena ia berangkat dari latar belakang keluarga yang sederhana. 


"Saya dulu orang susah, beli sepatu cuma saat hari raya. Jadi saya tidak ingin anak-anak Merangin merasa minder atau tidak percaya diri karena sepatunya robek (kuyak)," imbuhnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan instruksi khusus kepada Kepala Dinas Pendidikan yang baru untuk memberikan perhatian lebih kepada anak-anak Suku Anak Dalam (SAD).


"Saya minta tolong, anak-anak Suku Anak Dalam yang tinggal di Merangin, khususnya di Sungai Manau Lama, diberikan akses bantuan ini dan diwajibkan sekolah. Intinya, siapa pun latar belakangnya, dia harus sekolah," kata M. Syukur.


Selain bantuan fisik, Bupati juga menekankan pentingnya pembangunan karakter. Ia meminta sekolah menghidupkan kembali "Kantin Kejujuran" dan menginisiasi program shalat subuh berjamaah bagi siswa di masjid/surau pada hari Minggu sebagai bagian dari penilaian kinerja guru.


Terkait kemajuan teknologi, Bupati mengingatkan para orang tua dan guru untuk mengawasi penggunaan handphone, terutama aplikasi media sosial seperti TikTok, agar tidak berdampak negatif pada perkembangan anak. 


(Bg nasri)

Aktivis Lingkungan Desak Kapolres Kotamobagu Tindak Dugaan Mafia PETI di Potolo


BOLMONG, suaraindonesia1.com — Aktivis lingkungan Reza Beeg mendesak Kapolres Kotamobagu untuk segera menindak dan menangkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Potolo, Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow.


Menurut Reza Beeg, aktivitas pertambangan ilegal di Potolo bukan sekadar titik tambang liar, melainkan diduga telah berlangsung secara terorganisir dan terstruktur. Ia menilai adanya kerja sama jangka panjang antara pihak yang diduga sebagai pengendali lapangan PETI dengan investor, sehingga puluhan alat berat dapat beroperasi di kawasan tersebut.


“Indikasi keterlibatan pihak yang berperan sebagai pengatur PETI (Joker/Mafia PETI) bersama anaknya berinisial R ini sudah lama terbangun. Pola pembagian hasil dan masuknya alat berat dalam jumlah besar patut dicurigai sebagai praktik terencana,” ujar Reza.


Ia menegaskan bahwa praktik PETI tersebut terus berlangsung meskipun Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menyatakan secara resmi bahwa aktivitas pertambangan di kawasan Potolo adalah ilegal.


Sebagai putra daerah asal Tungoi 2, Reza Beeg mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dengan melakukan penangkapan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat, serta melakukan audit forensik dan investigasi mendalam terhadap alur keuangan guna menelusuri dugaan kecurangan, penggelapan, dan transaksi ilegal.


“Kami siap melaporkan dan menyerahkan bukti-bukti yang kami miliki terkait dugaan keterlibatan oknum berinisial GL (Joker/Mafia PETI) bersama anaknya R dalam aktivitas PETI di Potolo,” tegasnya.


Reza juga menilai maraknya aktivitas PETI di wilayah tersebut sebagai cerminan lemahnya penegakan hukum. Oleh karena itu, ia meminta Kapolres Kotamobagu untuk menunjukkan komitmen dan kinerja nyata dalam penegakan hukum di sektor pertambangan.


“Kami mendukung penuh agenda Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dalam memberantas seluruh aktivitas pertambangan ilegal di Indonesia. Untuk itu, kami menuntut langkah konkret dari aparat penegak hukum di daerah,” pungkasnya.


- REDAKSI -