SULAWESI UTARA
Sulut/block-7/#E4D932
Bali, Bedugul, suaraindonesja1.com
Pura Ulun Danu Beratan kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu ikon spiritual, budaya, dan pariwisata terpenting di Bali melalui gelaran Cultural Festival Ulun Danu Beratan & The Blooms Bali yang berlangsung sejak 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Festival ini menjadi penutup tahun yang sarat makna sekaligus pembuka harapan baru di awal Tahun Baru 2026.
Terletak di tepi barat Danau Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, kompleks Pura Ulun Danu Beratan dikenal unik karena salah satu pelinggihnya, Pura Lingga Petak, berdiri anggun di tengah danau. Keindahan alam pegunungan, udara sejuk Bedugul, serta pantulan pura di permukaan air menjadikan kawasan ini kerap dijuluki sebagai “pura terapung”.
Secara historis, Pura Ulun Danu Beratan memiliki keterkaitan erat dengan Kerajaan Mengwi, sebagaimana tercatat dalam Babad Mengwi. Keberadaannya diyakini telah ada sebelum pembangunan Pura Taman Ayun sekitar tahun 1634 Masehi. Pura ini didedikasikan untuk pemujaan Dewi Danu, dewi air dan kesuburan, serta Dewa Wisnu, sekaligus menjadi pusat spiritual penting bagi sistem irigasi tradisional Bali, Subak, yang telah diakui UNESCO sebagai warisan dunia.
Menariknya, kompleks suci ini juga mencerminkan harmoni antarumat beragama. Selain pelinggih Hindu, terdapat Stupa Buddha sebagai simbol toleransi, serta keberadaan Masjid Al Hidayah (Masjid Candi Kuning) yang tidak jauh dari area pura, menegaskan Bali sebagai ruang hidup budaya yang inklusif.
Festival Budaya sebagai Daya Tarik Wisata Berkualitas
Dalam festival budaya akhir tahun ini, pengunjung disuguhi beragam pertunjukan seni tradisional Bali, antara lain Gong Kembar, Tari Barong, dan Festival Tari Kecak. Pementasan digelar hingga malam hari dan mencapai puncak keramaian saat pergantian tahun, 31 Desember 2025 menuju 1 Januari 2026.
Suwarya, selaku Humas DTW Ulun Danu Beratan, menjelaskan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan upaya nyata menjaga keberlanjutan budaya Bali.
“Festival seni budaya ini adalah agenda rutin kami setiap tahun, khususnya di bulan Desember. Yang tampil adalah penari dan penabuh dari desa-desa sekitar, lebih dari 20 desa. Kami memang lebih memprioritaskan generasi muda agar mereka belajar, tampil, dan mencintai budayanya sendiri. Di desa-desa itu sudah ada sanggar, ada guru tari, bahkan ada yang mendatangkan pelatih dari luar. Ini proses regenerasi budaya,” ujar Suwarya. Kamis, (1/1/2026) siang.
Ia menambahkan, wisatawan yang datang ke Bali tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga pengalaman budaya yang autentik.
“Wisatawan ke Bali itu ingin melihat tradisi yang hidup, bukan sekadar tontonan. Mereka datang ke pura, lalu bisa langsung menyaksikan bagaimana budaya itu dijalankan. Festival ini menjadi ruang pertemuan antara ritual, seni, dan pariwisata yang beretika,” tambahnya.
Strategi Bertahan di Tengah Penurunan Kunjungan
Suwarya juga mengakui bahwa sepanjang tahun 2025 terjadi penurunan minat perjalanan wisata sekitar 30 persen, dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari isu ekonomi hingga bencana alam di sejumlah daerah seperti banjir di beberapa rute perjalanan wisata.
Namun demikian, para pelaku usaha dan pengelola DTW Ulun Danu Beratan memilih untuk tidak menyerah.
“Kami menyadari ada penurunan kunjungan, tetapi kami tidak berhenti berinovasi. Festival budaya, pelayanan yang lebih baik, dan promosi yang tepat menjadi strategi kami. Justru di saat seperti ini, kualitas pengalaman wisata harus ditingkatkan,” tegasnya.
Peran Protokol dan Marketing dalam Momentum Tahun Baru
Sementara itu, Seri, yang bertugas sebagai MC protokol acara sekaligus bagian dari tim marketing, menyebut bahwa momentum Tahun Baru 2026 dimanfaatkan sebagai ajang promosi budaya yang elegan.
“Acara ini dikemas dengan alur yang rapi dan komunikatif. Kami ingin pengunjung memahami bahwa yang mereka saksikan bukan sekadar pertunjukan, tetapi warisan budaya. Dari narasi MC, tata panggung, hingga jadwal tampil, semua diarahkan untuk memberi kesan mendalam,” jelas Seri.
Ia menambahkan, strategi marketing dilakukan secara humanis dan berbasis budaya, bukan sekadar promosi komersial.
“Marketing kami bukan hard selling. Penari, penabuh, dan suasana pura itu sendiri menjadi media promosi. Ketika wisatawan merekam, membagikan, dan menceritakan pengalamannya, di situlah nilai pemasaran budaya bekerja secara alami,” ujarnya.
Pusat Spiritualitas dan Simbol Nasional
Pura Ulun Danu Beratan juga memiliki nilai simbolik nasional. Keindahannya diabadikan sebagai gambar utama pada uang kertas Rp50.000 edisi 2016, menegaskan posisi pura ini sebagai representasi spiritualitas dan keindahan Indonesia.
Di kawasan ini tidak terdapat makam dalam arti kuburan umum. Area yang sering disalahartikan sebagai makam sejatinya adalah Pura Prajapati, tempat pemujaan Bhatari Durga, serta pelinggih lain yang bersifat sakral.
Selain upacara harian, Pura Ulun Danu Beratan memiliki Piodalan dua kali setahun berdasarkan kalender Pawukon Bali (210 hari), serta upacara besar seperti Pakelem yang digelar lima tahunan dan Mapag Toya saat Purnama Sasih Kepitu.
Harapan Tahun Baru 2026
Memasuki tahun 2026, pengelola berharap sinergi antara budaya, spiritualitas, dan pariwisata berkelanjutan dapat terus terjaga.
Festival budaya di Ulun Danu Beratan tidak hanya menjadi penanda pergantian tahun, tetapi juga simbol keteguhan Bali dalam menjaga jati diri di tengah dinamika zaman—bahwa di balik danau yang tenang dan kabut pegunungan Bedugul, budaya Bali terus hidup, tumbuh, dan menyambut dunia dengan kearifan.
Report, Jp
Sarolanggun.WWW. SuaraIndonesia1. Tanggal 1/1/2026 Batangasai Kabupaten
Sarolangun, Jambi - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Tabbroni, dikenal sebagai sosok yang selalu berada di tengah masyarakat. Meskipun memiliki kesibukan yang padat, DPR Tabbroni selalu menyempatkan diri untuk bertemu dengan masyarakat dan mendengarkan aspirasi mereka.
Dalam sebuah kunjungan ke Desa Sungai Bemban, Kecamatan Batangasai, Kabupaten Sarolangun, DPR Tabbroni disambut hangat oleh masyarakat. Ia mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.
"Saya selalu berusaha untuk berada di tengah masyarakat, karena mereka adalah yang paling tahu apa yang dibutuhkan oleh desa mereka," kata DPR Tabbroni.
DPR Tabbroni juga dikenal sebagai sosok yang ramah tamah dan tidak membedakan antara masyarakat biasa dengan pejabat. Ia selalu menyempatkan diri untuk makan bersama dengan masyarakat dan berdialog dengan mereka.
"Masyarakat adalah yang paling penting, mereka adalah yang memilih kita dan kita harus selalu berada di tengah mereka," tambah DPR Tabbroni.
Sosok DPR Tabbroni yang ramah tamah dan selalu berada di tengah masyarakat ini membuat ia sangat dihormati dan disukai oleh masyarakat.
Penulis Abdulrazak.
Sarolanggun.WWW. SuaraIndonesia1.Com. Tanggal. 1/1/2026. Desa Sungai Bemban
Batang asai, KabupatenSarolangun Jambi - Kepala Desa (Kades) Desa Sungai Bemban, Kecamatan Batangasai, Kabupaten Sarolangun, Jambi, menggelar syukuran atas kemenangan Bupati Sarolangun, Haji Hurmin, dalam Pilkada 2024 lalu. Acara syukuran ini juga dimeriahkan dengan perayaan kelulusan istri Kades yang lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Kerja (P3K) di Kabupaten Sarolangun.
Acara syukuran ini dihadiri oleh Bapak Bupati Haji Hurmin Beserta Istri Nya. &Bapak Dpr. Tabbroni Beserta Istri nya.
Juga Dihadiri Bapak Kapolsek Batang asai & masyarakat Desa Sungai Bemban, pejabat pemerintah daerah, dan keluarga besar Kades. Dalam sambutannya, Kades mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas dukungan dan doa yang telah diberikan.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan doa dari masyarakat Desa Sungai Bemban. Kami berharap kemenangan Bupati Haji Hurmin dapat membawa kemajuan bagi Kabupaten Sarolangun, dan kelulusan istri saya dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berjuang," kata Kades Suryadi.
Acara syukuran ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti
Marhaban /Persenji kluhu Tahlil makan bersama, pertunjukan musik, dan Masyarakat Desa Sungai Bemban sangat antusias menyambut acara syukuran ini dan berharap Kades dan keluarga dapat terus menjadi contoh bagi masyarakat.
Penulis Abdulrazak.
Koordinator Aksi sekaligus aktivis muda Gorontalo, Kevin Lapendos, menegaskan bahwa kasus ini tidak cukup diselesaikan melalui mekanisme administratif rumah sakit maupun rekomendasi politik DPRD. Menurutnya, dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh dokter terkait harus segera diproses melalui MKEK dengan pengawasan langsung IDI, secara independen dan transparan.
“Ketika tindakan medis dilakukan tanpa persetujuan pasien, maka itu sudah masuk wilayah pelanggaran etik berat. IDI dan MKEK tidak boleh diam atau menunggu tekanan lebih besar,” tegas Kevin.
Kevin menilai, sejauh ini belum terlihat sikap terbuka IDI dan MKEK dalam merespons kasus RS Multazam, padahal organisasi profesi memiliki kewajiban moral dan etik untuk memastikan praktik kedokteran berjalan sesuai prinsip kehati-hatian, otonomi pasien, dan keselamatan.
“Jika IDI dan MKEK hanya bekerja di ruang tertutup tanpa informasi kepada publik, maka kepercayaan masyarakat terhadap profesi kedokteran akan terus terkikis,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa proses etik tidak boleh dijadikan alat perlindungan korps atau tameng institusional bagi dokter yang diduga melakukan pelanggaran. Sebaliknya, mekanisme etik harus menjadi pintu awal penegakan disiplin yang tegas dan berkeadilan.
“Kami menolak jika etik hanya berakhir pada pembinaan atau teguran. Kasus ini menyangkut tubuh dan hak pasien. Sanksi etik harus jelas, proporsional, dan diumumkan secara terbuka,” kata Kevin.
Lebih lanjut, Kevin menegaskan bahwa proses etik di MKEK harus berjalan paralel dengan proses hukum, bukan menggantikannya. Menurutnya, keterlibatan IDI dan MKEK justru penting untuk memperjelas bahwa pelanggaran etik tidak meniadakan pertanggungjawaban pidana maupun pelanggaran Undang-Undang Kesehatan.
“Etik bukan jalan damai untuk menghentikan hukum. Jika MKEK menemukan pelanggaran berat, maka itu harus menjadi dasar kuat bagi penegak hukum untuk bertindak,” tegasnya.
Kevin juga mengingatkan bahwa kasus RS Multazam dapat menjadi preseden buruk jika IDI dan MKEK gagal menunjukkan keberpihakan pada keselamatan pasien. Ia khawatir, pembiaran akan menciptakan budaya impunitas di internal profesi medis.
“Hari ini satu kasus dibiarkan tanpa kejelasan etik. Besok akan ada korban lain dengan dalih yang sama. Ini yang harus dicegah,” ujarnya.
Ia memastikan bahwa gerakan yang mereka bangun akan terus mengawal keterlibatan IDI dan MKEK, serta mendesak keterbukaan hasil pemeriksaan etik kepada publik.
“Kami akan terus menekan agar IDI dan MKEK bertanggung jawab secara moral dan institusional. Publik berhak tahu apa yang terjadi dan bagaimana etik ditegakkan,” pungkas Kevin.
Kasus RS Multazam kini tidak hanya menguji manajemen rumah sakit dan sikap pemerintah daerah, tetapi juga integritas organisasi profesi kedokteran. Keberanian IDI dan MKEK dalam menegakkan etik secara tegas dan transparan akan menjadi penentu apakah profesi ini benar-benar berdiri di sisi keselamatan pasien atau justru melindungi pelanggaran atas nama solidaritas korps.
Reporter: Jhul-Ohi
Suaraindonesia1.com_Sarolangun. Dalam menyambut malam tahun baru 2026 Bupati Sarolangun H. Hurmin. SE dan Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK. MH mengimbau kepada seluruh Camat, Lurah, Kepala Desa, Imam Masjid hingga ketua-ketua BKM-BTM se-Kabupaten Sarolangun untuk melaksanakan dzikir atau tahlilan, doa, serta muhasabah.
Hal ini dilakukan dengan tadarusan pada setiap masjid, baik yang dilaksanakan oleh BKM, Ibu-ibu Majelis Ta’lim dan mengumandangkan Ayat Suci Al- Qur’an dari sound speaker sampai dengan pukul 23.00 Wib. Selain itu juga, imbauan ini berlaku kepada para Imam Masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan ormas lainnya mengajak kepada masyarakat dan atau Jamaah Masjid.
Bupati Sarolangun mengatakan, “Kepada seluruh umat beragama di Kota Sarolangun hingga Kecamatan Kecamatan untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing", ucap Bupati.
Kabupaten Sarolangun dalam surat imbauan melalui surat nomor : Dalam Surat Edaran Nomor 400/0593/KESRA/2025 tersebut, Bupati Sarolangun menekankan agar momen pergantian tahun tidak dirayakan secara berlebihan. Sebaliknya, warga dihimbau untuk mengisi malam tahun baru dengan memperbanyak kegiatan keagamaan dan dzikir bersama.
Sementara, para pimpinan jemaat Gereja, tokoh agama Hindu, Budha maupun Konghucu di wilayah Kota Sarolangun, untuk mengajak seluruh jemaat memanjatkan doa, harapan dan keselamatan serta kedamaian Kabupaten Sarolangun dalam setiap pelaksanaan ibadah di rumah ibadah masing-masing.
Lanjut Bupati Hurmin, “Kepada seluruh umat beragama di Kabupaten Sarolangun, Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengajak untuk selalu menjaga kebersamaan dan toleransi antar umat beragama demi terciptanya kedamaian dan ketentraman dalam masyarakat yang religius dan berbudaya,” katanya mengakhiri.
Djarnawi Kusuma
Suaraindonesia1.com_Sarolangun. Bupati dan Polres Sarolangun menggelar Apel Kesiapan Pasukan dalam rangka pengamanan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Kabupaten Sarolangun. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 31/12/2025 sore di halaman rumah dinas Bupati Sarolangun.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK. MH bersama Bupati Sarolangun H. Hurmin. SE didampingi Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor CHK Dedy Afrizal . Bertindak selaku Komandan Apel Kanit Turujawali Iptu Purnawarman. S.sos serta Perwira Apel Kabag Ops Kompol Angga Luvyanto, M.H
Apel kesiapan ini turut dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait, di antaranya Yonif TP 896/SP, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Basarnas. Total kekuatan personel gabungan yang disiagakan dalam pengamanan malam pergantian tahun mencapai 300 personel.
Dalam amanatnya, Kapolres Sarolangun menegaskan bahwa apel kesiapan ini merupakan bentuk nyata kesiapan aparat dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayoman kepada masyarakat agar perayaan malam Tahun Baru 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Sarolangun menegaskan,“Pengamanan malam pergantian tahun ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat, mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar, konsumsi minuman keras, penggunaan petasan berbahaya, serta tindak kriminal lainnya, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah, perayaan, maupun aktivitas wisata", tegas Kapolres Sarolangun.
Kapolres juga menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab, serta meningkatkan patroli di titik-titik rawan, pusat keramaian, jalur lalu lintas utama, dan lokasi wisata. Selain itu, seluruh personel diminta untuk memperkuat sinergi lintas sektor demi terwujudnya stabilitas kamtibmas.
Sementara itu, Bupati Sarolangun H. Hurmin. SE menyampaikan bahwa momentum malam Tahun Baru merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur pengamanan. Ia mengajak seluruh personel TNI-Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi demi menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah Kabupaten Sarolangun.
Bupati Sarolangun berujar, “Keamanan wilayah Sarolangun adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita tunjukkan bahwa sinergi TNI-Polri dan seluruh unsur pendukung mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.
Polres Sarolangun juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar merayakan pergantian Tahun Baru 2026 dengan kegiatan yang positif, tidak menyalakan petasan / kembang api, tidak mengonsumsi minuman keras, tidak melakukan konvoi, serta tetap tertib berlalu lintas.
Djarnawi Kusuma
GORONTALO UTARA - SuaraIndonesia1.com, Opini - Dahulu, terdapat sebuah film serial fenomenal berjudul dark justice yang mengisahkan sosok hakim bernama nicholas marshall, ia digambarkan sebagai hakim yang harus berhadapan dengan keterbatasan aturan formal hukum, dalam salah satu adegan ikonik, hakim nicholas menyampaikan kalimat yang menjadi highlight film tersebut, “indeed, justice is sometimes blind but it can also see in the darkness” (memang terkadang keadilan itu buta, namun keadilan juga mampu melihat dalam kegelapan).
Gambaran tersebut menjadi refleksi atas situasi yang saat ini dihadapi oleh keluarga korban dalam memperjuangkan kepastian hukum atas kematian julia sinta sangala alias juve, berbagai dinamika dan tekanan membuat upaya pencarian keadilan seakan terjebak dalam kegelapan, namun demikian, harapan terus diupayakan untuk diubah menjadi kenyataan.
Tutun Suaib, S.H., C.P.L.C., advokat dan praktisi hukum kelahiran batudaa pantai yang telah menetap di kecamatan tomilito, kabupaten gorontalo utara selama kurang lebih 18 tahun, menyatakan komitmennya untuk berdiri bersama keluarga korban, dengan keberanian intelektual dan kejernihan berpikir, ia menegaskan bahwa pencari keadilan tidak lahir semata-mata dari tugas profesi, melainkan dari hati nurani yang tidak sanggup membiarkan orang lain, terlebih masyarakat miskin, menderita akibat ketidakadilan.
Sebagaimana dalam akhir cerita dark justice, hakim nicholas digambarkan sebagai simbol penjaga keadilan yang dicita-citakan, keadilan semacam itulah yang saat ini terasa menjadi barang langka di negeri ini, ibarat mencari sepotong jarum di dalam gudang jerami.
Tanpa rasa takut, pihak keluarga korban bersama kuasa hukum bertekad mengungkap tabir gelap kasus misteri penemuan mayat julia sinta sangala alias juve, yang ditemukan meninggal dunia pada 2 januari 2024, keluarga menuntut kepolisian resor gorontalo utara untuk mengungkap kebenaran atas berbagai kejanggalan dalam peristiwa kematian tersebut.
Dalam proses perjuangan itu, keluarga dan kuasa hukum mengaku mendapat tekanan dari pihak-pihak yang patut dicurigai, salah satunya diduga berasal dari oknum pemilik akun facebook yang dalam unggahannya terkesan mengetahui secara detail peristiwa kematian korban dan diduga menekan pengacara serta keluarga korban agar menghentikan upaya pencarian keadilan, tuntutan agar oknum tersebut segera dipanggil dan dimintai keterangan telah disampaikan langsung oleh keluarga korban di hadapan kasat reskrim polres gorontalo utara.
Oleh karena itu, keluarga korban meminta agar polres gorontalo utara segera memanggil dan memeriksa oknum tersebut, apabila polres gorontalo utara dinilai tidak berani atau ragu, maka diharapkan polda gorontalo dapat memerintahkan pemeriksaan tersebut. keluarga bahkan menduga jangan sampai oknum tersebut merupakan pihak yang sengaja digunakan untuk menekan keluarga dan kuasa hukum agar membiarkan kebenaran terkubur bersama korban.
Sebelumnya, pada tanggal 15 desember 2025 dan 22 desember 2025, keluarga korban yang didampingi penasehat hukum telah mendatangi langsung polres gorontalo utara dan menyatakan komitmen untuk tidak berhenti berjuang hingga seluruh fakta dan kebenaran terungkap, bagi mereka, keadilan tidak boleh dikalahkan oleh kekuasaan.
Momen haru terjadi di ruang kasat reskrim polres gorontalo utara, ketika tangisan dan air mata keluarga almarhumah julia sinta sangala jatuh di lantai polres, keluarga bahkan bersujud di hadapan aparat penegak hukum, memohon agar keadilan diberikan untuk anak mereka yang ditemukan tidak bernyawa di semak belukar kecamatan gentuma raya pada 2 januari 2024. peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan besar, apakah masyarakat miskin harus bersujud terlebih dahulu di hadapan aparat penegak hukum untuk memperoleh keadilan.
Keluarga korban menilai hingga saat ini keadilan belum sepenuhnya berpihak kepada mereka, kondisi ini menjadi potret nyata realitas penegakan hukum yang dirasakan langsung oleh masyarakat kecil.
Oleh sebab itu, keluarga korban dan kuasa hukum meminta kapolda gorontalo dan kapolres gorontalo utara untuk tidak tinggal diam dan segera memberikan kepastian hukum atas kasus yang merenggut nyawa julia sinta sangala. hukum harus ditempatkan sebagai panglima, bukan sebagai alat penindasan, serta harus menjadi sandaran bagi masyarakat miskin dalam memperoleh keadilan.
Keadilan hanya dapat diraih apabila ada keberanian untuk menggempur tembok ketidakadilan dengan kebenaran dan nurani yang tulus, bukan demi pujian, melainkan demi hak setiap warga negara untuk mendapatkan keadilan tanpa kecuali.
Penulis: Tutun Suaib., S.H., C.P.L.C
Advokat Dan Praktisi Hukum
GORONTALO UTARA - SuaraIndonesia1.com, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu bersama kepala bappeda, kepala dinas peternakan, bagian pembangunan, dinas pekerjaan umum serta camat anggrek melakukan peninjauan lokasi persiapan ground breaking program hilirisasi ternak ayam, rabu, 31 desember 2025.
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari kesiapan daerah menjelang pencanangan pembangunan hilirisasi ternak ayam oleh Presiden Republik Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 7 januari 2026.
“Lokasi ini akan menjadi titik pelaksanaan ground breaking yang nantinya dihadiri oleh Gubernur Gorontalo, forum koordinasi pimpinan daerah Provinsi, para Bupati dan Wali Kota, serta berbagai stakeholder terkait, untuk menerima arahan langsung dari bapak Presiden,” ujar bupati.
Ia menyampaikan bahwa penetapan Gorontalo Utara sebagai salah satu dari 12 titik hilirisasi ternak ayam di Provinsi Gorontalo merupakan sebuah kebanggaan besar bagi daerah dan masyarakat.
“Ini adalah kebanggaan bagi kita semua, khususnya masyarakat Gorontalo Utara, oleh karena itu, saya berharap pemerintah kecamatan dan seluruh pihak terkait dapat mempersiapkan pelaksanaan ground breaking ini dengan matang,” tegasnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut akan diintegrasikan dengan pencanangan gerakan penanaman pohon oleh Gubernur Gorontalo bersama forkopimda Provinsi di lokasi yang sama.
Menurutnya, program nasional hilirisasi ternak ayam ini sejalan dengan program daerah G2-10, yakni gerakan dua kambing sepuluh ayam, yang telah dicanangkan sejak awal masa kepemimpinannya.
“Alhamdulillah, program daerah G2-10 bertemu dengan program nasional hilirisasi ternak ayam, insya allah program ini akan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, mulai dari penanggulangan kemiskinan, pergerakan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, hingga mendukung ketahanan pangan dan program nasional makan bergizi gratis di gorontalo utara,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut menunjukan bahwa bupati gorontalo utara terus bekerja untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan yang membuat ekonomi Kabupaten Gorontalo Utara semakin bertambah dan mensejahterakan masyarakat melalui visi dan misi yang membuat derah tersebut selalu tumbuh dan berdaya saing.
(Reporter: Opan Luawo)
(Fotografer: Larso)
Jundi menyoroti keberanian Polri dalam mengedepankan Restorative Justice (keadilan restoratif) sebagai pilar utama penegakan hukum yang memberikan dampak harmonis. "Kami melihat komitmen serius Polri untuk menghadirkan wajah penegakan hukum yang lebih lembut. Ini langkah maju bagi demokrasi, di mana hukum tidak lagi hanya tajam ke bawah, tetapi fokus pada pemulihan harmoni sosial," ujarnya di Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Selain aspek hukum, KAMMI menilai baik kesigapan Polri dalam menangani dampak bencana alam di Sumatra. Pengerahan ribuan personel dan bantuan logistik secara masif hingga ke titik terdalam bencana dianggap sebagai wujud nyata kehadiran negara.
Empati Polri juga terlihat dari kebijakan melarang pesta kembang api pada malam tahun baru 2026 sebagai bentuk solidaritas bagi para korban bencana. "Kebijakan ini menunjukkan kepekaan rasa dan empati yang tinggi dari Polri terhadap duka masyarakat," tambah Jundi.
Masih terkait dampak, KAMMI mencatat langkah baik Polri dalam turut menyalurkan tenaga kerja mengayomi buruh, khususnya lewat desk ketenagakerjaan Polri. Ribuan tenaga kerja telah dibantu Polri dalam penyalurannya.
Transparansi Polri juga diakui melalui pencapaian predikat "Informatif" pada tahun 2025, yang dianggap kunci dalam membangun kepercayaan publik (public trust).
Menutup pernyataannya, Jundi berharap tren positif ini menjadi standar baru yang konsisten, terutama dalam menghadapi tantangan kejahatan siber dan perlindungan kelompok rentan di masa depan. "Capaian Polri pada 2025 luar biasa memberikan dampak luas dan menjadi standar baru bagi Polri untuk masyarakat yang lebih mengayomi dan menjaga ketertiban di masyarakat," pungkasnya.
Reporter: Jhul-Ohi
Terpilihnya Rusnia dan Nurhayati merupakan hasil dari proses kaderisasi dan musyawarah organisasi yang demokratis. Keduanya dipercaya mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dari Olan S. Taeban dan Melaningsih, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum KPMI BANGKEP Periode 2024–2025. Di bawah kepemimpinan sebelumnya, KPMI BANGKEP dinilai berhasil menjaga stabilitas organisasi, memperkuat solidaritas kader, serta aktif menyuarakan kepentingan mahasiswa Banggai Kepulauan di Provinsi Gorontalo.
Kepemimpinan baru ini tidak sekadar pergantian struktur, melainkan simbol transformasi gerakan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Montolutusan—nilai kearifan lokal yang menekankan persatuan, kebersamaan, tanggung jawab moral, dan kesetiaan pada kepentingan kolektif. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan etik dan ideologis dalam setiap langkah organisasi, baik dalam advokasi, pengabdian sosial, maupun pengembangan intelektual kader.
Dalam pernyataannya, Rusnia Rusnia Subanomo menegaskan komitmen untuk merawat tradisi organisasi sekaligus membuka ruang inovasi. “KPMI BANGKEP harus menjadi rumah bersama yang aman, progresif, dan berdaya saing, tanpa tercerabut dari nilai Montolutusan yang menjadi identitas kita,” ujarnya. Senada dengan itu, Nurhayati J. Tokulo menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang partisipatif dan transparan sebagai prasyarat penguatan gerakan.
Dengan kepemimpinan perempuan yang solid dan berorientasi nilai, KPMI BANGKEP Provinsi Gorontalo diharapkan mampu melangkah lebih maju—menjadi organisasi mahasiswa yang responsif terhadap isu-isu strategis daerah, konsisten dalam kaderisasi, serta tetap berakar kuat pada kearifan lokal Banggai Kepulauan. Babak baru ini menjadi harapan bersama bagi lahirnya gerakan mahasiswa yang berkarakter, berintegritas, dan berkelanjutan.
Reporter: Jhul-Ohi
GORONTALO UTARA - SuaraIndonesia1.com, Personel jajaran kodim 1314 gorontalo utara melaksanakan do’a bersama dalam rangka menyambut tahun baru 2026 sekaligus mendoakan para korban bencana, bertempat di masjid al anwar kodim 1314 gorut, desa botungobungo, kecamatan kwandang, kabupaten gorontalo utara, rabu (31/12/2025).
Kegiatan do’a bersama tersebut dipimpin oleh serma jamaluddin dan diikuti oleh seluruh personel kodim 1314 gorontalo utara, turut hadir dalam kegiatan tersebut pasi pers kodim 1314 gorut Lettu Inf Rahim, S.H., serta para anggota kodim 1314 gorontalo utara.
Do’a bersama ini merupakan wujud rasa syukur dan refleksi akhir tahun, sekaligus harapan agar di tahun baru 2026 seluruh personel kodim 1314 gorontalo utara senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selain itu, do’a juga dipanjatkan untuk mendoakan para korban bencana agar diberikan ketabahan dan kekuatan, serta sebagai permohonan kepada tuhan yang maha esa demi keselamatan bangsa.
Terwujudnya kedamaian dan kondusivitas wilayah, khususnya di kabupaten gorontalo utara, melalui kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat keimanan kebersamaan dan soliditas seluruh personel dalam menjalankan tugas.
Sulut, – Suaraindonesia1, Aksi penipuan kembali menghantui masyarakat Sulawesi Utara! Kali ini, seorang oknum anggota TNI AD berinisial Jois M, diduga melakukan penipuan terhadap pasangan suami istri (Pasutri) Elsit dan Fahria, hingga merugikan mereka jutaan rupiah!
Kisah pilu ini terungkap saat awak media mewawancarai keluarga korban. Dengan nada penuh kekecewaan, mereka menceritakan awal mula kejadian. Jois M, yang berprofesi sebagai anggota TNI AD, awalnya sering memperbaiki mobilnya di bengkel milik Elsit, karena Jois M memiliki bisnis rental mobil.
"Awalnya, anggota TNI AD tersebut sering memperbaiki mobilnya di bengkel kami, karena oknum anggota TNI AD tersebut mempunyai bisnis mobil rental," ujar Elsit.
Kemudian, Jois M menawarkan sebuah mobil Ayla berwarna merah kepada Elsit dengan kondisi yang kurang baik. Ia menjanjikan akan memperbaiki mobil tersebut dengan biaya dari Elsit, dan semua pengeluaran akan dicatat. Setelah sebulan berjalan dan mobil dalam proses perbaikan, Jois M meminjam uang sebesar 3,6 juta kepada Elsit dengan alasan angsuran mobil menunggak selama sebulan.
Karena merasa iba dan percaya, Elsit dan Fahria meminjamkan uang tersebut. Setelah itu, Jois M kembali menawarkan mobil Avanza Veloz dengan kondisi rusak, dan meminta Elsit untuk memperbaikinya lagi. Namun, setelah diperbaiki, Jois M terus meminta uang setoran mobil dengan berbagai alasan yang tidak jelas, dan akhirnya mobil tersebut ditarik kembali.
"Dan pada saat kami menuntut pertanggungjawaban, bahkan datang ke rumah bapak Jois tapi tidak direspon, bahkan menertawakan, saya tidak takut dengan nada mengejek," ungkap Elsit dengan nada geram.
Merasa dirugikan, Elsit dan Fahria melaporkan kejadian ini ke POMDAM (Polisi Militer Kodam) dan menuntut keadilan serta penggantian kerugian yang telah mereka alami.
Menanggapi kasus ini, Ketua Umum LSM Garda Timur Indonesia (GTI), Fikri Alkatiri, angkat bicara dan mengecam keras tindakan oknum TNI AD tersebut.
"Seharusnya hal ini bisa dibicarakan secara kekeluargaan kalau bapak Jois tahu jati dirinya sebagai oknum anggota aktif TNI yang lahir dari rakyat untuk memberikan contoh yang baik. Tapi kenapa harus seperti ini, malah merugikan pihak keluarga yang nota bene membantu pembiayaan dan setoran ke oknum tersebut," ujar Fikri.
Fikri mendesak POMDAM untuk segera memproses dan menyelidiki kasus ini secara tuntas, serta memberikan keadilan dan penggantian kerugian kepada pihak keluarga korban. Ia juga meminta agar oknum TNI AD tersebut diproses hukum jika terbukti bersalah, agar tidak mengulangi perbuatannya dan merugikan orang lain.
Masyarakat Sulawesi Utara menanti tindakan tegas dari POMDAM untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban. Jangan biarkan citra TNI tercoreng oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab! Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu!
GORONTALO UTARA - SuaraIndonesia1.com, Kepala desa dudepo, rustam biiya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah kabupaten gorontalo utara atas penyaluran bantuan sosial yang terintegrasi dengan bimbingan sosial kepada masyarakat desa dudepo, kecamatan anggrek, Selasa 30 desember 2025.
Bantuan sosial tersebut diserahkan secara langsung oleh wakil bupati gorontalo utara, ibu nurjana yusuf kepada masyarakat penerima manfaat yang terdiri dari penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, lanjut usia (lansia), serta masyarakat yang tergolong pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS).
Dalam keterangannya, kepala desa dudepo, rustam biiya, menyampaikan bahwa bantuan sosial ini sangat berarti bagi masyarakat desanya, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan hidup dasar warga yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kami atas nama pemerintah desa dudepo dan seluruh masyarakat menyampaikan puji syukur ke hadirat allah subhanahu wataala, bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah kabupaten gorontalo utara bagi masyarakat kami,” ujar rustam biiya.
Ia menegaskan bahwa bantuan sosial yang disalurkan sangat membantu meringankan beban masyarakat, terutama bagi penyandang disabilitas, anak-anak, dan para lansia di desa dudepo.
“Bantuan ini sangat membantu masyarakat kami dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, kami merasakan langsung perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.
Lebih lanjut, rustam biiya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah kabupaten gorontalo utara, khususnya kepada bupati dan wakil bupati, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah bekerja keras menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat desa dudepo.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah kabupaten gorontalo utara, khususnya kepada ibu wakil bupati yang telah hadir langsung menyerahkan bantuan ini, semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat desa dudepo,” tuturnya.
Penyaluran bantuan sosial tersebut turut dihadiri oleh kepala dinas sosial, kepala dinas kominfo, kepala dinas perikanan, anggota DPRD kabupaten gorontalo utara, Lukum Diko, camat anggrek, serta unsur pemerintah desa setempat.
Kepala desa dudepo, rustam biiya berharap program bantuan sosial dan pendampingan kesejahteraan masyarakat dapat terus berlanjut, sehingga kesejahteraan masyarakat desa dudepo ke depan semakin meningkat.
(Reporter: Opan Luawo)
Suaraindonesia1.com_Sarolangun. Polisi Resort Sarolangun, Propinsi Jambi mencatat keberhasilan pengungkapan sebanyak 96 kasus kejahatan oleh Sat Reskrim, 195 oleh Polsek Jajaran dan 150 kasus Narkoba, sepanjang tahun 2025 di wilayah hukumnya, yang mencakup tindak kriminal serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK. MH. melalui Waka Polres Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom. MH. mengungkapkan, "selain pengungkapan kasus kejahatan dan narkoba jajarannya juga menindak pelanggaran lalu lintas dan laka lantas. Selama tahun 2025 kami juga menangani penyelesaian perkara laka lantas sebanyak 97 perkara dan dalam proses sebanyak 22 perkara," ujarnya.
Press Release Akhir Tahun 2025 di gedung pola Polres Sarolangun Selasa, 30/12/25. Waka Polres Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom. MH. dalam kesempatannya, ia mengungkapkan secara umum dinamika kriminalitas di wilayah hukum Polres Sarolangun menunjukkan fluktuasi. Pada tahun 2024 jumlah kasus Kejahatan mengalami kenaikan 61 kasus, dan kasus Narkoba mengalami kenaikan 31 kasus. Meski demikian, sebagian besar perkara berhasil ditangani.
Dari total 323 kasus Kejahatan tersebut, sekitar 238 telah selesai ditangani, sisa lainnya masih dalam proses penyidikan. Jenis kejahatan yang paling banyak terjadi didominasi oleh pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan 58 kasus.
Kasus kejahatan yang menonjol sepanjang 2025 antara lain pencurian dengan kekerasan (Curat) 58 kasus dan pencurian biasa sebanyak 55 kasus, pencurian ringan 48 kasus, serta kasus penggelapan sebanyak 32 kasus.
Dalam penanganan kasus narkoba, Polres Sarolangun mencatat sebanyak 116 kasus sepanjang Januari-Desember 2025 dengan total tersangka 141 laki-laki dan 9 perempuan. Rinciannya terdiri atas 1,947,22 Gram Sabu, 212,81 Gram Ganja dan 523 kasus obat-obatan berbahaya (pil ekstasi).
Di bidang Lalu Lintas, sepanjang tahun 2024 terjadi 3.183 pelanggaran tilang lalu lintas dan 84 kasus kecelakaan lalu lintas. Sementara pada tahun 2025 jumlah pelanggaran lalu lintas menurun menjadi 2.986 kasus tilang, Angka kecelakaan meningkat menjadi 120 kasus atau naik 36 kasus dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia juga menyebutkan sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sarolangun, di antaranya Jalan Lintas Kecamatan Batin VIII, serta Jalan Raya Singkut - Mandiangin.
Untuk menekan angka kriminalitas dan kecelakaan Lalu Lintas, Polres Sarolangun terus meningkatkan upaya preventif dan preemtif melalui patroli rutin, razia cipta kondisi, serta sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polres Sarolangun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor apabila mengetahui atau menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Djarnawi Kusuma
Suaraindonesia1. Com, BANGKO – Guna memperkuat layanan publik, Bupati Merangin, M. Syukur yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni melantik dan mengambil sumpah janji 105 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.
Prosesi pelantikan yang digelar pada Selasa (30/12) di Ruang Pola Lantai IV Kantor Bupati Merangin itu berlangsung khidmat.
Adapun 105 pejabat yang dilantik terdiri dari 90 orang dalam jabatan fungsional guru dan 15 orang dalam jabatan fungsional teknis.
Dalam sambutan Bupati M. Syukur yang dibacakan oleh Sekda Zulhifni, menjabarkan bahwa pola karier Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini telah berubah.
Jabatan fungsional kini menjadi ujung tombak birokrasi yang tidak lagi hanya bertumpu pada jabatan struktural.
"Saudara dilantik karena kompetensi dan keahlian. Negara membutuhkan orang-orang yang mampu bekerja secara mandiri namun hasilnya terukur. Di Kabupaten Merangin, kita membutuhkan inovasi dari guru yang kreatif hingga tenaga teknis yang berintegritas," ujar Zulhifni saat membacakan sambutan Bupati.
Pemerintah Kabupaten Merangin berharap agar para pejabat yang baru dilantik mampu meningkatkan daya saing daerah di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
ASN dituntut untuk memiliki tiga aspek utama dalam bekerja: attitude (sikap), knowledge (pengetahuan), dan skill (keahlian).
Zulhifni menambahkan bahwa peran pejabat fungsional sangat strategis dalam menuntaskan program pembangunan daerah. Kerja keras Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menjadi kunci keberhasilan visi misi pemerintah.
"Tugas kita ke depan semakin berat. Saya berharap pejabat yang baru dilantik dapat membantu kami dalam menuntaskan program-program pembangunan Merangin demi kesejahteraan masyarakat di masa sekarang dan yang akan datang," tutupnya.
(Bg nasri)
suaraindonesia1 Adalah media online yang menyajikan informasi terkini serta terpercaya. Dibawah naungan badan hukum PT. SUARA KHARISMA BINTANG INDONESIA terdaftar legal di Kemenkumham dengan nomor: AHU-0117306.AH.01.11.TAHUN 2019
suaraindonesia1 berkantor pusat di PLAZA ALDEOS Jl. Warung Buncit Raya No. 39, Warung Jati Barat, RT 001/RW 09, Kalibata, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan, Indonesia
Email : redaksi.skrinews@gmail.com
Telp/WA : 0822 250000 24
COPYRIGHT © SUARA INDONESIA 1