SULAWESI UTARA
Sulut/block-7/#E4D932
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan dan semangat gotong royong tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan visi-misi organisasi ke depan. Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pengurus DPP SPS dan perwakilan Ketua serta Wakil Ketua DPC SPS.
Dalam sambutannya, Ketua Umum SPS Bpk. Sukandi menegaskan bahwa SPS hadir bukan hanya sebagai wadah berkumpulnya para seniman, tetapi sebagai gerakan kemanusiaan yang peduli terhadap kesejahteraan anggota. "Seniman harus saling menjaga. Saat satu sakit, yang lain peduli," ujar beliau.
Setelah melalui diskusi dan musyawarah yang cukup panjang, forum pertemuan menyepakati *12 Poin Keputusan Bersama* sebagai landasan kerja organisasi:
Bidang Kesejahteraan dan Donasi Anggota*
Forum menyepakati bahwa bantuan donasi kemanusiaan hanya akan diberikan kepada anggota yang telah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi SPS. Hal ini untuk menjaga tertib administrasi dan kejelasan data keanggotaan.
Untuk kriteria penerima, forum menyerahkan sepenuhnya kebijakan kepada masing-masing Ketua DPC, baik untuk anggota yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan, karena DPC dinilai lebih mengetahui kondisi riil anggotanya di lapangan.
Terkait nominal, disepakati bahwa jumlah bantuan donasi saat ini berada di kisaran Rp 300.000 hingga Rp 500.000. Ke depan, apabila kondisi kas donasi telah memadai, bantuan akan direvisi menjadi Rp 500.000 untuk kasus rawat inap dan Rp 1.000.000 untuk kasus meninggal dunia.
Sumber utama pendanaan donasi tersebut berasal dari gerakan "donasi saweran" yang dihimpun dari keikhlasan para anggota. Untuk menopang operasional organisasi di tingkat pusat, disepakati mekanisme penyetoran 20% dari hasil donasi DPC ke DPP yang akan mulai diberlakukan efektif pada bulan Januari 2027.
Bidang Keanggotaan dan Administrasi*
Sebagai bentuk komitmen keanggotaan, setiap anggota yang telah memiliki KTA diwajibkan membayar iuran wajib sebesar Rp 10.000 per bulan. Namun kebijakan ini untuk sementara belum diberlakukan sambil menunggu kesiapan sistem administrasi.
Untuk penertiban database, seluruh form database anggota yang telah didistribusikan ke masing-masing DPC wajib dikumpulkan paling lambat akhir November 2026. Dalam form tersebut, anggota diwajibkan melampirkan foto ukuran 2x3 dengan menggunakan seragam resmi SPS Pusat berwarna Hitam-Biru. Kabar baiknya, pembuatan KTA tersebut tidak dipungut biaya alias GRATIS.
Bidang Publikasi dan Media
Guna memperkuat eksistensi SPS di ruang digital, forum menyepakati pembentukan Divisi Media Sosial SPS yang akan diketuai oleh JJ mustika (Bang Zeck) . Melalui kesempatan ini, DPP mengimbau kepada DPC-DPC yang belum mengirimkan perwakilannya untuk tim media agar segera mengirimkan nama perwakilannya.
Sekretaris DPP SPS dalam penutup notulen menyampaikan bahwa hasil pertemuan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh seluruh DPC. Dengan 12 poin kesepakatan ini, SPS optimis dapat menjadi organisasi seniman yang lebih solid, transparan, dan benar-benar hadir untuk sesama.
(Jp)
Suaraindonesia1com, BANGKO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 di halaman Kantor Bupati Merangin, Rabu (28/10).
Bertindak selaku pemimpin upacara, Bupati Merangin M. Syukur, dengan dihadiri oleh Wabup A. Khafidh, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat di lingkungan Pemkab Merangin, serta ratusan pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati M. Syukur membacakan sambutan resmi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang mengusung tema nasional “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.
Menpora dalam pidatonya menekankan bahwa kemajuan sejati suatu bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik atau teknologi, melainkan dari pembentukan karakter manusia yang patriotik, gigih dalam perjuangan, serta memiliki empati yang tinggi terhadap sesama.
Usai pelaksanaan upacara, Bupati M. Syukur menyampaikan pesan khusus yang ditujukan kepada para pemuda di Kabupaten Merangin.
Ia menegaskan agar generasi muda senantiasa menjaga persatuan, menghormati jasa para pahlawan, serta menjauhi barang-barang terlarang seperti narkoba.
"Dengan adanya Hari Sumpah Pemuda ini, kita menyadari bahwa pemudalah yang akan meneruskan perjuangan bangsa. Jangan sampai lari ke narkoba dan lain sebagainya, tetap fokus menjadi diri sendiri sebagai anak bangsa," ujar M. Syukur di hadapan awak media.
Bupati juga mengingatkan agar para pemuda di Kabupaten Merangin terus memperkokoh persatuan bangsa, menjaga stabilitas keamanan, serta senantiasa menghargai jasa-jasa perjuangan para pahlawan terdahulu agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun masa depan bangsa.
(Bg nasri)
Ketua Panitia, Mochtar L. Raubaba, S. Pd., M. Th., mengatakan bahwa pendaftaran peserta dibuka pada 25–26 Oktober 2026, sedangkan pelaksanaan perlombaan berlangsung pada 27 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, mempererat persatuan, serta membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman masyarakat.
Menurut Mochtar, kegiatan tersebut mendapat antusiasme yang besar, terutama dari kalangan anak-anak dan pelajar di Pulau Miosnum. Partisipasi para peserta menunjukkan adanya semangat generasi muda untuk mengenal, memahami, dan menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam ikrar Sumpah Pemuda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan semangat baru kepada generasi muda di Pulau Miosnum agar terus menjaga persatuan dan kesatuan, mempererat kebersamaan, serta berani mengambil bagian dalam membangun perubahan positif di Pulau Miosnum, Distrik Pulau Yerui,” ujar Mochtar.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum pembentukan karakter generasi muda yang cinta tanah air, memiliki semangat kebersamaan, serta mampu menghargai perbedaan.
Mochtar juga mengajak seluruh generasi muda, khususnya para pelajar, untuk terus menjaga nilai-nilai persatuan dan menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan dalam belajar, berkarya, dan membangun daerah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat persatuan dan nasionalisme semakin tumbuh di kalangan generasi muda Pulau Miosnum, sehingga mereka dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan masa depan daerah dan bangsa yang lebih baik.
Selamat Menyongsong Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026. Pemuda Bersatu, Pulau Miosnum Maju, Indonesia Jaya!
Sebanyak 210 personel disiapkan untuk mendukung pengamanan Pilkades Serentak. Dari jumlah tersebut, 138 personel akan melaksanakan tugas pengamanan di 50 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 39 desa pada 11 kecamatan** di wilayah Kabupaten Sarolangun.
Dalam arahannya, Kapolres Sarolangun menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat, khususnya personel Brimob yang turut memberikan dukungan dalam pelaksanaan pengamanan Pilkades Serentak.
Kapolres juga berpesan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga kesehatan dan kondisi fisik, serta mempersiapkan segala kebutuhan dan perlengkapan sebelum berangkat menuju lokasi penugasan. Setiap personel diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan tetap mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, Kapolres menekankan pentingnya pengamanan secara melekat terhadap proses pendistribusian surat suara guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan sesuai dengan prosedur. Personel juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif selama pelaksanaan Pilkades.
Usai pelaksanaan apel, Kapolres Sarolangun melakukan pengecekan langsung terhadap isi ransel personel untuk memastikan kelengkapan perlengkapan yang dibutuhkan selama bertugas di lapangan. Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan personel sebelum bergeser menuju wilayah dan lokasi pengamanan masing-masing.
Melalui Apel Pergeseran Pasukan ini, Polres Sarolangun menegaskan komitmennya untuk memberikan pengamanan secara maksimal demi mendukung pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Sarolangun Tahun 2026 agar berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Polres Sarolangun juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, menghormati perbedaan pilihan, serta menciptakan suasana demokrasi yang damai demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sarolangun. Polres Sarolangun Polisi Bersama Masyarakat.
Red/Chan
Suaraindonesia1 – Sumpah Pemuda bukan sekadar arsip sejarah yang dibekukan dalam buku-buku usang, melainkan denyut nadi kebudayaan yang terus menuntut penafsiran ulang dari generasi ke generasi. Setiap hari membersamai denyut kehidupan masyarakat di akar rumput, saya melihat peristiwa 1928 sebagai sebuah mahakarya solidaritas organik, sebuah lompatan kesadaran ketika identitas primordial dilebur ke dalam satu rahim kolektif bernama Indonesia. Di tengah zaman yang kian terdisrupsi oleh kesendirian digital dan pragmatisme akut, refleksi atas Sumpah Pemuda hari ini memanggil kita untuk kembali merajut tenun kebangsaan yang mulai berserak.
Jika Emile Durkheim memandang solidaritas lahir dari kesamaan, maka Sumpah Pemuda adalah manifestasi tertinggi dari kesadaran kolektif yang justru menemukan kekuatannya di atas keragaman struktur sosial. Namun, refleksi hari ini menuntut kita untuk jujur melihat realitas. Hari ini, pemuda sering kali direduksi menjadi sekadar demographic bonus atau komoditas elektoral, alih-alih subjek sejarah yang otonom. Di ruang-ruang sosial kita, baik di perkotaan metropolitan maupun di wilayah-wilayah penyangga industri dan pedesaan, ketimpangan akses masih menjadi dinding tebal yang membatasi mimpi anak muda. Semangat membangun bangsa tidak lagi cukup diteriakkan melalui retorika mimbar. Ia menuntut kehadiran fisik di ruang-ruang publik untuk merawat nalar publik dan membersamai denyut kehidupan sesama lewat kerja-kerja kemanusiaan yang berakar pada kepedulian nyata.
Sebagaimana digariskan dalam karya-karya besar Pramoedya Ananta Toer dalam tetralogi Buru atau refleksi tentang kesadaran kritis, perubahan sosial tidak pernah lahir dari ruang kosong. Buku dan literasi adalah jangkar yang menjaga agar akal sehat kita tidak hanyut oleh arus disinformasi dan kebisingan digital. Membangun bangsa dengan tangan muda berarti menghidupkan kembali tradisi membaca, menulis, dan merekam realitas. Sebab, setiap gagasan yang dituliskan adalah bentuk perlawanan terhadap ketidakpedulian. Ketika anak muda membaca penderitaan sesamanya dan merumuskannya menjadi aksi nyata, di situlah Sumpah Pemuda hidup kembali secara substansial, bukan sekadar ritual seremonial tahunan yang kehilangan ruhnya. Bahwa anak muda tidak membahas masa lalu, ia menawarkan masa depan.
"Kita tidak harus berada di satu tempat selamanya. Namun, selama kaki masih menjejak bumi pertiwi ini, pastikan kita meninggalkan jejak kebaikan yang membuat masa depan berterima kasih pada hari ini."
Sumpah Pemuda adalah janji abadi bahwa Indonesia bukan sekadar tempat lahir, melainkan sebuah ikhtiar bersama untuk terus dimanusiakan. Mari melangkah dengan kepala tegak, merawat solidaritas, dan membuktikan bahwa generasi muda hari ini adalah arsitek masa depan yang mencintai bangsanya lewat kerja-kerja nyata yang berdampak langsung.
Nurkhalid Nono, Pegiat Sosial.
Momentum bersejarah ini menjadi pengingat penting bagi seluruh generasi muda Indonesia untuk terus memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, dan mengokohkan semangat kebangsaan di tengah keberagaman.
Dengan mengusung semboyan “Bersatu dalam Persaudaraan, Kokoh dalam Kebangsaan!”, PETIR mengajak seluruh pemuda Indonesia agar tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk terpecah, melainkan sebagai kekuatan dalam membangun bangsa.
Ketua Umum DPN PETIR, Emanuel A.K., S.H., menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus dihidupkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurutnya, persaudaraan dan persatuan merupakan modal penting untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Generasi muda juga diharapkan mampu menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas perbedaan.
“Peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat persatuan dan membangkitkan tanggung jawab generasi muda terhadap masa depan Indonesia. Kita boleh berbeda suku, budaya, dan latar belakang, tetapi kita tetap satu bangsa, Indonesia,” demikian draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi kepada Emanuel A.K., S.H., sebelum diterbitkan sebagai kutipan langsung.
Sementara itu, Ketua DPW PETIR DKI Jakarta, Onesimus Kilikily, S.Pd., menambahkan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda harus menjadi momentum untuk mempererat solidaritas antargenerasi muda dan meningkatkan kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Ia mengajak pemuda untuk menjaga kerukunan, menghormati keberagaman, memperkuat gotong royong, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara.
Pendiri PETIR, Samuel Manafe, menjelaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus menjadi landasan bagi seluruh elemen bangsa untuk mempererat persaudaraan dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam meneruskan cita-cita para pejuang bangsa dengan menjunjung tinggi nilai persatuan, toleransi, dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Ia berharap momentum Hari Sumpah Pemuda 2026 dapat membangkitkan kesadaran bersama bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk membangun persaudaraan, melainkan kekuatan untuk mewujudkan Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPN PETIR, Nefton Alfares, S.H., M.H., mengatakan bahwa semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui komitmen nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia menekankan pentingnya memperkuat solidaritas, menjaga kerukunan, serta membangun komunikasi yang baik antarsesama anak bangsa agar persatuan tetap terpelihara.
Menurut Nefton, generasi muda tidak cukup hanya mengenang sejarah Sumpah Pemuda, tetapi juga harus menjadikan nilai-nilai perjuangan tersebut sebagai pedoman dalam berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda 2026, PETIR menegaskan pentingnya merawat persaudaraan, memperkokoh semangat kebangsaan, dan menjaga keutuhan NKRI. Generasi muda diharapkan terus berperan aktif dalam pembangunan nasional dengan menjunjung tinggi toleransi, persatuan, dan semangat kebersamaan.
“Salam PETIR! Salam Persaudaraan, Salam Kebangsaan!”
PETIR… Bravooo… Bravooo! 🇮🇩
Pantauan pada Rabu (28/10/2026), semak-semak tinggi menjorok hingga ke badan jalan. Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan karena mengurangi jarak pandang, terutama bagi pengendara roda dua dan roda empat yang berpapasan.
Warga menduga, kondisi tersebut terjadi akibat kurangnya perawatan rutin dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi.
Jalannya penuh semak, sudah seperti hutan. Kalau malam tidak kelihatan, bahaya sekali. Sudah lama tidak dibersihkan oleh PUPR," ujar warga Sebagai Penguna jalan Yang Sedang Melintas Dari Sarolanggun Menuju Ke Batangasai
Warga meminta kepada Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas PUPR Jambi untuk segera melakukan pembabatan dan pembersihan semak di sepanjang Jalan Sarolangun - Batang Asai.
Masyarakat berharap agar perawatan jalan provinsi dilakukan secara rutin, demi keselamatan dan kelancaran transportasi masyarakat di Kecamatan Batang Asai.
Penulis Abdulrazak,
Momentum bersejarah ini menjadi pengingat penting bagi seluruh generasi muda Indonesia untuk terus memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, dan mengokohkan semangat kebangsaan di tengah keberagaman.
Dengan mengusung semboyan “Bersatu dalam Persaudaraan, Kokoh dalam Kebangsaan!”, PETIR mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk tidak mudah terpecah oleh perbedaan, melainkan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun bangsa.
Ketua Umum DPN PETIR, Emanuel A.K., S.H., menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus menjadi landasan dalam memperkuat persatuan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, persaudaraan merupakan kekuatan penting dalam membangun bangsa yang kokoh. Karena itu, generasi muda perlu menanamkan nilai-nilai toleransi, saling menghormati, serta menjunjung tinggi kepentingan bangsa di atas perbedaan.
“Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi momentum untuk membangkitkan kembali semangat persatuan dan tanggung jawab generasi muda terhadap masa depan Indonesia. Kita boleh berbeda suku, budaya, dan latar belakang, tetapi kita tetap satu bangsa, Indonesia,” demikian pernyataan yang dapat digunakan sebagai draf kutipan Ketua Umum.
Emanuel juga mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat, menjaga kerukunan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Sementara itu, Ketua DPW PETIR DKI Jakarta, Onesimus Kilikily, S.Pd., menambahkan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda harus menjadi momentum untuk mempererat solidaritas antargenerasi muda dan menumbuhkan kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Semangat Sumpah Pemuda, menurutnya, perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, memperkuat gotong royong, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi kesempatan bagi PETIR untuk menegaskan komitmennya dalam merawat persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan sebagai bagian dari upaya menjaga keutuhan NKRI.
PETIR berharap generasi muda terus mengambil peran aktif dalam pembangunan nasional dengan menjunjung tinggi persatuan, toleransi, dan semangat kebersamaan.
“Salam PETIR! Salam Persaudaraan, Salam Kebangsaan!”
PETIR... Bravooo... Bravooo! 🇮🇩
Report, Jp
Mengusung tema “AI-Native Indonesia 2026, From Agentic AI to Physical AI: Building the Next Intelligent Economy”, APTIKNAS TECHSUMMIT 2026 mempertemukan perspektif pemerintah, asosiasi, industri teknologi, akademisi, dan praktisi mengenai penerapan AI serta potensinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Pembukaan IGEX Bandung pada 22 Oktober 2026 menghadirkan Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI; Ir. Soegiharto Santoso, S.H., Ketua Umum APTIKNAS sekaligus Ketua Umum APKOMINDO dan Ketua Dewan Pengawas AGKDI; Amy Hsiao, Direktur Taiwan Trade Center Jakarta; Putro Dewanto, General Manager Household Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel; Fanky Christian, Sekretaris Jenderal DPP APTIKNAS; Andi Tanudiredja, Wakil Ketua Umum DPP APTIKNAS; serta Anton Budyana, Ketua DPD APTIKNAS dan APKOMINDO Jawa Barat.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun industri game dan teknologi digital yang berkelanjutan. Industri game tidak hanya berkaitan dengan hiburan, tetapi juga mencakup perangkat lunak, desain, animasi, musik, komputasi awan, pemasaran digital, dan kecerdasan buatan.
Sejumlah pengurus dan perwakilan yang tercatat hadir dalam rangkaian kegiatan IGEX di Bandung antara lain Andri Sugondo, Cepu Supriyanto, Hartanto Sutardja, Maulis Taufik Kosasih, S.Pd., Wong Sui Jan, Yuliasiane Sulistiyawati, dan Yuliyanti. Sementara itu, perwakilan Tim Sivali yang turut hadir antara lain Farah Zahira, Ryo Ardian, Veros Mohamed.
Kegiatan IGEX Bandung juga mendapat perhatian dari kalangan industri game internasional. Alexander Bodrov, selaku Sekretaris Jenderal VIDO, asosiasi game dari Rusia, turut menghadiri kegiatan tersebut pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kehadiran perwakilan asosiasi game dari Rusia ini menjadi bagian dari dinamika kolaborasi internasional yang membuka peluang untuk memperluas jejaring dan pertukaran perspektif dalam pengembangan industri game.
APTIKNAS TECHSUMMIT Soroti Peluang dan Tantangan AI
Dalam sambutan penutupan APTIKNAS TECHSUMMIT 2026, Soegiharto Santoso, yang akrab disapa Hoky, menegaskan bahwa teknologi digital dan ekonomi kreatif merupakan dua kekuatan yang saling melengkapi. Teknologi menghadirkan kemampuan, kreativitas menghasilkan nilai, dan kolaborasi membuka peluang pertumbuhan ekonomi.
“AI merupakan peluang sekaligus tantangan. Kita tidak cukup hanya membicarakan AI. Kita harus mulai menerapkannya, mengukur manfaatnya, menjaga keamanannya, dan menjadikannya bagian dari strategi pertumbuhan usaha,” tegas Hoky.
Menurutnya, perkembangan Agentic AI hingga Physical AI membuka peluang untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat inovasi, dan menciptakan model bisnis yang lebih kompetitif. Namun, pemanfaatannya harus disertai kesiapan sumber daya manusia, keamanan, tata kelola, dan kemampuan beradaptasi.
Indonesia memiliki modal berupa talenta muda, kreativitas, kekayaan budaya, dan pasar domestik yang besar. Tantangannya adalah mengubah potensi tersebut menjadi produk unggulan, kekayaan intelektual, lapangan kerja, dan nilai ekonomi berkelanjutan.
“Kita tidak boleh hanya menjadi konsumen teknologi. Kita harus menjadi pencipta, pengembang, inovator, dan pengusaha yang mampu menghasilkan karya berkualitas serta bersaing di pasar global,” ujarnya.
Hadirkan Perspektif Lintas Disiplin tentang AI
APTIKNAS TECHSUMMIT 2026 menghadirkan pembicara dari berbagai bidang. Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., dan Fanky Christian memberikan perspektif pemerintah dan asosiasi mengenai pengembangan ekosistem teknologi.
Dari industri, hadir Ryoka Putra Agitama, Presales Engineer VST ECS Indonesia; Yolanda Roring, Direktur Marketing PT Masterdata Digital Cyberindo; serta Michael Edward, AI Server Specialist, yang memberikan perspektif mengenai solusi teknologi dan infrastruktur AI.
Perspektif akademis disampaikan oleh Assoc. Prof. Muharman Lubis, BIT., BSc(Psy)., BAIS., MIT., MM., PhD(IT), pakar dari Telkom University, serta Dr. Septiana Ayus Estri Mahani, S.E., M.M., CISA, CFA, AI Enthusiast sekaligus dosen Program Studi Manajemen FEB Universitas Islam Bandung.
Sementara itu, Miryam Ariadne Sigarlaki, M.Psi., Psikolog, psikolog klinis, dosen, serta COO dan Co-Founder Jatidiri.app, melengkapi pembahasan melalui perspektif manusia dan kesiapan menghadapi perubahan digital.
Ragam perspektif tersebut menegaskan bahwa transformasi AI bukan semata-mata persoalan teknologi, tetapi juga menyangkut kompetensi manusia, kesiapan organisasi, dan dampaknya terhadap dunia kerja.
Apresiasi untuk Motor Penggerak Roadshow Game Tahun Kelima
Secara khusus, Hoky menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Hendri Andrigo Sutanto, Ketua Umum AGKDI dan Ketua DPD APTIKNAS Jakarta sekaligus Ketua DPD APKOMINDO Jakarta, serta Andi Tanudiredja, yang telah menjadi motor penggerak roadshow game hingga memasuki tahun kelima.
Menurutnya, konsistensi dalam menjaga keberlangsungan kegiatan ini merupakan kontribusi penting bagi pengembangan industri game, kreativitas, dan talenta digital Indonesia.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Hendri Andrigo Sutanto dan Andi Tanudiredja yang telah menjadi motor penggerak roadshow game ini hingga memasuki tahun kelima, dengan penyelenggaraan yang secara konsisten menjangkau lima kota setiap tahunnya. Semoga semangat dan konsistensi ini terus terjaga, sehingga IGEX semakin berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri game dan ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Hoky.
Ia berharap IGEX tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga ruang bagi pengembang, komunitas, pelaku usaha, dan generasi muda untuk membangun jejaring, menghasilkan karya, serta membuka peluang bisnis berkelanjutan.
Dukungan Sponsor Perkuat Penyelenggaraan IGEX 2026
Keberhasilan penyelenggaraan IGEX 2026 di Bandung juga didukung oleh kolaborasi berbagai mitra industri dan sponsor yang turut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem teknologi, gaming, dan esports di Indonesia.
Taiwan Excellence, Telkomsel, dan IndiHome bertindak sebagai sponsor utama. Sementara itu, dukungan juga diberikan oleh sejumlah sponsor lainnya, yaitu Samsung, AMD, Lexar, ASRock, Gigabyte,Team, Kingston HYTE, Paradox Gaming, Ryunix, Nemesis, Cube Gaming, Antec, Super Flower, Armageddon, Thrustmaster, Aolion, Bambu Lab, dan LAN Game. Publisher Pendukung, Megaxus, Zepetto, Haya, Line Game dan IGG.
Dukungan dari seluruh sponsor tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan IGEX. Kolaborasi ini sekaligus mencerminkan keterlibatan berbagai pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekosistem gaming, memperluas pemanfaatan teknologi, serta membuka peluang kolaborasi bisnis yang lebih luas.
Sinergi antara penyelenggara, asosiasi, komunitas, dan mitra industri diharapkan dapat menjaga keberlanjutan kegiatan serupa serta memperkuat posisi Indonesia dalam perkembangan industri game dan ekonomi kreatif.
APTIKNAS Perluas Kolaborasi dan Peluang Bisnis
APTIKNAS merupakan organisasi pengusaha teknologi informasi dan komunikasi yang bertransformasi dari APKOMINDO, organisasi yang berdiri sejak 1991. Saat ini, APTIKNAS memiliki jaringan 31 DPD dari Aceh hingga Papua, dengan sekitar 2.000 perusahaan anggota.
Melalui jaringan tersebut, APTIKNAS mendorong kolaborasi antara pelaku usaha, penyedia teknologi, pengembang aplikasi, pemerintah, akademisi, dan mitra industri. Sejumlah inisiatif yang disampaikan Hoky meliputi Roadshow Nasional AI Driven Secure & Efficient bersama BSSN RI di delapan kota, Koperasi APTIKNAS MAJU BERSAMA, serta Mall APTIKNAS.
APTIKNAS juga akan menyelenggarakan National Cyber Security Connect (NCC) 2026 pada 28–29 Oktober 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta, bersama para mitra ekosistem. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesadaran dan kolaborasi keamanan siber di tengah transformasi digital berbasis AI.
Setelah Bandung, IGEX 2026 dan APTIKNAS TECHSUMMIT 2026 dijadwalkan berlanjut di Tangcity Mall, Tangerang, pada 19–22 November 2026.
Tiga Pesan untuk Ekosistem Digital Indonesia
Menutup sambutannya, Hoky menyampaikan tiga pesan utama. Pertama, pengetahuan harus diwujudkan menjadi tindakan untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing. Kedua, pertemuan harus ditindaklanjuti menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat nyata. Ketiga, inovasi harus menghasilkan nilai ekonomi, menjawab kebutuhan masyarakat, membuka lapangan kerja, dan memperkuat industri nasional.
Ia mengapresiasi panitia, mitra industri, asosiasi, komunitas, narasumber, peserta, dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan IGEX 2026 dan APTIKNAS TECHSUMMIT 2026.
“Kita jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi jadilah bagian dari mereka yang menciptakan perubahan,” tutup Hoky.
IGEX 2026 di Ciwalk Bandung menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi ekosistem digital sekaligus mendorong Indonesia menjadi pencipta inovasi yang produktif, aman, dan berdaya saing global. (Andi)
Direktur TIS, Saut M.S., ST., menyatakan desakan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan publik dan didasarkan pada hasil pemantauan lapangan. "Kami meminta Inspektorat Pemprov DKI Jakarta segera mengadakan Audit Investigasi atau Audit dengan Tujuan Tertentu atas proyek pembangunan fasilitas publik di bawah Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026," ujarnya.
Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Tri Putra Karya dengan nilai kontrak Rp11.128.029.437,00 (sebelas miliar seratus dua puluh delapan juta dua puluh sembilan ribu empat ratus tiga puluh tujuh rupiah).
*Dugaan Perubahan Spesifikasi Tiang Gelagar *
Menurut Saut, terdapat dugaan perubahan spesifikasi struktur jembatan diantaranya kuda-kuda dan tiang gelagar. Material tiang dan kuda-kuda JPO Pejaten diduga diubah dari baja WF 250 menjadi besi pipa 4 inci. " Di RAB jelas tercantum Penyediaan Baja Struktur Grade 250 (Kuat Leleh 250 MPa) dengan volume 79738,34 Kg, perubahan ini diduga kuat merupakan modus untuk menyamarkan kelebihan volume baja yang diperkirakan mencapai 10 ton," katanya.
Ada dugaan perubahan spesifikasi struktur jembatan kuda-kuda dan tiang gelagar dari baja WF 250 menjadi besi pipa 4 inci untuk mengelabui kelebihan volume baja, “ Mereka sengaja merubah dari Baja WF250 ke besi pipa 4inci untuk mengelabui kelebihan volume baja yang kita perkirakan 10 ton, secara harga pembayaran apabila mempergunakan pipa besi lebih mahal dikarenakan perhitungannya harga per meter lari (m')”, terang saut
Perbandingan yang tampak dilapangan antara JPO Ciracas dan JPO Pejaten sangat jelas terlihat dari kualitas dan daya tahan strukturnya kuda-kuda dan tiang gelagar. JPO Ciracas terlihat kuat, kokoh dan modren dengan struktur baja WF250 sedangkan JPO Pejaten dengan kuda-kuda dan tiang gelagar besi pipa 4inci terkesan ketinggalan jaman.
TIS juga menemukan perbedaan atau ketidaksamaan pekerjaan kuda-kuda rangka atap tangga, bentangan gording dudukan besi hollow rangka atap JPO Pejaten hanya dibuat tiga baris dengan pola sambung-potong yang terkesan asal jadi, sementara itu JPO Ciracas menggunakan empat baris bentangan utuh sehingga terlihat kuat dan kokoh.
*Alasan PPTK Dinilai Tidak Berdasar*
Pembangunan JPO di wilayah DKI Jakarta disesuaikan dengan kearipan lokal wilayah masing-masing dan facade arsitektur yang berbeda. Pembangunan JPO Pejaten mengusung tema green lifestyle dengan kesan penghijauan melalui bentuk pohon pada facade arsitektur JPO sedangkan Pembangunan JPO GOR Ciracas facade arsitekturnya mengusung tema sporty selaras dengan lokasi JPO yang berada di dekat GOR.
Saut menjelaskan, “Benar pembangunan JPO di wilayah DKI Jakarta disesuaikan dengan kearipan lokal wilayah masing-masing yang mana façade (permukaan yang nampak di dua sisi antara depan dan belakang) arsitektur yang berbeda, bukan mengubah struktur utama pekerjaan, façade itu maksudnya ornamen yang menempel diantara dua sisi permukaan depan dan belakang sebuah JPO”, ungkap saut.
*Indikasi Keterlibatan Pengawas dan Pelaksana*
TIS menduga perubahan material tiang dan kuda-kuda JPO Pejaten dari baja WF 250 menjadi besi pipa 4 inci merupakan hasil rekayasa atau persekongkolan antara PPTK Dinas Bina Marga, konsultan pengawas, dan PT Tri Putra Karya.
"Jika terdapat kelebihan anggaran atau efisiensi, mekanisme yang semestinya ditempuh adalah Contract Change Order (CCO) yang akuntabel ke item pekerjaan baru, bukan penurunan spesifikasi teknis pekerjaan utama," tandas Saut.
*Tuntutan TIS*
Demi transparansi, akuntabilitas, dan pencegahan kerugian keuangan daerah/negara, TIS mendesak Inspektur Provinsi DKI Jakarta untuk:
1. Segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan audit fisik lapangan di lokasi JPO Pejaten. Keterlambatan penanganan dikhawatirkan membuka peluang bagi pihak terkait untuk menutupi atau menyamarkan indikasi pelanggaran.
2. Melaksanakan Audit Investigasi atau Audit dengan Tujuan Tertentu secara menyeluruh atas proses pengadaan, addendum/CCO, perhitungan volume riil, dan realisasi pembayaran proyek.
3. Memeriksa dan meminta klarifikasi dari PPK/PPTK Dinas Bina Marga DKI Jakarta, konsultan perencana, konsultan pengawas, serta direksi PT Tri Putra Karya.
4. Mengambil tindakan tegas dan membebankan tanggung jawab finansial apabila audit membuktikan adanya penyimpangan, manipulasi, atau pelanggaran kontrak.
"Kami berharap Inspektorat memberikan respons cepat dan langkah tegas," tutup Saut.
Report, jp
BOLMONG SELATAN, SuaraIndonesia1.com — Jam kerja dan kedisiplinan tenaga medis di Puskesmas Duminanga menjadi sorotan. Dokter berinisial P diduga tidak maksimal menjalankan tugasnya sebagai aparatur sipil negara (ASN). Informasi yang beredar turut mempertanyakan kehadiran dokter tersebut pada hari Jumat dan Sabtu, serta dugaan aktivitas kedinasan di rumah sakit lain. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai kepatuhan terhadap jadwal kerja dan dampaknya terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.
Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan medis masyarakat. Karena itu, kehadiran tenaga medis sesuai jadwal menjadi hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi warga yang bergantung pada layanan kesehatan setempat. Dugaan ketidaksesuaian jam kerja perlu ditelusuri berdasarkan jadwal resmi dan data kehadiran, bukan sekadar asumsi.
Kepala Puskesmas Duminanga dan Dinas Kesehatan Bolsel diharapkan memberikan klarifikasi terkait jadwal kerja, kehadiran, serta status penugasan dokter P. Jika terdapat penugasan resmi di fasilitas kesehatan lain, informasi tersebut perlu dijelaskan agar tidak menimbulkan polemik. Sebaliknya, jika ditemukan pelanggaran, evaluasi harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Persoalan ini bukan bertujuan mendiskreditkan profesi dokter, melainkan mendorong transparansi dan memastikan tanggung jawab pelayanan publik berjalan sebagaimana mestinya. Masyarakat berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal, sementara setiap ASN wajib menjalankan tugas sesuai aturan dan tanggung jawab jabatannya.
Pelayanan kesehatan adalah hak masyarakat, bukan sekadar formalitas. Hingga berita ini disusun, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi dan belum terdapat keterangan resmi dari dokter berinisial P maupun pihak Puskesmas Duminanga. Konfirmasi dari pihak terkait tetap diperlukan agar pemberitaan berimbang dan tidak mendahului hasil pemeriksaan. (R/J)
mengantri dengan berjam-jam untuk mendapatkan solar untuk kebutuhan pertanian
masih juga di kenakan tarif Pergalon sebesar Rp. 25.000.
Hal ini di sampaikan oleh salah satu petani di komentar Facebook pada postingan berita sebelumnya yang berjudul *MAFIA BBM BERSUBSIDI MERAJALELA DI SPBU 74.943.06 SIOYONG, PUBLIK PERTANYAKAN KETEGASAN SATGAS DONGGALA* dalam komentar tersebut menyebutkan " Suaraindonesia1 Sulteng Spbu sioyong memang banyak mafia termasuk pegawai spbu nya, kita sudah pakai barcode untuk solar subsidi pertanian masih di mintai biaya nosel 25 ribu per jerigen padahal ini untuk teraktor pertanian". Tutup komentar petani tersebut.
setelah jurnalis media suaraindonesia1.Com konfirmasi kepada salah satu masyarakat yang ingin namanya di rahasiakan " Memeng benar adanya penyampaian di komentar Facebook tersebut pak, karena saya sendiri mengalaminya. Bahkan mereka sering melakukan pengisian galon di malam hari secara terang - terangan dengan di tutupi menggunakan mobil MBG agar tidak kelihatan dari jalan raya aksi mereka"
"kami juga sangat menginginkan tindakan tegas dari aparat kepolisian dari polsek Dampelas dan juga Polres Donggala karena selama ini mereka seakan tutup mata dengan antrian dan juga mafia BBM di SPBU Sioyong". Tutupnya.
sampai berita ini di terbitkan belum ada tanggapan dari pihak SPBU Sioyong. Awak media sudah coba hubungi via pesan whatsapp namun SY membalas dengan data pribadi awak media tanpa keterangan apapun dan tidak memberi tahu apa maksud dan tujuannya mengirimkan data pribadi tersebut.
SUARAINDONESIA1, MANADO – Rumah Kopi Tikala menjadi tempat pertemuan antara jajaran kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan komunitas untuk membangun komunikasi serta menyerap aspirasi warga, Selasa (27/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., didampingi Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, S.I.K., berdialog langsung dengan masyarakat dalam suasana santai dan terbuka.
Pertemuan ini dimanfaatkan untuk mendengarkan berbagai masukan, saran, serta keluhan masyarakat, khususnya mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Manado.
Berbeda dengan pertemuan formal, obrolan di rumah kopi memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan pandangan dan persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada jajaran kepolisian.
Melalui komunikasi seperti ini, berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi bagi Polri dalam meningkatkan pelayanan serta menjaga keamanan lingkungan.
Kapolda Sulut juga membuka kesempatan bagi komunitas Rumah Kopi Tikala dan komunitas kopi Jalan Roda untuk menyampaikan aspirasi maupun saran demi terciptanya hubungan yang semakin baik antara kepolisian dan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Endrastiawan Seriawibowo, S.I.K., Wali Kota Manado Andrei Angouw, Ketua FKUB Kota Manado Pdt. Yudi Tunari, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan komunitas.
Kehadiran unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat dalam dialog tersebut turut menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam menghadapi persoalan sosial maupun keamanan di lingkungan masyarakat.
Kedekatan antara aparat kepolisian dan warga dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik. Melalui komunikasi yang terbuka, masyarakat diharapkan semakin berani menyampaikan informasi maupun persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
Polda Sulawesi Utara terus mendorong pendekatan humanis melalui interaksi langsung dengan masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara Polri dan warga dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Manado.
(Si1/Rom)
Hal ini tercermin dari kesiapan jajaran Pemkab Merangin dalam menyambut pelaksanaan pemeriksaan kinerja oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jambi.
Pemberitahuan sekaligus entry meeting pemeriksaan kinerja atas upaya Pemerintah Daerah dalam pengelolaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2025 dan 2026 (s.d Semester I) tersebut digelar pada Selasa (27/10) di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Bupati Merangin.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni. Dalam memimpin jalannya rapat, Sekda didampingi oleh Inspektur Inspektorat, Jaya Kusuma, bersama Kepala BPKAD serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Berdasarkan Surat Tugas BPK Perwakilan Provinsi Jambi Nomor: 294/T/ST/DJPKN-V.JMB/PPD.02/10/2026 yang ditandatangani oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jambi, Muhamad Toha Arafat pada 23 Oktober 2026, tim pemeriksa BPK akan melaksanakan tugas pemeriksaan di Kabupaten Merangin dengan melibatkan pengendali teknis, ketua tim, hingga anggota tim selama kurun waktu tertentu.
Dalam arahannya, Sekda Zulhifni menekankan pentingnya kerja sama yang optimal dari seluruh perangkat daerah dan instansi terkait dalam mendukung kelancaran proses audit ini.
Menurutnya, pengelolaan dana BOSP—baik untuk tingkat dasar, menengah, maupun kesetaraan—harus dikelola secara akuntabel, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
"Pemeriksaan ini merupakan bagian penting untuk memastikan bahwa dukungan anggaran pendidikan dari pemerintah dapat memberikan dampak maksimal bagi mutu pendidikan di Kabupaten Merangin. Kita instruksikan seluruh jajaran terkait agar kooperatif dan menyajikan data secara transparan," singkatnya.
(Bg nasri)
SUARAINDONESIA1, Manado – Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polda Sulawesi Utara. Kali ini, Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., bersama Wali Kota Manado Andrei Angouw, bertemu langsung dengan warga dalam kegiatan ngopi bersama di Rumah Kopi Tikala, Selasa (27/10/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut. Suasana santai dimanfaatkan untuk membangun komunikasi sekaligus mendengarkan berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat.
Kapolda Sulut mengatakan, interaksi langsung dengan warga merupakan bagian dari upaya mewujudkan Polri yang terbuka dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, komunikasi tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi juga dapat berlangsung dalam suasana sederhana dan penuh keakraban.
Ia menjelaskan, melalui program Polisi Bersama Masyarakat, warga diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun saran tanpa memandang latar belakang sosial dan agama.
Berbagai persoalan dapat dibicarakan dalam pertemuan tersebut, mulai dari pelayanan kepolisian, penanganan perkara, hingga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolda menegaskan bahwa masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam memahami persoalan di lapangan. Karena itu, kepolisian membuka diri terhadap setiap informasi dan keluhan yang disampaikan warga.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kota Manado dan jajaran Polda Sulut untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.
Kehadiran Wali Kota Manado Andrei Angouw di tengah kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi lintas instansi agar aspirasi warga dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
Ke depan, pendekatan dialogis seperti ini diharapkan dapat dilaksanakan di berbagai lokasi publik lainnya. Dengan demikian, masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan aparat kepolisian dan pemerintah daerah.
Melalui komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan, diharapkan tercipta kerja sama yang semakin baik antara masyarakat, kepolisian, dan pemerintah dalam menjaga keamanan serta kenyamanan di Kota Manado.
(Si1/Rom)
BATANG ASAI, SAROLANGGUN, Suaraindonesia1, Petugas PLN Bagian Jaringan Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi, menunjukkan respon cepat dan tanggap dalam mengatasi gangguan jaringan listrik yang sempat macet di wilayah Batang Asai.
Begitu menerima laporan dari warga, petugas langsung turun ke lapangan melakukan pengecekan dan perbaikan. Tidak butuh waktu lama, aliran listrik kembali normal.
Petugas PLN Batang Asai mengatakan, pihaknya selalu siaga 24 jam untuk menangani keluhan masyarakat terkait gangguan listrik.
"Begitu ada laporan jaringan macet, kami langsung bergerak cepat ke lokasi. Ini sudah menjadi tugas kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Petugas PLN Batang Asai, Rabu (22/10/2026).
Ia menambahkan, gangguan listrik sering terjadi akibat faktor cuaca, pohon tumbang menimpa kabel, dan konsleting jaringan.
Warga pun memberikan apresiasi atas gerak cepat PLN Batang Asai tersebut.
Kami sangat berterima kasih, petugasnya cepat datang dan listrik langsung hidup lagi, ujar salah seorang warga.
Dengan pelayanan yang cepat dan tanggap ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap PLN Batang Asai semakin meningkat.
Penulis Abdulrazak,
suaraindonesia1 Adalah media online yang menyajikan informasi terkini serta terpercaya. Dibawah naungan badan hukum PT. SUARA KHARISMA BINTANG INDONESIA terdaftar legal di Kemenkumham dengan nomor: AHU-0117306.AH.01.11.TAHUN 2019
suaraindonesia1 berkantor pusat di PLAZA ALDEOS Jl. Warung Buncit Raya No. 39, Warung Jati Barat, RT 001/RW 09, Kalibata, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan, Indonesia
Email : redaksi.skrinews@gmail.com
Telp/WA : 0822 250000 24
COPYRIGHT © SUARA INDONESIA 1