SULAWESI UTARA
Sulut/block-7/#E4D932
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program mudik bersama merupakan bentuk perhatian kementerian kepada keluarga besar Kemenimipas, sekaligus dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mengatur arus perjalanan saat musim mudik.
“Ini adalah tahun kedua (penyelenggaraan mudik bersama). Tentunya ini adalah upaya dari kita untuk memberikan fasilitas kepada keluarga besar kita, agar ikut membantu mengurangi beban biaya yang akan dikeluarkan dalam rangka mudik, sekaligus juga mendukung program pemerintah untuk mengurai jangan sampai terjadi kemacetan,” ujar Menteri Agus.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agus juga mengingatkan para peserta mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan berkendara selama di kampung halaman, khususnya bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda dua. Menteri Agus juga berpesan agar seluruh peserta diberikan kesehatan dan kemudahan sehingga nantinya dapat kembali bertugas di Jakarta dan sekitarnya.
“Oleh karena itu saya berpesan tolong nanti driver-nya hati-hati, enggak usah buru-buru. Lebaran masih panjang, ini masih ada dua minggu lagi, jadi pelan-pelan saja, jaga keselamatan. Jangan lupa juga kalau naik motor (selama di kampung halaman) pakai helm. Jadi tolong jaga keselamatan,” ucap Menteri Agus.
Sebelumnya, berdasarkan laporan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Imipas, Asep Kurnia, program Mudik Bersama tahun 2026 menyediakan 17 armada bus yang melayani 6 rute perjalanan, yakni Lampung (1 bus), Palembang (1 bus), Surabaya (5 bus), Yogyakarta (4 bus), Surakarta (3 bus), dan Semarang (3 bus). Dari total 803 pendaftar, sebanyak 661 peserta telah terverifikasi untuk mengikuti program mudik bersama ini, yang terdiri dari pegawai, keluarga, taruna, PPPK, PPNPN, hingga peserta magang.
Pelaksanaan program ini juga didukung oleh sejumlah mitra strategis yang berkontribusi dalam penyediaan armada bus, yaitu Bank Rakyat Indonesia, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Solusi Bangun Indonesia, dan ParagonCorp.
Kegiatan Mudik Bersama merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang diselenggarakan Kemenimipas, termasuk Safari Ramadan, penyaluran bantuan sosial, pembagian takjil, serta pengumpulan zakat dan infak bagi masyarakat dan keluarga warga binaan.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berharap para peserta dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, mempererat silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman, serta kembali dengan semangat baru untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat.
Report, Jp
SUARAINDONESIA1, Banda Aceh – Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di lapangan Mapolda Aceh, Kamis (12/03/2026), sebagai tanda dimulainya pengamanan Idulfitri 1447 Hijriah.
Operasi Ketupat Seulawah 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik serta pelayanan kepada masyarakat.
Apel tersebut dihadiri unsur Forkopimda dan berbagai instansi terkait, serta melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan stakeholder lainnya.
Kegiatan ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya operasi.
Dalam kesempatan itu, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menyoroti dinamika global yang berpotensi berdampak pada stabilitas ekonomi nasional, termasuk saat momentum Idulfitri.
Kapolri menyebutkan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Oleh karena itu, Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar operasi terpusat dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.
Dalam operasi ini, disiapkan 2.746 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu untuk memberikan layanan informasi serta pengamanan bagi masyarakat.
Selain itu, pengamanan difokuskan pada lebih dari 185 ribu objek penting seperti masjid, lokasi Salat Idulfitri, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.
Kapolri juga menekankan pentingnya antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga konflik sosial, melalui peningkatan patroli di titik rawan.
Jajaran kepolisian juga diminta melakukan pendataan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Di sisi lain, optimalisasi layanan call center 110 serta strategi komunikasi publik juga menjadi perhatian untuk memastikan informasi layanan kepolisian dapat diakses dengan cepat oleh masyarakat.
Mengakhiri amanatnya, Kapolri mengapresiasi seluruh personel gabungan yang terlibat dan menekankan pentingnya sinergi demi mewujudkan mudik yang aman dan nyaman.
“Terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam pelaksanaan tugas sehingga kita dapat menghadirkan mudik aman dan keluarga bahagia,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Wakapolda Aceh.
(RedSi1/Rom)
SUARAINDONESIA1, Manado – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie turun langsung meninjau sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) di Kota Manado, Rabu (18/3/2026).
Peninjauan tersebut menyasar beberapa titik strategis, di antaranya Pos Pam Kawasan Megamas, Pos Pam Pelabuhan Manado, serta Pos Pam Bandara Sam Ratulangi yang menjadi pusat mobilitas masyarakat.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Samrat 2026.
“Kapolda ingin memastikan seluruh personel, baik dari Polri maupun instansi terkait, benar-benar siap dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pengamanan Idul Fitri menjadi prioritas utama guna menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memberikan bingkisan Lebaran kepada para personel yang sedang bertugas di Pos Pam sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka.
Diharapkan, pemberian bingkisan ini dapat menambah semangat para petugas yang tetap siaga menjaga keamanan wilayah di tengah suasana perayaan.
Dalam Operasi Ketupat Samrat 2026, Polda Sulut mengerahkan sebanyak 623 personel Polri dan mendirikan 80 Pos Pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah hukum jajaran.
Polda Sulut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga perayaan Idul Fitri 1447 H dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
(Rom/RedSi1)
SUARAINDONESIA1, Jakarta – Polri memastikan kesiapsiagaan penuh dalam mengamankan arus mudik Lebaran 2026, khususnya di jalur penyeberangan laut strategis di seluruh Indonesia. Sebagai langkah antisipasi kontinjensi kecelakaan laut, Polri menyiagakan 5 kapal polisi di jalur strategis nasional serta menyiapkan personel gabungan guna menghadapi potensi situasi darurat di perairan.
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat melalui langkah antisipatif yang terukur dan respons cepat di lapangan.
Keterangan tersebut disampaikan langsung saat melakukan peninjauan ke Pos Pengamanan Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
“Ya, kita tidak menghendaki, tapi situasi kontingensi kedaruratan ketika terjadi laka (kecelakaan) air, nah sudah dipersiapkan. Ya, ada 16 kapal dipersiapkan, 320 personel gabungan dari TNI, Basarnas, dari Polair, dan dari Polri juga dipersiapkan untuk mengantisipasi situasi kontingensi,” kata Dedi saat meninjau Pos Pengamanan Pelabuhan Bakauheni, Selasa (17/3/2026).
Sebagai penguatan di jalur mudik laut nasional, Polri mengerahkan 5 kapal utama yang disiagakan di titik-titik strategis berikut:
• KP BIMA – 7014 (Klas A3) – Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur
• KP KASTURI – 6002 (Klas B1/B2) – Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat
• KP MANYAR – 5003 (Klas B2) – Pelabuhan Gilimanuk, Bali
• KP GELATIK – 5016 (Klas B2) – Pelabuhan Merak, Banten
• KP GAGAK – 3011 (Klas C1) – Pelabuhan Bakauheni, Lampung
Kapal-kapal ini memiliki kemampuan operasional tinggi, mulai dari kecepatan hingga 30 knots, daya jelajah hingga 10 hari, serta dilengkapi peralatan keselamatan untuk mendukung patroli, pertolongan pertama (SAR awal), dan respons cepat dalam penanganan kejadian darurat di laut.
Sebagai contoh implementasi kesiapsiagaan, di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni telah disiagakan 16 kapal gabungan dan 320 personel dari unsur TNI, Basarnas, Polair, Polri, serta stakeholder pelayaran lainnya. Seluruh kekuatan ditempatkan di titik strategis yang mudah dijangkau guna memastikan penanganan cepat dalam kondisi darurat.
Kesiapan ini diperkuat melalui koordinasi lintas instansi dan elemen pelayaran, termasuk ASDP dan operator kapal, sehingga setiap potensi gangguan keselamatan di laut dapat ditangani secara cepat, terpadu, dan efektif.
Selain itu, Polri mengedepankan pendekatan berbasis data real-time dalam mitigasi risiko. Perhitungan kebutuhan alat keselamatan seperti life jacket, kesiapan armada, hingga skenario evakuasi dilakukan secara matang guna meminimalkan potensi fatalitas.
Polri memprediksi peningkatan arus mudik di sejumlah pelabuhan strategis, termasuk Bakauheni, mulai pertengahan Maret 2026, dengan puncak arus mudik pada 18–19 Maret 2026. Sementara arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.
Pengamanan dilakukan secara terpadu, tidak hanya di pelabuhan tetapi juga hingga jalur distribusi menuju daerah tujuan melalui patroli dan pengawalan.
Polri juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 yang telah disiapkan. Seluruh jajaran diminta mengedepankan quick response time agar setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional.
Melalui kesiapsiagaan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam momentum mudik Lebaran 2026.
(RedSi1)
Kegiatan yang berlangsung di area PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk., dalam rangka mudik gratis sejak pukul 06.00 WIB ini bertujuan memastikan seluruh pengemudi dan penumpang dalam kondisi sehat sebelum melakukan perjalanan jauh.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari mengatakan, pemeriksaan meliputi pengecekan kondisi kesehatan umum, tes alkohol melalui napas, serta tes narkoba melalui urin terhadap para sopir bus.
“Kami melakukan screening menyeluruh untuk memastikan para pengemudi benar-benar dalam kondisi prima dan bebas dari alkohol maupun narkoba, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung aman,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan terhadap 20 sopir bus, seluruhnya dinyatakan negatif alkohol dan narkoba, serta layak untuk mengemudikan kendaraan dalam perjalanan mudik.
Selain itu, tim Dokkes juga memberikan edukasi kesehatan kepada para pemudik, khususnya bagi mereka yang merasa kondisi tubuh kurang fit sebelum berangkat.
Dalam kegiatan tersebut, ditemukan satu pemudik yang mengalami keluhan low back pain (nyeri punggung bawah), namun telah mendapatkan penanganan medis dan dinyatakan dalam kondisi stabil.
Secara keseluruhan, hasil screening menunjukkan bahwa baik pengemudi maupun pemudik berada dalam kondisi sehat jasmani dan siap melakukan perjalanan.
“Kesimpulannya, seluruh driver dan kenek dinyatakan layak secara medis untuk berkendara, dan para pemudik juga dalam kondisi sehat untuk melaksanakan perjalanan mudik,” jelasnya.
Polres Metro Tangerang Kota menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dalam mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2026.
Dengan memastikan kesehatan pengemudi dan penumpang sejak awal, diharapkan potensi kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman.
Report, Jp
Haris menegaskan bahwa informasi yang menyebut adanya korban meninggal dunia tidaklah benar dan berpotensi menyesatkan opini publik. Ia memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Tidak ada yang meninggal. Kondisi anak yang sempat mengalami gejala sudah membaik dan saat ini sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit, tinggal menunggu rekomendasi dokter," tegas Haris dalam keterangannya, Rabu 18/03/26.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak, baik masyarakat maupun media, agar tidak terburu-buru dalam menyimpulkan kejadian sebelum adanya hasil resmi dari pihak berwenang. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat justru dapat memperkeruh situasi dan merugikan banyak pihak, termasuk keluarga korban, relawan, serta pihak penyelenggara program.
"Jangan coba mempelintir keadaan. Informasi yang tidak benar bisa berdampak luas dan merugikan banyak pihak. Mari kita sama-sama menunggu hasil pemeriksaan resmi dan menjaga situasi tetap kondusif," imbaunya.
Haris menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi di tengah situasi yang sensitif, agar tidak menimbulkan kepanikan publik maupun stigma yang tidak berdasar terhadap pihak-pihak tertentu.
Pihak terkait saat ini masih melakukan penelusuran dan evaluasi guna memastikan penyebab pasti dari kejadian tersebut, serta menjamin keamanan distribusi makanan ke depannya.
Korcam BGN Telaga Biru itu pun menambahkan, bahwa hasil tes laboratorium dari rumah sakit menyatakan bahwa balita tersebut aman atau dalam keadaan sehat.
Reporter: Jhul-Ohi
Suaraindonesia1.com _ Sarolangun. Gerak cepat jajaran Polres Sarolangun patut diapresiasi. Dalam waktu kurang dari dua jam, pelaku tindak pidana pembunuhan yang terjadi di wilayah Sarolangun berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Polres Sarolangun.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 21.05 WIB di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di depan SD 107 Desa Panti, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun.
Korban diketahui bernama Nasrizal (45), seorang wiraswasta warga Desa Sungai Abang. Sementara pelaku berinisial A (43), yang juga merupakan warga setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pelaku memergoki istrinya bersama korban di lokasi kejadian.
Diduga diliputi emosi, pelaku langsung terlibat cekcok hingga berujung perkelahian dengan korban.
Dalam pertikaian tersebut, pelaku kemudian menusuk korban menggunakan sebilah pisau yang mengenai bagian perut sebelah kiri. Korban sempat berlari menahan luka sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.
Usai kejadian, korban sempat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat dan kemudian dirujuk ke RS Golden Sarolangun. Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Opsnal Polres Sarolangun langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.
Hanya dalam waktu kurang lebih dua jam, tepatnya sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku berhasil diamankan oleh tim gabungan setelah sebelumnya pihak keluarga kooperatif menyerahkan pelaku kepada pihak kepolisian di wilayah Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII.
Selanjutnya, pelaku langsung dibawa ke Mapolres Sarolangun guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Dari tangan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu bilah pisau beserta sarungnya, serta pakaian milik korban yang digunakan saat kejadian.
Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas kinerja cepat jajarannya dalam mengungkap kasus tersebut.
“Alhamdulillah, berkat kesigapan anggota di lapangan dan dukungan masyarakat, pelaku dapat diamankan dalam waktu kurang dari dua jam setelah kejadian. Ini merupakan komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas dan tidak menyelesaikan permasalahan dengan tindakan kekerasan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sarolangun AKP Yosua Adrian. S.Tr.K. MH menambahkan bahwa pihaknya saat ini masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.
“Kami masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka dan para saksi, serta melengkapi administrasi penyidikan. Untuk motif sementara dipicu emosi sesaat, namun akan kami dalami lebih lanjut dalam proses penyidikan,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian juga tengah melengkapi berkas perkara guna segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Polres Sarolangun menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta akan menindak tegas setiap pelaku tindak pidana sesuai hukum yang berlaku.
Pasal yg di terapkan kpd pelaku
Setiap orang yang merampas nyawa orang lain Atau Setiap Orang yang melakukan penganiayaan yang menyebabkan kematian, Pasal 458 ayat 1) KUHP Atau Pasal 466 Ayat (3) KUHP. Ancaman hukuman 15 tahun penjara dan 7 Tahun penjara .
Djarnawi Kusuma
Suaraindonesia1.com, Merangin - Jambi. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Merangin didampingi Pejabat Utama serta Ketua Bhanyangkari Cabang Merangin beserta pengurus, melaksanakan kegiatan pengecekan Pos Pam dan Pos Yan yang tersebar diwilayah hukum Polres Merangin. Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan personil dan kelengkapan sarana prasarana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya para pemudik berjalan maksimal.
Dalam pengecekan tersebut, Kapolres meninjau langsung kesiapan petugas yang berjaga serta fasilitas yang disediakan bagi masyarakat. Hal ini dilakukan agar para pemudik yang melintas diwilayah hukum Polres Merangin dapat merasakan keamanan, kenyamanan serta pelayanan maksimal selama perjalanan mudik.
Dalam pengamanan Pos Pam dan Pos Yan kali ini, Polres Merangin menyiapkan 3 Pos Pengamanan dan 1 Pos Pelayanan serta melibatkan berbagai dinas instansi terkait yang bersinergi dalam memberikan palayanan kepada masyarakat yang melaksanakan mudik. Beberapa fasilitas yang tersedia di Pos tersebut diantaranya layanan pemeriksaan kesehatan, tempat istirahat serta layanan informasi.
Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi ,S.I.K., M.H menegaskan bahwa, keberadaan Pos Pam dan Pos Yan ini merupakan bentuk komitmen Polri dan Dinas Instansi terkait dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode arus mudik dan balik guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
“Mari bersama-sama kita laksanakan Operasi Ketupat ini dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab. Ciptakan mudik aman dan keluarga bahagia agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri beserta dinas isntansi terkait,” ujar AKBP Kiki saat memberikan arahan kepada personel Pos Pam.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan, terus memantau arus lalu lintas menjelang lebaran serta menjalin koordinasi yang baik dengan seluruh stakeholder terkait demi kelancaran pelaksanaan operasi.
Selain itu, Kapolres berpesan agar seluruh personel tetap menjaga kesehatan dan stamina selama bertugas, mengingat kegiatan pengamanan arus mudik membutuhkan kondisi fisik yang prima.
“Pantau terus arus mudik menjelang lebaran, lakukan koordinasi yang baik dengan stakeholder terkait agar pelaksanaan kegiatan ini benar-benar maksimal. Tetap semangat, jaga diri dan kesehatan, serta hindari pelanggaran sekecil apa pun,” tegasnya.
Melalui Operasi Ketupat kali ini Polres Merangin mendirikan 3 Pos Pengamanan dan 1 Pos Pelayanan, masing-masing Pos Pam 1 terletak di Pasar Bawah Bangko, Pos Pam 2 terletak di Pamenang dan Pos Pam 3 terletak di Tabir, sedangkan untuk Pos Pelayanan terletak di ujung jalur 3 Desa Sungai Ulak. Dengan adanya Pos Pam dan Pos Yan yang telah disiapkan, diharapkan masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan saat melintas di wilayah hukum Polres Merangin dan Polsek jajaran.
Dalam kegiatan pengecekan tersebut tak lupa Kapolres Merangin beserta Ketua Bhayangkari Cabang Merangin turut memberikan bingkisan kepada petugas jaga baik Pos Pam maupun Pos Yan sebagai bentuk perhatian dan rasa peduli kepada rekan-rekan yang sedang melaksanakan tugas.
Kegiatan pengecekan Pos Pam dan Pos Yan tersebut berlangsung aman dan kondusif. Polres Merangin bersama stakeholder terkait menyatakan kesiapan penuh dalam menciptakan situasi mudik yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polres Merangin.
(Bg nasri)
SUARAINDONESIA1, Manado – Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026, Selasa (17/03/2026) sore.
Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah memastikan kesiapsiagaan personel, kelengkapan sarana prasarana, serta kesiapan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta turut didampingi para pejabat utama yang telah ditugaskan di masing-masing pos, di antaranya Kabag Ops AKP Budy Datau di Pos Terpadu, Kasat Intelkam AKP Andri Permadi di Pos Pam Paving, Kasat Reskrim AKP Elwin Kristanto di Pos Pam TKB, serta Kasat Lantas AKP Angelico Timotius Sulu di Pos Pelayanan Pelabuhan.
Selain itu, personel lainnya seperti Kasi TIK AKP Frangky Janis, Kasi Humas IPTU Agus Haryono, dan Kanit Provos IPDA Oudy Amuseng turut ambil bagian dalam mendukung pelaksanaan pengamanan.
Kapolresta Manado meninjau langsung sejumlah titik strategis, meliputi Pos Terpadu, Pos Pam Jembatan Merah, Pos Pam Paving, Pos Pam TKB, hingga Pos Pelayanan Pelabuhan. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan administrasi, fasilitas pendukung, hingga kesiapan personel di lapangan.
Dalam arahannya, Kombes Pol Irham Halid menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi serta kehadiran Polri yang humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Seluruh personel harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama Operasi Ketupat Samrat 2026,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kesiapan personel di lapangan menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya pada momentum arus mudik dan arus balik Lebaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pos pengamanan dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung kelancaran serta keberhasilan Operasi Ketupat Samrat 2026 di wilayah Kota Manado.
(Rom/RedSI1)
SUARAINDONESIA1, Minut – Kapolres Minahasa Utara, AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) empat Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran di lingkungan Polres Minahasa Utara.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Aula Polres Minahasa Utara pada Jumat (13/03/2026) pukul 16.00 WITA, sebagai bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Polri.
Dalam prosesi sertijab ini, dilakukan rotasi pada sejumlah jabatan strategis, yakni Kasat Intel, Kasi Propam, Kapolsek Airmadidi, dan Kapolsek Dimembe.
Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan yaitu:
• Kasat Intel dari Iptu Steven Stenly Rondonuwu kepada AKP Imanuel Lord S. Taniowas
• Kasi Propam dari Iptu Toni Simaremare kepada Ipda Rifai Sam Rumambi
• Kapolsek Airmadidi dari Iptu Lukman Magau kepada Iptu Rudolf W. Deddy Kodoati
• Kapolsek Dimembe dari Ipda Steven Rumapea kepada Ipda Juan Antonio V. Rumbajan
Dalam amanatnya, AKBP Auliya Rifqie A. Djabar menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri dan menjadi bagian penting dari pembinaan karier serta penyegaran organisasi.
“Mutasi jabatan adalah bentuk regenerasi sekaligus upaya menjaga dinamika organisasi agar tetap berjalan optimal dalam menghadapi tuntutan tugas yang semakin kompleks,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan profesionalitas.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pimpinan harus dijawab dengan kinerja terbaik demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Upacara Sertijab ini turut dihadiri oleh Wakapolres Minut Kompol Thely Mawidingan, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, serta perwira dan personel Polres Minahasa Utara.
(Rom/RedSI1)
SUARAINDONESIA1, Minut – Menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kabag Ops Polres Minahasa Utara (Minut) AKP Patrisius Hugu Muris Pandena’a turun langsung meninjau kesiapan Pos Pengamanan (Pos Pam), Sabtu (14/03/2026).
Pengecekan dilakukan di Pos Pam Pintu Tol wilayah Minut, yang terintegrasi dengan kegiatan patroli kewilayahan guna memastikan kesiapan pengamanan di titik strategis.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya maksimal jajaran Polres Minut dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Dalam kegiatan tersebut, terlihat keterlibatan personel gabungan dari berbagai instansi, antara lain TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, serta Basarnas.
Kabag Ops menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat 2026.
“Operasi Ketupat Samrat 2026 bertujuan untuk mengamankan perayaan Idul Fitri, yang dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026,” ujarnya.
Selain melakukan pengecekan, Kabag Ops juga memberikan arahan serta penekanan tugas kepada seluruh personel yang bertugas, sekaligus memastikan kelengkapan fasilitas dan administrasi di Pos Pam berjalan optimal.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan, serta berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan kondusif.
(Rom/RedSi1)
SUARAINDONESIA1, Talaud – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, turun langsung meninjau sejumlah pos Operasi Ketupat Samrat 2026 di wilayah hukumnya, Senin (16/03/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk sinergitas antarinstansi dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik dan perayaan Lebaran.
Rombongan memulai kegiatan pada pukul 10.00 WITA dengan mengunjungi sejumlah titik strategis, antara lain Pos Pelayanan Pusat Pertokoan Melonguane, Pos Terpadu Pelabuhan dan Bandara Melonguane, Pos Pengamanan Polsek Melonguane, hingga Pos Pengamanan Lirung.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memastikan kesiapan personel gabungan serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk berjaga, tetapi harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik dan warga yang merayakan Idulfitri,” ujar AKBP Arie Sulistyo Nugroho.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1312/Talaud Letkol Arh Yanuar Yudistira, Danlanal Melonguane Letkol Laut (P) Zunaidy Syah Sanggel, Kajari Kepulauan Talaud Edwin Ignatius Beslar, serta Asisten III Setda Talaud Gustaf Atang.
(Rom/Red/Si1)
SUARAINDONESIA1, Kotamobagu – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Kotamobagu bergerak cepat memperketat pengamanan demi memastikan masyarakat dapat mudik dan merayakan Lebaran dengan aman.
Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, mengerahkan 58 personel dalam Operasi Ketupat 2026 yang mulai digelar sejak Senin (16/03/2026). Personel disiagakan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik serta potensi gangguan keamanan.
Tak hanya itu, empat pos pengamanan dan pelayanan juga telah disiapkan, masing-masing di Bundaran Paris Kotamobagu, Kelurahan Mongkonai, Kelurahan Kotobangon, dan Desa Tungoi 1.
Pos-pos tersebut menjadi pusat pengawasan lalu lintas sekaligus layanan cepat bagi masyarakat, termasuk bantuan medis dan penanganan darurat bagi pemudik.
“Seluruh personel kami instruksikan untuk bekerja secara humanis dan respons cepat. Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman selama mudik dan Lebaran,” tegas AKBP Irwanto.
Dengan langkah ini, Polres Kotamobagu berharap perayaan Idulfitri tahun ini dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
(Rom/RedSI1)
suaraindonesia1 Adalah media online yang menyajikan informasi terkini serta terpercaya. Dibawah naungan badan hukum PT. SUARA KHARISMA BINTANG INDONESIA terdaftar legal di Kemenkumham dengan nomor: AHU-0117306.AH.01.11.TAHUN 2019
suaraindonesia1 berkantor pusat di PLAZA ALDEOS Jl. Warung Buncit Raya No. 39, Warung Jati Barat, RT 001/RW 09, Kalibata, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan, Indonesia
Email : redaksi.skrinews@gmail.com
Telp/WA : 0822 250000 24
COPYRIGHT © SUARA INDONESIA 1